Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengungkapkan alasan di balik keputusan Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi untuk mencopot Muhammad Masyhud dari posisinya sebagai Direktur Jenderal Perhubungan Laut. Menurut Plt Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik (BKIP) Kemenhub, Farida Makhmudah, pergantian ini merupakan bagian dari upaya untuk menyegarkan organisasi serta melakukan evaluasi guna memperkuat pelaksanaan tugas dan meningkatkan keselamatan pelayaran.
Penunjukan Pelaksana Tugas
Farida menjelaskan bahwa saat ini, posisi Pelaksana Tugas Dirjen Perhubungan Laut diisi oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Lollan Panjaitan, untuk memastikan bahwa pelaksanaan tugas tetap berjalan dengan baik. Ia menambahkan, "Iya (ada pergantian), saat ini sudah ditunjuk Plt-nya. Jadi bukan hanya di Dirjen Hubla tapi juga di Kepala BPSDMP (yang pergantian)," saat dihubungi di Jakarta pada Jumat (18/9).
Pentingnya Penyegaran Organisasi
Farida menegaskan bahwa pergantian pimpinan adalah bagian dari proses penyegaran organisasi yang umum dilakukan dalam manajemen pemerintahan. Menurutnya, mutasi dan pergantian pejabat merupakan evaluasi manajerial yang bertujuan untuk memperkuat organisasi agar dapat menjalankan tugas dan tanggung jawab dengan lebih optimal. Ia juga menjelaskan bahwa keputusan ini mempertimbangkan kebutuhan untuk memperkuat kepemimpinan serta sistem pengawasan di lingkungan Ditjen Perhubungan Laut.
Lebih jauh, pergantian pimpinan diharapkan dapat menyamakan fokus dan mempercepat langkah seluruh jajaran dalam meningkatkan keselamatan pelayaran dan efektivitas pengawasan di sektor transportasi laut. Farida menambahkan bahwa langkah ini sejalan dengan arahan Menhub Dudy yang menempatkan aspek keselamatan sebagai prioritas utama dalam penyelenggaraan transportasi nasional. Oleh karena itu, Kemenhub bersama seluruh pemangku kepentingan akan terus melakukan perbaikan, tidak hanya dalam regulasi dan administrasi, tetapi juga dalam pengawasan operasional di lapangan.
Farida juga menegaskan bahwa Kemenhub tidak melihat pergantian pimpinan sebagai ukuran keberhasilan atau kegagalan seseorang, melainkan sebagai bagian dari kebutuhan organisasi untuk meningkatkan kinerja. Melalui penyegaran kepemimpinan ini, Kemenhub berharap penguatan pengawasan dan peningkatan keselamatan pelayaran dapat dilakukan dengan lebih cepat dan efektif, serta memberikan pelayanan transportasi laut yang lebih baik kepada masyarakat.
Selain itu, Dudy juga melakukan pergantian Kepala Badan Pengembangan SDM Perhubungan (BPSDMP) Kemenhub, di mana Plt juga ditunjuk untuk posisi ini. Farida menjelaskan bahwa pergantian di BPSDMP dilakukan karena pejabat sebelumnya telah memasuki masa pensiun, sehingga diperlukan penunjukan pelaksana tugas untuk menjaga keberlangsungan organisasi.