Update
Inovasi Mahasiswa UNEJ: Terapi Koktail Bakteriofag untuk Mengatasi Keracunan Makanan Penelitian Dampak Kesehatan Anak-Anak Korban Tragedi 9/11 Dimulai, Fokus pada Racun Debu IHSG Melemah di Level 6.495, 535 Saham Mengalami Penurunan Budi Arie Setiadi Soroti Gaya Kepemimpinan Dedi Mulyadi dalam Diskusi Politik Basarnas Tingkatkan Upaya Pencarian Lima Jurnalis yang Hilang Saat Meliput Erupsi UNDIP Bekerja Sama dengan Universite Paris-Saclay untuk Meningkatkan Peringkat Global Melalui Riset dan Beasiswa Doktor Aktivitas Erupsi Gunung Anak Krakatau: Apakah Akan Segera Berakhir? Pertamina Ambil Alih SPBU Melanggar Aturan untuk Jamin Pasokan BBM Tim Gabungan Lanjutkan Pencarian di Selat Sunda, Temukan Life Jacket Universitas Buka Peluang bagi 8 Tim Unggulan untuk KKI dan KRTI 2026 dengan Inovasi Kapal Otonom Varuna Inovasi Mahasiswa UNEJ: Terapi Koktail Bakteriofag untuk Mengatasi Keracunan Makanan Penelitian Dampak Kesehatan Anak-Anak Korban Tragedi 9/11 Dimulai, Fokus pada Racun Debu IHSG Melemah di Level 6.495, 535 Saham Mengalami Penurunan Budi Arie Setiadi Soroti Gaya Kepemimpinan Dedi Mulyadi dalam Diskusi Politik Basarnas Tingkatkan Upaya Pencarian Lima Jurnalis yang Hilang Saat Meliput Erupsi UNDIP Bekerja Sama dengan Universite Paris-Saclay untuk Meningkatkan Peringkat Global Melalui Riset dan Beasiswa Doktor Aktivitas Erupsi Gunung Anak Krakatau: Apakah Akan Segera Berakhir? Pertamina Ambil Alih SPBU Melanggar Aturan untuk Jamin Pasokan BBM Tim Gabungan Lanjutkan Pencarian di Selat Sunda, Temukan Life Jacket Universitas Buka Peluang bagi 8 Tim Unggulan untuk KKI dan KRTI 2026 dengan Inovasi Kapal Otonom Varuna
News

--- DPR Dorong Pendidikan Berkualitas Merata di Seluruh Indonesia pada Hardiknas ---

--- Dalam peringatan Hari Pendidikan Nasional, DPR menekankan pentingnya pendidikan berkualitas yang merata hingga ke daerah terpencil. Perubahan signifikan di sektor pendidikan dinilai perlu didorong...

Kalula Putri 02 May 2026 52 pembaca liputan6.com liputan6.com
Wakil Ketua Komisi X DPR dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (Fraksi PKB) Lalu Hadrian Irfani. (Istimewa)
Wakil Ketua Komisi X DPR dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (Fraksi PKB) Lalu Hadrian Irfani. (Istimewa)
---TITLEEXCERPT--- Dalam peringatan Hari Pendidikan Nasional, DPR menekankan pentingnya pendidikan berkualitas yang merata hingga ke daerah terpencil. Perubahan signifikan di sektor pendidikan dinilai perlu didorong lebih lanjut. ---CONTENT---

Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irfani, menilai bahwa sektor pendidikan di Indonesia telah mengalami perubahan signifikan di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, terutama dalam momen Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun ini.


Dalam keterangannya pada Sabtu (2/5/2026), Lalu menyatakan, "Terkait penilaian saya terhadap kemajuan pendidikan di bawah kepemimpinan Prabowo-Gibran, saya dapat menyatakan bahwa telah terjadi arah perubahan yang nyata, meskipun tantangannya masih sangat berat." Dia menyoroti kemajuan yang paling terlihat adalah revolusi infrastruktur pendidikan, di mana renovasi sekolah meningkat dari 17 ribu pada tahun lalu menjadi 70 ribu pada tahun 2026.


Dia juga menambahkan bahwa pemerintah menargetkan seluruh sekolah di Indonesia akan selesai direnovasi pada tahun 2028. Selain itu, pemerintah mendorong transformasi digital dengan pemasangan papan pintar interaktif di kelas, tunjangan untuk guru non-ASN, dan peluncuran program Sekolah Rakyat.


Meski demikian, Lalu mengakui bahwa kualitas pendidikan masih belum merata dan aksesibilitasnya belum adil bagi seluruh warga negara. Ia mencatat adanya kesenjangan antara daerah perkotaan dan pedalaman, terutama di kawasan tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). "Meskipun anggaran pendidikan besar, ternyata belum mampu memenuhi seluruh kebutuhan riil di lapangan," ujarnya.


Lalu menjelaskan bahwa biaya distribusi guru dan fasilitas belajar di daerah terpencil lebih tinggi dibandingkan di kota, sehingga banyak sekolah yang kekurangan tenaga pendidik dan infrastruktur. Ia menegaskan bahwa hal ini merupakan pekerjaan rumah yang besar dan memerlukan perhatian serius dari negara untuk memastikan pendidikan berkualitas bagi semua, baik di Jakarta maupun di Papua.


Dia menekankan bahwa pendidikan yang bermutu tidak hanya bergantung pada gedung baru yang megah, tetapi juga harus diimbangi dengan kualitas pembelajaran yang unggul bagi setiap anak bangsa.


Dengan demikian, DPR berharap agar langkah-langkah yang diambil dapat terus berlanjut dan memberikan dampak positif pada pendidikan di seluruh Indonesia.

Artikel Terkait