Update
Politik

Dedi Mulyadi Dinilai Sulit Maju di Pilpres 2024 Selama Prabowo Masih Ada

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, disebutkan tidak mungkin mencalonkan diri dalam Pemilihan Presiden 2024 jika masih bernaung di bawah Partai Gerindra yang dipimpin Prabowo Subianto. Pengamat politik...

Gyan Kusuma 29 September 2026 37 pembaca fajar.co.id fajar.co.id
Dedi Mulyadi.
Dedi Mulyadi.

Nama Dedi Mulyadi, Gubernur Jawa Barat, mulai menjadi perbincangan dalam konteks Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. Namun, pengamat politik Adi Prayitno berpendapat bahwa kemungkinan Dedi Mulyadi untuk maju sebagai penantang Prabowo Subianto masih sulit terwujud, mengingat situasi politik yang ada saat ini.

Menurut Adi, isu ini tidak hanya berkaitan dengan popularitas atau elektabilitas Dedi Mulyadi, melainkan juga statusnya yang masih menjadi bagian dari Partai Gerindra, partai yang dipimpin oleh Prabowo Subianto. "Kalau Dedi Mulyadi, saya selalu mengatakan bahwa memang tidak rasional dan tidak tepat kalau Dedi Mulyadi itu dipersepsikan akan maju, apalagi head-to-head dengan Pak Prabowo Subianto di 2029," ungkap Adi dalam tayangan YouTube Adi Prayitno Official.

Posisi Dedi Mulyadi dalam Partai Gerindra

Adi menekankan bahwa saat ini Dedi Mulyadi masih menunjukkan dukungan terhadap Gerindra dan Prabowo. Hal ini membuat wacana mengenai duel antara KDM dan Prabowo dalam Pilpres 2024 belum memiliki landasan politik yang kuat. "Mengingat per hari ini Dedi Mulyadi itu adalah kadernya Gerindra. Per hari ini Dedi Mulyadi selalu mengatakan terus dan tegak lurus bersama Gerindra dan Pak Prabowo Subianto," tambahnya.

Dedi Mulyadi tercatat sebagai kader Gerindra dan menjabat sebagai Wakil Ketua Dewan Pembina DPP Gerindra. Posisi ini menjadi salah satu faktor yang diperhatikan Adi saat membahas kemungkinan Dedi Mulyadi berpartisipasi dalam kontestasi Pilpres 2024. "Baru kemudian bicara tentang peluang, kesempatan, dan sangat mungkin misalnya akan head-to-head dengan Pak Prabowo Subianto," jelas Adi.

Peluang Dedi Mulyadi di Pilpres 2024

Adi berpendapat bahwa garis politik Dedi Mulyadi saat ini masih sejalan dengan Prabowo, sehingga sulit untuk membayangkan keduanya akan bersaing langsung dalam Pilpres 2024. "Sepanjang Dedi Mulyadi itu masih bersama dengan Gerindra, selalu bersama dengan Gerindra mendukung penuh Pak Prabowo Subianto, tak ada jalan ceritanya bagi Dedi Mulyadi untuk bisa maju di 2024," sebutnya.

Namun, Adi juga melihat kemungkinan lain jika Dedi Mulyadi benar-benar terlibat dalam Pilpres 2024. Salah satu skenario adalah Dedi Mulyadi menjadi calon wakil presiden yang mendampingi Prabowo, asalkan mendapatkan persetujuan dari partai-partai koalisi. "Kecuali ada takdir misalnya Pak KDM itu direstui dan disetujui oleh partai-partai koalisi pendukung Prabowo sebagai calon wakil presidennya, tapi bukan dalam konteks dihadap-hadapkan," imbuhnya.

Artikel Terkait