Ketua Harian DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Ahmad Ali, mengimbau seluruh kader untuk meningkatkan usaha dalam memperkuat struktur partai menjelang Pemilu 2029. Pernyataan ini disampaikan saat menghadiri Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) PSI di Kabupaten Bekasi pada hari Minggu, 27 September 2026. Dalam acara tersebut, yang juga dihadiri oleh Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, Ahmad Ali mengacu pada pernyataan Jokowi terkait kesiapan PSI menghadapi ambang batas parlemen yang beragam.
Pentingnya Kerja Nyata Kader PSI
Jokowi sebelumnya menyatakan bahwa PSI tidak perlu khawatir jika ambang batas parlemen ditetapkan pada angka 5 persen, 6 persen, 7 persen, atau bahkan 8 persen. Ia menekankan agar kader fokus pada pekerjaan dan menghidupkan struktur partai. Ahmad Ali menilai bahwa optimisme tersebut harus diimbangi dengan kerja nyata dari seluruh kader PSI, dan tidak hanya mengandalkan popularitas atau dukungan Jokowi. “Pak Jokowi tidak takut dengan parliamentary threshold 5 persen, 6 persen, bahkan 8 persen. Beliau siap bekerja keras untuk PSI. Maka seluruh kader, dari pengurus pusat hingga pelosok desa, juga harus bekerja keras. Jangan hanya mengandalkan Pak Jokowi,” tegas Ahmad Ali.
Membangun Kekuatan di Jawa Barat
Ahmad Ali menganggap Jawa Barat sebagai salah satu daerah strategis bagi PSI dalam memperkuat kekuatan politik menuju Pemilu 2029. Ia meminta agar jajaran PSI di daerah tersebut mempererat hubungan dengan masyarakat. Ahmad Ali juga menginstruksikan kader PSI untuk tidak hanya aktif menjelang pemilu, tetapi hadir secara rutin melalui berbagai kegiatan sosial, pengajian, silaturahmi dengan ulama dan tokoh masyarakat, serta membantu menyelesaikan masalah yang dihadapi warga. “Jangan hanya hadir menjelang Pemilu. PSI harus hadir setiap hari, mendengarkan dan membantu masyarakat. Kekuatan PSI harus dibangun dari bawah, dari desa, dari kampung, dan dari kepercayaan masyarakat,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa target politik PSI menuju Pemilu 2029 harus dibangun melalui penguatan organisasi hingga tingkat akar rumput. Menurutnya, optimisme Jokowi mengenai peluang PSI harus diterjemahkan dalam bentuk kerja nyata di lapangan. “Pak Jokowi siap bekerja keras untuk PSI. Sekarang pertanyaannya, apakah seluruh kader PSI siap bekerja sekeras Pak Jokowi?” pungkasnya. Kehadiran Jokowi dalam Rakorda PSI di Jawa Barat merupakan bagian dari agenda konsolidasi partai. Sebelumnya, Jokowi juga menghadiri Rakorda DPD PSI di Kota Bandung pada hari Sabtu, 26 September 2026, di mana ia secara terbuka menunjukkan Kartu Tanda Anggota (KTA) PSI dan menyatakan bahwa dirinya telah menjadi bagian dari keluarga besar PSI.