Update
Kompetisi MASCOT Vol. 9 di Madina Islamic School: Pelajar Unjuk Kemampuan di Berbagai Cabang Generasi Muda dan Tantangan Regenerasi Petani untuk Ketahanan Pangan Hasto Kristiyanto Menegaskan Isu Gibran Bukan Persoalan Pribadi Prabowo Luncurkan Kebijakan Pendidikan Gratis untuk Siswa SMA Taruna Nusantara Lomba Esai Mahasiswa Rayakan Kemitraan Khusus Indonesia dan Korea Selatan Persiapan KNMP 2027: KKP Lakukan Survei dan Penilaian Potensi Nelayan PDIP Siap Evaluasi Posisi Gibran, Hasto Ungkap Pentingnya Komunikasi Politik Mendikdasmen Tegaskan Sanksi Nol untuk Murid Curang dan Blacklist Pengawas Tak Jujur Inovasi Mahasiswa ITB: Prototipe AI untuk Deteksi Bencana dan Pemberantasan Judol Siap Diuji Coba Keseruan RiaMiranda Archive Sale 2026 Didukung Oleh Beragam Promo BRI Kompetisi MASCOT Vol. 9 di Madina Islamic School: Pelajar Unjuk Kemampuan di Berbagai Cabang Generasi Muda dan Tantangan Regenerasi Petani untuk Ketahanan Pangan Hasto Kristiyanto Menegaskan Isu Gibran Bukan Persoalan Pribadi Prabowo Luncurkan Kebijakan Pendidikan Gratis untuk Siswa SMA Taruna Nusantara Lomba Esai Mahasiswa Rayakan Kemitraan Khusus Indonesia dan Korea Selatan Persiapan KNMP 2027: KKP Lakukan Survei dan Penilaian Potensi Nelayan PDIP Siap Evaluasi Posisi Gibran, Hasto Ungkap Pentingnya Komunikasi Politik Mendikdasmen Tegaskan Sanksi Nol untuk Murid Curang dan Blacklist Pengawas Tak Jujur Inovasi Mahasiswa ITB: Prototipe AI untuk Deteksi Bencana dan Pemberantasan Judol Siap Diuji Coba Keseruan RiaMiranda Archive Sale 2026 Didukung Oleh Beragam Promo BRI
Politik

Eks Politisi PDIP Sarankan Pendukung Prabowo Abaikan Survei SMRC

Ferdinand Hutahaean, mantan politisi PDI Perjuangan, menilai hasil survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) yang menunjukkan penurunan kepuasan publik terhadap pemerintahan Prabowo Subianto...

Gyan Kusuma 31 July 2026 76 pembaca fajar.co.id fajar.co.id
Politikus PDIP yang berlatar belakang ilmu hukum, Ferdinand Hutahaean
Politikus PDIP yang berlatar belakang ilmu hukum, Ferdinand Hutahaean

Ferdinand Hutahaean, yang sebelumnya merupakan anggota PDI Perjuangan, mengungkapkan pandangannya mengenai hasil survei terbaru dari Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) yang menunjukkan adanya penurunan dalam kepuasan publik terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Ia berpendapat bahwa hasil survei tersebut tidak layak dijadikan acuan dalam memahami dinamika politik yang ada di Indonesia.

Rekam Jejak Saiful Mujani Menjadi Pertimbangan

Ferdinand menyoroti rekam jejak Saiful Mujani yang selama ini telah menunjukkan sikap negatif terhadap Prabowo Subianto. Ia berpendapat bahwa hal ini membuat masyarakat harus lebih berhati-hati dalam menanggapi hasil survei yang dikeluarkan oleh SMRC. "Saiful Mujani yang pernah mengatakan gulingkan, jatuhkan Prabowo, revolusi, segala macam lah," ungkapnya.

Ia juga menyampaikan bahwa survei tersebut mengindikasikan adanya penurunan signifikan dalam tingkat kepuasan masyarakat terhadap pemerintahan Prabowo, dengan angka yang turun dari 80-an menjadi sekitar 50-an persen. "Apa yang mau kita baca dari survei Saiful Mujani tersebut?" tambahnya.

Pertanyaan Terhadap Independensi Survei

Ferdinand melanjutkan bahwa hasil survei SMRC tidak memiliki nilai objektif dan tidak seharusnya dijadikan referensi untuk menilai situasi politik. "Saya mau mengatakan, satu pun dari hasil survei Saiful Mujani tersebut tidak ada yang layak dipercaya," tegasnya. Ia juga menjelaskan bahwa terdapat konflik kepentingan antara sikap pribadi Saiful Mujani dan hasil survei yang dipublikasikan lembaganya.

Lebih lanjut, Ferdinand mempertanyakan transparansi data yang digunakan dalam survei tersebut serta sumber pendanaan yang mendasarinya. "Belum lagi kalau kita pertanyakan dana survei tersebut dari mana. Makanya saya tidak percaya tentang survei Saiful Mujani tersebut," cetusnya.

Ferdinand percaya bahwa survei ini lebih bertujuan untuk menciptakan opini negatif terhadap Presiden Prabowo. "Saya lebih melihat bahwa Saiful Mujani memperalat lembaga surveinya untuk menciptakan opini negatif terhadap Presiden Prabowo Subianto," ujarnya. Ia menekankan bahwa ketidaksukaan Saiful Mujani terhadap Prabowo membuat independensi survei menjadi diragukan.

Ia meminta masyarakat, khususnya pendukung Prabowo, untuk tidak menjadikan hasil survei SMRC sebagai pegangan dalam memahami situasi politik. Ferdinand bahkan mengibaratkan hasil survei tersebut sebagai sesuatu yang tidak perlu diperhatikan, "Sudahlah, abaikan saja itu surveinya Saiful Mujani. Anggap saja bunyi kodok lah," tutupnya.

Artikel Terkait