Beberapa partai politik telah mengumumkan dukungan mereka untuk Prabowo Subianto dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024, termasuk Gerindra, Golkar, PKB, dan PAN. Partai-partai besar ini berencana untuk mengusung Prabowo dalam pencalonannya untuk periode kedua. “Gerindra, Golkar, PKB, PAN pan bilang akan milih Prabowo 2 periode,” ungkap pendiri Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC), Prof Saiful Mujani, dalam unggahannya di X pada Sabtu (17/10/2026).
Namun, Saiful menyoroti bahwa pemilih dari partai-partai tersebut tidak otomatis akan memilih Prabowo. Hal ini terungkap dari survei yang dirilis oleh SMRC baru-baru ini. “Sekarang, apakah pemilih partai-partai itu memilih Prabowo? Ternyata kecil saja dari mereka yang milih Prabowo (menurut survei nasional SMRC oktober 2026),” jelas Saiful. Dari keempat partai tersebut, tidak ada yang mencapai lebih dari 20 persen pemilih yang akan memilih Prabowo, dengan rincian: “Pemilih Gerindra yang milih Prabowo 20%, Golkar 17%, PKB 4%, dan PAN 8%,” tambahnya. Ini menunjukkan adanya kesenjangan yang signifikan antara sikap partai dan preferensi pemilih.
Golkar Tegaskan Dukungan untuk Prabowo
Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Ahmad Doli Kurnia, menyatakan bahwa partainya telah menetapkan dukungan kepada Prabowo Subianto sebagai calon presiden untuk Pilpres 2029. Namun, Golkar belum memutuskan siapa yang akan menjadi calon wakil presiden. “Standing position Golkar kan jelas, bahwa kami menghadapi Pilpres tahun 2029, kami sudah punya calon namanya Pak Prabowo, ya,” kata Doli.
Doli menjelaskan bahwa penentuan calon wakil presiden biasanya dilakukan menjelang pendaftaran pasangan calon. “Kenapa tidak sekaligus calon wakil presidennya? Pertama, waktu itu saya jelaskan, untuk penetapan atau penentuan calon wakil presiden itu selalu nanti biasanya menjelang pendaftaran capres dan cawapres,” ujarnya.
PAN dan PKB Juga Dukung Prabowo
Wakil Ketua Umum PAN, Viva Yoga Mauladi, menyatakan bahwa dukungan terhadap Prabowo telah disampaikan secara resmi oleh Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan, dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PAN pada tahun 2025. “Sikap itu sudah dinyatakan resmi oleh Ketua Umum PAN, Bang Zulkifli Hasan di Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PAN tahun 2025 lalu,” kata Viva.
Viva menambahkan bahwa dukungan PAN untuk Prabowo tidak perlu diragukan dan lebih tepat ditanyakan kepada partai-partai yang belum mengambil sikap. “Justru yang harus ditanya itu kepada partai-partai yang masih mengambang, masih berhitung, masih wait and see,” ujarnya. Mengenai calon wakil presiden, Viva menyatakan bahwa keputusan tersebut diserahkan kepada Prabowo.
Wakil Ketua Umum PKB, Faisol Riza, juga menegaskan dukungan partainya untuk Prabowo mencalonkan diri kembali sebagai presiden di Pilpres 2029. Faisol meyakini bahwa Prabowo layak untuk melanjutkan kepemimpinannya selama dua periode. “PKB mendukung 100 persen atau bahkan 1.000 persen pencalonan kembali Prabowo Subianto sebagai capres 2029, karena memang beliau sangat layak kembali memimpin Indonesia untuk dua periode,” jelas Faisol.
Faisol menambahkan bahwa selama dua tahun kepemimpinan Prabowo, berbagai program pemerintah seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, pemeriksaan kesehatan gratis, dan Sekolah Rakyat telah mulai direalisasikan. Meskipun terdapat beberapa kendala dalam pelaksanaan program-program tersebut, ia percaya bahwa kendala tersebut masih dapat diatasi. “Prabowo berhasil merealisasikan seluruh program kerakyatan, terlepas masih ada kendala, tapi semua diatasi secara baik. Itu bukti bahwa Prabowo ingin rakyat Indonesia maju, tumbuh dengan gizi yang baik, mengenyam pendidikan yang baik, memiliki rumah yang layak,” pungkasnya.