Ahmad Basarah, seorang politisi dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), menyatakan bahwa berbagai konflik dan ketimpangan yang terjadi di dunia saat ini menunjukkan bahwa kolonialisme tidak pernah sepenuhnya lenyap. Pandangannya ini mengacu pada ramalan Bung Karno yang mengingatkan akan adanya neo-kolonialisme, di mana kekuatan asing masih berupaya mengendalikan negara-negara berkembang melalui cara-cara yang lebih halus.
Basarah menegaskan bahwa situasi global saat ini, yang ditandai dengan ketidakadilan dan ketimpangan, mencerminkan adanya pengaruh yang terus menerus dari kekuatan kolonial. Ia berpendapat bahwa meskipun secara resmi kolonialisme telah diakhiri, praktik-praktik yang mirip dengan kolonialisme masih berlangsung, terutama dalam bentuk dominasi ekonomi dan politik oleh negara-negara maju terhadap negara-negara berkembang.
Dalam konteks ini, Basarah mengajak masyarakat untuk lebih kritis terhadap dinamika global yang ada dan menyadari bahwa perjuangan untuk kemerdekaan sejati belum sepenuhnya selesai. Ia menekankan pentingnya kesadaran kolektif untuk menghadapi tantangan yang dihadapi oleh bangsa-bangsa di dunia saat ini.
Melihat perkembangan ini, Basarah berharap agar masyarakat dan pemerintah dapat bersatu dalam menghadapi tantangan neo-kolonialisme, agar cita-cita kemerdekaan yang diusung oleh pendiri bangsa dapat terwujud sepenuhnya.