Gigin Praginanto, pengamat kebijakan publik, menilai bahwa gaya kepemimpinan Prabowo Subianto tidak berbeda jauh dengan pemerintahan sebelumnya yang dipimpin oleh Presiden ke-7, Jokowi. Hal ini terutama terlihat dalam keputusan untuk memberhentikan pejabat pemerintahan, termasuk pencopotan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa oleh Prabowo.
Kritik Terhadap Pemberhentian Menteri
Gigin menyatakan bahwa keputusan untuk memberhentikan menteri tanpa memberikan alasan yang jelas mencerminkan adanya masalah dalam cara kekuasaan dijalankan. Ia mempertanyakan kewenangan Prabowo dalam mengambil keputusan tersebut, dengan mengatakan, “Dia kira bisa memecat dan menghina seorang menteri seenaknya sendiri.” Ia menambahkan bahwa tindakan tersebut menunjukkan rendahnya moral dan martabat Prabowo, yang disebutnya sebagai "jendral pecatan dan penculik."
Hubungan Internasional dan Implikasi Kebijakan
Lebih jauh, Gigin juga mengaitkan tindakan Prabowo dengan hubungan internasional, menyatakan bahwa tidak mengherankan jika Prabowo tidak dihormati dalam kunjungan ke negara lain. Ia menduga bahwa negara-negara tersebut menyadari buruknya program yang dijalankan oleh Prabowo, termasuk dampak negatif terhadap pendidikan dan penanganan bencana alam. “Mereka tahu dia telah meracuni puluhan ribu anak sekolah dan menganggap enteng bencana alam sehingga jumlah korban menjadi jauh lebih banyak dari semestinya,” ungkap Gigin.
Gigin kemudian membandingkan pemerintahan Prabowo dengan pemerintahan Jokowi, menegaskan bahwa keduanya memiliki kesamaan. “Wiwi dan Wowo sama saja. Memecat orang tanpa alasan untuk menyenangkan para bandar politik,” tegasnya. Ia berpendapat bahwa pergantian pejabat tidak hanya berkaitan dengan kebutuhan pemerintahan, tetapi juga dipengaruhi oleh kepentingan politik, seperti untuk menjaga aliran dana dalam pemilihan umum.
Purbaya Yudhi Sadewa, yang sebelumnya menjabat sebagai Menteri Keuangan, resmi dicopot pada Senin (14/9/2026). Pergantian ini menjadi sorotan karena Purbaya masih menjalankan tugasnya pada pagi hari sebelum pencopotan. Ia baru mengetahui tentang pemecatannya setelah menerima telepon dari Prabowo saat mengikuti rapat kerja di Jakarta. Dalam video yang beredar, Purbaya terlihat mengenakan batik hijau saat menerima telepon tersebut.