Update
Inovasi Mahasiswa UNEJ: Terapi Koktail Bakteriofag untuk Mengatasi Keracunan Makanan Penelitian Dampak Kesehatan Anak-Anak Korban Tragedi 9/11 Dimulai, Fokus pada Racun Debu IHSG Melemah di Level 6.495, 535 Saham Mengalami Penurunan Budi Arie Setiadi Soroti Gaya Kepemimpinan Dedi Mulyadi dalam Diskusi Politik Basarnas Tingkatkan Upaya Pencarian Lima Jurnalis yang Hilang Saat Meliput Erupsi UNDIP Bekerja Sama dengan Universite Paris-Saclay untuk Meningkatkan Peringkat Global Melalui Riset dan Beasiswa Doktor Aktivitas Erupsi Gunung Anak Krakatau: Apakah Akan Segera Berakhir? Pertamina Ambil Alih SPBU Melanggar Aturan untuk Jamin Pasokan BBM Tim Gabungan Lanjutkan Pencarian di Selat Sunda, Temukan Life Jacket Universitas Buka Peluang bagi 8 Tim Unggulan untuk KKI dan KRTI 2026 dengan Inovasi Kapal Otonom Varuna Inovasi Mahasiswa UNEJ: Terapi Koktail Bakteriofag untuk Mengatasi Keracunan Makanan Penelitian Dampak Kesehatan Anak-Anak Korban Tragedi 9/11 Dimulai, Fokus pada Racun Debu IHSG Melemah di Level 6.495, 535 Saham Mengalami Penurunan Budi Arie Setiadi Soroti Gaya Kepemimpinan Dedi Mulyadi dalam Diskusi Politik Basarnas Tingkatkan Upaya Pencarian Lima Jurnalis yang Hilang Saat Meliput Erupsi UNDIP Bekerja Sama dengan Universite Paris-Saclay untuk Meningkatkan Peringkat Global Melalui Riset dan Beasiswa Doktor Aktivitas Erupsi Gunung Anak Krakatau: Apakah Akan Segera Berakhir? Pertamina Ambil Alih SPBU Melanggar Aturan untuk Jamin Pasokan BBM Tim Gabungan Lanjutkan Pencarian di Selat Sunda, Temukan Life Jacket Universitas Buka Peluang bagi 8 Tim Unggulan untuk KKI dan KRTI 2026 dengan Inovasi Kapal Otonom Varuna
Ekonomi

Festival Energi Bersih Pertamina: Mendorong Ekonomi Desa Melalui Teknologi Terbarukan

PT Pertamina (Persero) terus mengembangkan Program Desa Energi Berdikari (DEB) untuk memanfaatkan energi terbarukan dan meningkatkan ekonomi masyarakat, dengan target 332 program hingga akhir tahun 20...

Rimba Amarta 27 August 2026 49 pembaca cnnindonesia.com cnnindonesia.com
Foto: Arsip Pertamina.
Foto: Arsip Pertamina.

PT Pertamina (Persero) berkomitmen untuk memperluas Program Desa Energi Berdikari (DEB) dengan mengintegrasikan penggunaan energi terbarukan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Hingga Agustus 2026, terdapat 269 program DEB yang telah dilaksanakan di berbagai daerah di Indonesia, dengan target peningkatan menjadi 332 program pada akhir tahun ini.

Festival Desa Energi Berdikari Pertamina 2026, yang berlangsung pada 27-28 Agustus 2026 di Grha Pertamina, Jakarta, menjadi salah satu upaya untuk memperkuat program ini. Acara ini mempertemukan berbagai pihak, termasuk pemerintah, perguruan tinggi, inovator, dan penggerak masyarakat, untuk memperluas kolaborasi dan mendorong penerapan teknologi yang sesuai di desa-desa.

Pentingnya Kolaborasi dalam Penerapan Teknologi

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Prof. Brian Yuliarto, memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan DEB. Ia menekankan bahwa program ini merupakan contoh yang baik dalam memanfaatkan teknologi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di tingkat desa. Brian menyatakan, "Kami juga akan dengan senang hati mengkoordinasikan teknologi-teknologi apa saja yang sudah berhasil di kampus-kampus itu dan bisa siap diimplementasikan di desa-desa energi berdikari," saat membuka Festival DEB Pertamina 2026.

Ia juga menambahkan bahwa kolaborasi antara industri, pemerintah, perguruan tinggi, dan masyarakat dapat membuka lebih banyak peluang untuk hilirisasi hasil riset serta pengembangan teknologi yang tepat guna. "Ini program yang positif," ujarnya.

Energi Terbarukan sebagai Penggerak Ekonomi

Wakil Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Oki Muraza, menjelaskan bahwa DEB tidak hanya bertujuan untuk memperkenalkan energi terbarukan kepada masyarakat, tetapi juga untuk meningkatkan kemampuan warga dalam memanfaatkan energi secara produktif. "Konsep dasarnya adalah awareness masyarakat untuk bisa mengetahui potensi energi terbarukan. Lalu masyarakat diajak untuk mengenal energi terbarukan dan selanjutnya masyarakat dilatih untuk bisa menggunakan energi tersebut. Pada akhirnya program ini akan memberikan benefit ekonomi kepada masyarakat," ungkap Oki.

Dari 269 program DEB yang telah berjalan, sebanyak 166 program fokus pada ketahanan pangan, 58 program dikembangkan sebagai wisata energi, dan 45 program lainnya mengusung konsep pesisir modern. Pemanfaatan energi terbarukan dalam program-program tersebut didukung oleh 237 panel surya, 21 instalasi metana dan biogas, delapan mikrohidro, dua biodiesel, serta satu sistem hybrid. Secara keseluruhan, kapasitas energi baru terbarukan yang dimanfaatkan mencapai sekitar 1,35 MWp, menghasilkan biogas dan metana sebanyak 959.302 meter kubik.

Implementasi DEB telah menjangkau 283.961 jiwa, termasuk 62 penyandang disabilitas, dan menciptakan nilai ekonomi sekitar Rp5,65 miliar per tahun. Di sektor pangan, DEB mendukung produksi padi hingga 21.357 ton per tahun serta berkontribusi pada pengurangan emisi karbon kumulatif sekitar 1,09 juta ton CO2e. Oki menambahkan bahwa potensi pengembangan program masih sangat besar, mengingat Indonesia memiliki sekitar 75 ribu desa dengan berbagai potensi energi dan ekonomi lokal.

Keberadaan penggerak lokal menjadi faktor penting untuk memastikan program tetap berjalan dan berkembang setelah intervensi awal. "Kita perlu membantu desa-desa tersebut supaya bisa maju seperti desa-desa di negara maju. Untuk itu dibutuhkan local heroes yang bisa hadir di setiap desa," jelas Oki. Saat ini, DEB telah didukung oleh 223 Local Hero tersertifikasi yang berperan dalam pengoperasian dan menjaga keberlanjutan pemanfaatan energi di masyarakat.

Mendorong Hilirisasi Riset dan Inovasi

Corporate Secretary PT Pertamina (Persero), Arya Dwi Paramita, menyatakan bahwa Festival DEB 2026 menjadi platform untuk mempertemukan kebutuhan masyarakat dengan inovasi yang dikembangkan oleh perguruan tinggi, pemerintah, dan para inovator. Dalam festival ini, Pertamina menandatangani komitmen untuk mengembangkan 53 lokasi DEB melalui kolaborasi teknologi tepat guna, kerja sama dengan kementerian dan universitas, serta kolaborasi dengan inovator Pertamuda.

Festival ini juga diisi dengan penyerahan sertifikat kompetensi Energi Baru Terbarukan kepada para Local Hero serta dukungan alat pelindung diri. Arya menekankan bahwa melalui pengembangan DEB, Pertamina tidak hanya mendorong pemanfaatan energi terbarukan di tingkat desa, tetapi juga membangun ekosistem yang menghubungkan teknologi, kapasitas masyarakat, dan aktivitas ekonomi. Pendekatan ini diharapkan menjadikan energi terbarukan sebagai penggerak produktivitas dan kemandirian ekonomi masyarakat desa.

Arya menambahkan bahwa kolaborasi dengan perguruan tinggi sangat penting untuk menjembatani hasil riset dengan kebutuhan nyata masyarakat. Teknologi yang telah teruji dapat dikembangkan menjadi solusi yang tepat guna dan dapat direplikasi sesuai dengan karakteristik serta potensi setiap desa. Pengembangan DEB merupakan bagian dari upaya Pertamina untuk memperluas manfaat energi terbarukan dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang berbasis pada potensi lokal.

Festival DEB Pertamina 2026 juga dihadiri oleh Komisaris PT Pertamina (Persero) Nanik S. Deyang, Direktur Keuangan Pertamina Mega Satria, Direktur Transformasi dan Keberlanjutan Bisnis Pertamina Agung Wicaksono, serta jajaran Pertamina Group dan mitra program. Program Desa Energi Berdikari merupakan bagian dari pelaksanaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pertamina, mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), penerapan prinsip Environmental, Social and Governance (ESG), serta aspirasi Net Zero Emission 2060 melalui pemberdayaan masyarakat dan pengembangan energi terbarukan di tingkat desa.

Artikel Terkait