Update
Prabowo Tekankan Pentingnya Armada Kapal Nasional untuk Pengiriman Barang Jokowi Siap Kunjungi Kupang, PSI: Masyarakat Menantikan Kehadirannya Dukungan Bank Mandiri untuk Ekosistem Mangrove di Hari Mangrove Sedunia Informasi Lengkap dan Jadwal Pendaftaran KIP Kuliah 2026 untuk Jalur Mandiri PTN dan PTS BGN Larang Penggunaan Barang Subsidi dalam Program Makan Bergizi Gratis Kaesang Pangarep Diprediksi Menjadi Ancaman Politik bagi PDIP Pakar Hukum Menilai Kasasi Jaksa atas Putusan Bebas Tidak Sesuai dengan KUHAP Gubernur Baru BI Minta Pelaku Pasar Tetap Tenang Setelah Perry Warjiyo Mundur Kementerian Kehutanan Tindak Tegas Pertambangan Emas Ilegal di Bolaang Mongondow Akademisi Menyatakan Penanganan Kasus Korupsi Mantan Jampidsus Harus Profesional Prabowo Tekankan Pentingnya Armada Kapal Nasional untuk Pengiriman Barang Jokowi Siap Kunjungi Kupang, PSI: Masyarakat Menantikan Kehadirannya Dukungan Bank Mandiri untuk Ekosistem Mangrove di Hari Mangrove Sedunia Informasi Lengkap dan Jadwal Pendaftaran KIP Kuliah 2026 untuk Jalur Mandiri PTN dan PTS BGN Larang Penggunaan Barang Subsidi dalam Program Makan Bergizi Gratis Kaesang Pangarep Diprediksi Menjadi Ancaman Politik bagi PDIP Pakar Hukum Menilai Kasasi Jaksa atas Putusan Bebas Tidak Sesuai dengan KUHAP Gubernur Baru BI Minta Pelaku Pasar Tetap Tenang Setelah Perry Warjiyo Mundur Kementerian Kehutanan Tindak Tegas Pertambangan Emas Ilegal di Bolaang Mongondow Akademisi Menyatakan Penanganan Kasus Korupsi Mantan Jampidsus Harus Profesional
News

Gubernur Pramono Tegaskan Penindakan Terhadap Jual Beli Kartu Transportasi Gratis

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung marah atas praktik jual beli kartu transportasi umum gratis yang beredar di media sosial dan mengancam akan mengambil tindakan tegas.

Gyan Kusuma 20 May 2026 36 pembaca liputan6.com liputan6.com
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (13/5/2026). (Liputan6.com/Winda Nelfira)
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (13/5/2026). (Liputan6.com/Winda Nelfira)

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menunjukkan ketidakpuasan terhadap oknum yang menjual kartu layanan transportasi umum gratis di media sosial. Dia menegaskan akan mengambil langkah tegas jika ada indikasi keterlibatan pihak internal dalam praktik tersebut.

Pernyataan ini disampaikan Pramono saat berada di Balai Kota DKI Jakarta pada Rabu, 20 Mei 2026. "Saya kebetulan mengikuti dan saya meminta untuk siapa pun yang melakukan itu, termasuk kalau kemudian ada indikasi keterlibatan orang dalam, maka saya minta untuk diambil tindakan yang tegas," ujarnya.

Transparansi dalam Layanan Transportasi

Pramono menjelaskan bahwa sistem layanan transportasi di Jakarta saat ini dijalankan dengan prinsip keterbukaan dan transparansi, termasuk dalam pemberian kartu layanan gratis kepada kelompok masyarakat tertentu. "Karena sekarang ini bagian dari transparansi untuk pengaturan sistem transportasi di Jakarta, termasuk kartu yang dimiliki itu dilakukan secara transparan dan terbuka," tambahnya.

Dia menekankan bahwa praktik jual beli kartu fasilitas transportasi gratis tidak dapat dibiarkan karena dapat merusak prinsip transparansi dalam pelayanan publik yang sedang dibangun oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Temuan di Media Sosial

Sebelumnya, media sosial dihebohkan dengan temuan mengenai jual beli Kartu Layanan Gratis (KLG) yang disediakan oleh Pemprov DKI Jakarta untuk 15 golongan masyarakat. Kasus ini berawal dari unggahan pengguna di platform Threads dengan akun @lalaputriis, yang menawarkan kartu Jakcard dengan fasilitas gratis untuk naik Transjakarta, MRT Jakarta, dan LRT Jakarta selama satu tahun penuh.

Akun tersebut menyatakan, "Peminatnya banyak bgt tp aku cuma punya 5 kartu. Dan itu masih otw semua karna harus di regist. Aku ganti ya sistemnya yg duluan tf yg dapet." Beberapa waktu setelahnya, akun tersebut mengumumkan bahwa semua kartu yang ditawarkan telah terjual habis.

Artikel Terkait