Update
Demo BEM UI dan Stabilitas Ekonomi: Kritik, Dampak, dan Pertanyaan soal Arah Gerakan Mahasiswa Siswa di Bogor Diduga Keracunan Setelah Mengonsumsi Sate dari Makan Bergizi Gratis Gubernur Herman Deru Minta Pengawasan Ketat untuk Bantuan Penanganan Karhutla 5G: Pondasi untuk Masa Depan yang Siap Digital, Mendukung AI dan Produktivitas Langkah Pemerintah Menjaga Ketersediaan dan Stabilitas Harga Pangan Menjelang Nataru Pembangunan PLTN Dinilai Penting untuk Ketahanan Energi Indonesia IHSG Turun Hampir 2 Persen ke Level 5.266, 611 Saham Mengalami Penurunan Ribuan Akademisi Desak Gibran Mundur, Menurut Connie Bakrie Telkom University Mendorong Partisipasi Publik dalam Pencarian Maisha Aurelia Rafif Peningkatan Penggunaan AI di Kalangan UMKM Indonesia Mencapai 36,8 Persen Demo BEM UI dan Stabilitas Ekonomi: Kritik, Dampak, dan Pertanyaan soal Arah Gerakan Mahasiswa Siswa di Bogor Diduga Keracunan Setelah Mengonsumsi Sate dari Makan Bergizi Gratis Gubernur Herman Deru Minta Pengawasan Ketat untuk Bantuan Penanganan Karhutla 5G: Pondasi untuk Masa Depan yang Siap Digital, Mendukung AI dan Produktivitas Langkah Pemerintah Menjaga Ketersediaan dan Stabilitas Harga Pangan Menjelang Nataru Pembangunan PLTN Dinilai Penting untuk Ketahanan Energi Indonesia IHSG Turun Hampir 2 Persen ke Level 5.266, 611 Saham Mengalami Penurunan Ribuan Akademisi Desak Gibran Mundur, Menurut Connie Bakrie Telkom University Mendorong Partisipasi Publik dalam Pencarian Maisha Aurelia Rafif Peningkatan Penggunaan AI di Kalangan UMKM Indonesia Mencapai 36,8 Persen
Teknologi

Apple Music Luncurkan Identitas Merek Baru Berbasis Suara

Apple Music telah memperkenalkan identitas merek baru yang dinamakan Made by Sound, yang mengubah suara menjadi elemen visual melalui logo yang terinspirasi oleh getaran musik.

Gyan Kusuma 22 October 2026 60 pembaca inews.id inews.id
Advertisement
Advertisement

JAKARTA, iNews.id - Apple Music telah meluncurkan identitas merek terbarunya yang disebut Made by Sound, yang mengkonversi suara menjadi elemen visual. Layanan streaming musik milik Apple ini tidak hanya bergantung pada desain digital, tetapi juga memanfaatkan getaran fisik yang dihasilkan dari komposisi musik untuk menciptakan logo baru mereka. Pengumuman tentang identitas baru ini dilakukan pada 21 Oktober 2026 melalui sebuah video yang menunjukkan proses kreatif di balik pembuatannya.

Dalam proyek ini, Apple Music berkolaborasi dengan produser musik asal Inggris, Fred again.., serta NEST Acoustics untuk menerjemahkan frekuensi suara menjadi gelombang yang membentuk visual merek. Konsep Made by Sound menempatkan musik tidak hanya sebagai konten yang dinikmati, tetapi juga sebagai bahan untuk menciptakan identitas visual dan audio merek.

Proses Kreatif yang Inovatif

Selama proses penciptaan, tim kreatif menggunakan perangkat transduser, alat yang mengubah sinyal audio menjadi getaran fisik. Alat ini digunakan untuk menghasilkan gerakan pada cairan mineral yang kemudian direkam sebagai bagian dari eksperimen visual. Ketika frekuensi musik dimainkan, cairan tersebut bergerak mengikuti getaran yang dihasilkan, menciptakan gelombang dan perubahan permukaan yang menghasilkan efek pembiasan cahaya. Hal ini membuat bentuk logo terlihat bergelombang dan menyerupai material cair seperti kaca.

Logo Apple Music diintegrasikan dalam rangkaian eksperimen tersebut, sehingga perubahan bentuk yang terlihat bukan hanya hasil animasi komputer. Tim merekam efek fisik secara langsung menggunakan kamera, dan hasil rekaman ini menjadi dasar pengembangan identitas visual baru. Proses ini menunjukkan bagaimana karakter suara dapat diterjemahkan menjadi bentuk, gerakan, dan permainan cahaya, sehingga visual yang dihasilkan memiliki hubungan langsung dengan sumber suara yang membentuknya.

Pembaruan Identitas Merek

Selain memperkenalkan pendekatan visual berbasis getaran, Apple Music juga melakukan pembaruan pada sejumlah elemen identitas mereknya. Salah satu perubahan yang mencolok adalah penggunaan palet warna hitam-putih pada ikon aplikasi, menggantikan warna merah yang sebelumnya identik dengan layanan ini. Wordmark atau logo berbentuk tulisan Apple Music juga mendapatkan tampilan baru dengan tipografi huruf kecil yang lebih tebal, menggunakan desain khusus yang dikembangkan dari keluarga huruf SF Pro milik Apple.

Identitas baru ini juga menampilkan simbol not musik dengan efek visual yang terinspirasi dari eksperimen cairan dan pembiasan cahaya, dirancang untuk memberikan tampilan yang lebih dinamis dalam berbagai materi promosi dan konten audiovisual. Pendekatan visual ini juga berkaitan dengan bahasa desain Liquid Glass yang digunakan Apple pada sistem operasinya, dengan efek transparansi, pantulan cahaya, dan bentuk menyerupai kaca yang menghubungkan identitas Apple Music dengan ekosistem desain perusahaan.

Kolaborasi dengan Fred again.. dan NEST Acoustics tidak hanya terfokus pada tampilan logo, tetapi juga melibatkan pengembangan komposisi musik yang menjadi dasar identitas audio baru Apple Music. Komposisi ini disusun dari rangkaian nada yang dipilih untuk menghasilkan pola getaran tertentu, yang kemudian digunakan dalam eksperimen fisik untuk menciptakan efek gelombang yang sesuai dengan karakter visual yang ingin dibangun.

Hasilnya adalah identitas audio yang dapat dipadukan dengan tampilan visual, sehingga Apple Music memiliki ciri khas yang dapat dikenali melalui suara dan gambar. Elemen ini dapat berfungsi sebagai penanda audiovisual dalam konten dan pengalaman merek. Apple Music mengembangkan identitas ini bersama TBWA\Media Arts Lab, dan pembaruan ini direncanakan untuk diterapkan secara bertahap pada konten orisinal, program acara, pemasaran, produk, serta berbagai pengalaman merek lainnya.

Identitas baru ini mulai diperkenalkan melalui konten orisinal dan program acara pada minggu pengumuman, dengan rencana untuk meluaskan perubahan ini ke berbagai bagian layanan dan materi pemasaran. Pembaruan ikon aplikasi juga telah terlihat dalam versi beta perangkat lunak Apple, dengan laporan teknologi menyebutkan bahwa identitas baru ini akan diterapkan lebih luas melalui pembaruan sistem operasi, termasuk iOS 27.2 dan macOS 27.2.

Meskipun mengalami perubahan signifikan pada tampilan dan identitas audio, pengumuman ini lebih menekankan pada pembaruan merek. Apple Music belum mengumumkan adanya perubahan pada fitur inti layanan sebagai bagian dari peluncuran identitas baru ini. Dengan Made by Sound, Apple Music menghadirkan pendekatan yang berbeda dalam membangun identitas merek di industri teknologi, di mana suara tidak hanya menjadi hal yang didengar, tetapi juga menjadi sumber yang membentuk logo, gerakan, dan karakter visual layanan tersebut.

Artikel Terkait