Update
News

752 Prajurit TNI AL Resmi Menjadi Marinir dengan Baret Ungu

Sebanyak 752 prajurit TNI Angkatan Laut telah resmi menyandang baret ungu Korps Marinir setelah menyelesaikan Pendidikan Komando Angkatan ke-180 dengan lintas medan yang menantang.

Arya Yudhistira 13 October 2026 61 pembaca jpnn.com jpnn.com
752 Prajurit TNI AL Sandang Baret Ungu Marinir
752 Prajurit TNI AL Sandang Baret Ungu Marinir

JAKARTA - Sebanyak 752 prajurit Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) telah resmi menyandang baret ungu Korps Marinir setelah berhasil menyelesaikan Pendidikan Komando (Dikko) Angkatan ke-180. Pendidikan ini diakhiri dengan lintas medan sejauh 300 hingga 350 kilometer yang dilaksanakan di Pantai Baruna, Malang Selatan, Jawa Timur, pada hari Senin, 12 Oktober.

Dalam acara pembaretan tersebut, terdapat 453 prajurit yang merupakan lulusan Pendidikan Pertama Bintara (Dikmaba) Prajurit Karier Angkatan ke-46 Gelombang I dan 299 prajurit dari Pendidikan Pertama Tamtama (Dikmata) Prajurit Karier Angkatan ke-46 Gelombang I. Kepala Dinas Penerangan Korps Marinir, Kolonel Marinir Rana Karyana, menjelaskan bahwa sebagai puncak latihan, para prajurit menjalani Tahap Lintas Medan (Limed) dengan berjalan kaki menempuh jarak 300 hingga 350 kilometer selama belasan hari.

Perjalanan yang Menantang

Rana Karyana menyatakan bahwa perjalanan dimulai dari Banyuwangi dan berakhir di Pantai Baruna. "Dengan membawa perlengkapan tempur lengkap, mereka melintasi berbagai medan berat sebagai ujian akhir ketahanan, disiplin, dan daya juang sebelum dikukuhkan sebagai Prajurit Petarung Korps Marinir," ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta pada Selasa, 13 Oktober.

Sebelum menjalani lintas medan, para prajurit telah menyelesaikan lima tahapan pendidikan, yaitu Dasar Komando, Kelautan, Hutan Gunung, Perang Gerilya, dan Lawan Gerilya. Menurutnya, semua peserta yang berhasil menyelesaikan rangkaian pendidikan tersebut dalam kondisi sehat dan selamat.

Pengukuhan Identitas Prajurit

Penyematan baret ungu ini menandakan keberhasilan para prajurit dalam menyelesaikan pendidikan komando serta pengukuhan identitas mereka sebagai prajurit petarung Korps Marinir TNI AL. Rana berharap agar pendidikan yang telah dijalani dapat membentuk prajurit yang tangguh, disiplin, dan siap untuk melaksanakan berbagai penugasan dalam pertahanan negara.

Dia menambahkan, "Seluruh prajurit diharapkan mampu mengemban kehormatan baret ungu dengan penuh tanggung jawab, senantiasa siap menghadapi setiap tantangan, serta memberikan pengabdian terbaik demi kejayaan Korps Marinir, TNI Angkatan Laut, bangsa, dan negara."

Artikel Terkait