Update
Inovasi Mahasiswa UNEJ: Terapi Koktail Bakteriofag untuk Mengatasi Keracunan Makanan Penelitian Dampak Kesehatan Anak-Anak Korban Tragedi 9/11 Dimulai, Fokus pada Racun Debu IHSG Melemah di Level 6.495, 535 Saham Mengalami Penurunan Budi Arie Setiadi Soroti Gaya Kepemimpinan Dedi Mulyadi dalam Diskusi Politik Basarnas Tingkatkan Upaya Pencarian Lima Jurnalis yang Hilang Saat Meliput Erupsi UNDIP Bekerja Sama dengan Universite Paris-Saclay untuk Meningkatkan Peringkat Global Melalui Riset dan Beasiswa Doktor Aktivitas Erupsi Gunung Anak Krakatau: Apakah Akan Segera Berakhir? Pertamina Ambil Alih SPBU Melanggar Aturan untuk Jamin Pasokan BBM Tim Gabungan Lanjutkan Pencarian di Selat Sunda, Temukan Life Jacket Universitas Buka Peluang bagi 8 Tim Unggulan untuk KKI dan KRTI 2026 dengan Inovasi Kapal Otonom Varuna Inovasi Mahasiswa UNEJ: Terapi Koktail Bakteriofag untuk Mengatasi Keracunan Makanan Penelitian Dampak Kesehatan Anak-Anak Korban Tragedi 9/11 Dimulai, Fokus pada Racun Debu IHSG Melemah di Level 6.495, 535 Saham Mengalami Penurunan Budi Arie Setiadi Soroti Gaya Kepemimpinan Dedi Mulyadi dalam Diskusi Politik Basarnas Tingkatkan Upaya Pencarian Lima Jurnalis yang Hilang Saat Meliput Erupsi UNDIP Bekerja Sama dengan Universite Paris-Saclay untuk Meningkatkan Peringkat Global Melalui Riset dan Beasiswa Doktor Aktivitas Erupsi Gunung Anak Krakatau: Apakah Akan Segera Berakhir? Pertamina Ambil Alih SPBU Melanggar Aturan untuk Jamin Pasokan BBM Tim Gabungan Lanjutkan Pencarian di Selat Sunda, Temukan Life Jacket Universitas Buka Peluang bagi 8 Tim Unggulan untuk KKI dan KRTI 2026 dengan Inovasi Kapal Otonom Varuna
Ekonomi

Bulog Salurkan Beras ke Pasar untuk Stabilkan Harga

Perum Bulog melakukan penyaluran beras langsung ke pasar dan ritel guna menjaga stabilitas harga sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.

Kalula Putri 04 September 2026 46 pembaca cnnindonesia.com cnnindonesia.com
(Foto: dok Perum Bulog)
(Foto: dok Perum Bulog)

Perum Bulog telah meluncurkan pasokan beras secara langsung ke pasar rakyat dan jaringan ritel sebagai upaya untuk memperkuat stabilisasi harga beras. Langkah ini diambil untuk memastikan ketersediaan beras dan menjaga harga di tingkat konsumen tetap sesuai dengan HET yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

Seluruh jajaran Bulog di berbagai wilayah dan cabang turun langsung ke lapangan tidak hanya untuk memantau perkembangan harga dan ketersediaan stok, tetapi juga untuk memastikan bahwa pasokan dapat segera ditambah jika diperlukan.

Intervensi untuk Menjaga Harga

Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, menegaskan bahwa Bulog berkomitmen untuk memastikan masyarakat mendapatkan beras dengan harga yang terjangkau dan sesuai dengan ketentuan pemerintah. "Bulog hadir langsung di pasar dan ritel. Kami gelontorkan beras agar pasokan tersedia dan harga tetap terjaga sesuai HET. Jadi bukan hanya melihat, tetapi kami langsung melakukan intervensi dengan menambah pasokan," ungkap Ahmad Rizal Ramdhani.

Saat ini, Bulog memiliki stok beras sekitar 4,9 juta ton, yang menjadi modal penting untuk memperkuat pasokan ke berbagai wilayah, termasuk melalui pasar rakyat dan jaringan ritel. Ini juga berfungsi sebagai intervensi ketika diperlukan untuk menjaga stabilitas harga beras.

Pentingnya Ketersediaan Beras

Menurut Ahmad Rizal Ramdhani, penguatan pasokan merupakan langkah penting dalam menjaga stabilitas harga. Dengan ketersediaan beras yang cukup di berbagai saluran distribusi, diharapkan tidak akan terjadi kelangkaan yang dapat menyebabkan kenaikan harga di tingkat konsumen. Bulog juga terus memperluas distribusi beras melalui pasar rakyat, ritel modern, dan berbagai saluran penyaluran lainnya.

Langkah ini dilakukan secara berkelanjutan untuk memastikan beras dapat lebih mudah diakses oleh masyarakat. "Prinsipnya sederhana, beras harus tersedia dan harganya terjangkau. Ketika pasokan di pasar membutuhkan tambahan, BULOG siap menggelontorkan beras. Kami ingin masyarakat mendapatkan kepastian harga sesuai HET," tambahnya.

Bulog menegaskan komitmennya sebagai stabilisator pangan dengan melanjutkan koordinasi dengan pemerintah daerah, pedagang, pengelola pasar, dan jaringan ritel agar distribusi berjalan dengan lancar dan pasokan beras tersedia secara merata di berbagai wilayah.

Artikel Terkait