Update
Inovasi Mahasiswa UNEJ: Terapi Koktail Bakteriofag untuk Mengatasi Keracunan Makanan Penelitian Dampak Kesehatan Anak-Anak Korban Tragedi 9/11 Dimulai, Fokus pada Racun Debu IHSG Melemah di Level 6.495, 535 Saham Mengalami Penurunan Budi Arie Setiadi Soroti Gaya Kepemimpinan Dedi Mulyadi dalam Diskusi Politik Basarnas Tingkatkan Upaya Pencarian Lima Jurnalis yang Hilang Saat Meliput Erupsi UNDIP Bekerja Sama dengan Universite Paris-Saclay untuk Meningkatkan Peringkat Global Melalui Riset dan Beasiswa Doktor Aktivitas Erupsi Gunung Anak Krakatau: Apakah Akan Segera Berakhir? Pertamina Ambil Alih SPBU Melanggar Aturan untuk Jamin Pasokan BBM Tim Gabungan Lanjutkan Pencarian di Selat Sunda, Temukan Life Jacket Universitas Buka Peluang bagi 8 Tim Unggulan untuk KKI dan KRTI 2026 dengan Inovasi Kapal Otonom Varuna Inovasi Mahasiswa UNEJ: Terapi Koktail Bakteriofag untuk Mengatasi Keracunan Makanan Penelitian Dampak Kesehatan Anak-Anak Korban Tragedi 9/11 Dimulai, Fokus pada Racun Debu IHSG Melemah di Level 6.495, 535 Saham Mengalami Penurunan Budi Arie Setiadi Soroti Gaya Kepemimpinan Dedi Mulyadi dalam Diskusi Politik Basarnas Tingkatkan Upaya Pencarian Lima Jurnalis yang Hilang Saat Meliput Erupsi UNDIP Bekerja Sama dengan Universite Paris-Saclay untuk Meningkatkan Peringkat Global Melalui Riset dan Beasiswa Doktor Aktivitas Erupsi Gunung Anak Krakatau: Apakah Akan Segera Berakhir? Pertamina Ambil Alih SPBU Melanggar Aturan untuk Jamin Pasokan BBM Tim Gabungan Lanjutkan Pencarian di Selat Sunda, Temukan Life Jacket Universitas Buka Peluang bagi 8 Tim Unggulan untuk KKI dan KRTI 2026 dengan Inovasi Kapal Otonom Varuna
Teknologi

Waspadai Dampak Kebiasaan Scroll Media Sosial Terhadap Kesehatan Mental

Kebiasaan menggulir media sosial tanpa henti dapat menyebabkan overstimulasi pada otak, yang berdampak negatif pada kesehatan mental. Hal ini perlu diwaspadai, terutama bagi mereka yang merasa lelah a...

Karim Abinaya 10 August 2026 62 pembaca inews.id inews.id
Advertisement
Advertisement

JAKARTA - Aktivitas menggulir layar ponsel dan menjelajahi media sosial secara terus-menerus tidak selalu memberikan efek positif. Jika dilakukan tanpa batasan, paparan informasi yang terus-menerus dapat menyebabkan otak mengalami overstimulasi. Kondisi ini sangat penting untuk diperhatikan, terutama bagi individu yang merasa semakin lelah, jenuh, atau cemas setelah menghabiskan waktu yang lama di platform media sosial.

Alih-alih memberikan ketenangan pikiran, kebiasaan scrolling yang tidak terputus justru dapat berkontribusi pada kelelahan mental. Dokter dan influencer kesehatan, dr Adam Prabata, menjelaskan bahwa media sosial dapat menjadi pemicu overstimulasi yang berdampak pada kondisi psikologis seseorang. Paparan informasi yang beragam dan terus-menerus membuat individu sulit untuk mendapatkan waktu istirahat dari rangsangan digital.

Pentingnya Detoks Media Sosial

“Media sosial memang bisa memicu overstimulasi yang berujung pada kecemasan dan kelelahan mental. Durasi detoks yang optimal bervariasi antar penelitian, namun sebagian menyebutkan durasi satu sampai dua minggu,” ungkap dr Adam. Hal ini menunjukkan bahwa penting untuk memberi jeda dari penggunaan media sosial agar kesehatan mental tetap terjaga.

Notifikasi yang Mengganggu

Salah satu tantangan dari penggunaan media sosial yang berlebihan adalah tidak adanya jeda dari paparan notifikasi yang terus-menerus. Dorongan untuk memeriksa pesan baru, melihat unggahan terkini, atau mengikuti berbagai informasi dapat membuat seseorang sulit untuk melepaskan diri dari layar ponsel. Oleh karena itu, penting untuk mengatur waktu dan membatasi penggunaan media sosial agar tidak berdampak negatif pada kesehatan mental.

Artikel Terkait