Update
News

Ibu dan Anak Nekat Lompat dari Rooftop Demi Selamatkan Diri dari Kebakaran di Jaktim

Nasywa Fattari 09 October 2026 57 pembaca
Seorang ibu dan anak melompat dari rooftop untuk menyelamatkan diri dari kebakaran rumah makan di Jaktim, Jumat (9/10/2026). (Foto: Istimewa)
Seorang ibu dan anak melompat dari rooftop untuk menyelamatkan diri dari kebakaran rumah makan di Jaktim, Jumat (9/10/2026). (Foto: Istimewa)

Viral Aksi Penyelamatan Dramatis

Peristiwa kebakaran hebat melanda sebuah rumah makan di Jalan Pegambiran RT 13/RW 08, Rawamangun, Pulo Gadung, Jakarta Timur, pada Jumat (9/10/2026) pagi. Insiden ini diwarnai aksi dramatis seorang ibu dan anak yang nekat melompat dari atap bangunan (rooftop) demi menyelamatkan diri dari kepungan kobaran api.

Momen penyelamatan tersebut terekam dalam video amatir yang kemudian viral di media sosial setelah diunggah oleh akun Instagram @priok.id. Dalam rekaman itu, kobaran api tampak membesar dengan cepat di area tempat sang ibu dan anaknya berada. Keduanya terpaksa melompat secara bergantian dari rooftop ke atap rumah warga di sebelahnya sebelum akhirnya dievakuasi dengan aman oleh warga sekitar.


Dipicu Gas Elpiji

Berdasarkan keterangan Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur, kebakaran diduga kuat dipicu oleh kebocoran tabung gas elpiji di area dapur lantai tiga.

Insiden bermula ketika salah seorang karyawan sedang memasak dan berniat mengganti tabung gas. Tiba-tiba terjadi penyalaan api yang memicu kobaran besar. Meski pihak karyawan sempat berusaha memadamkan api menggunakan alat pemadam api ringan (APAR), api justru membesar dengan cepat dan melukai salah satu pekerja setempat.

"Kebakaran diduga dipicu oleh kebocoran tabung gas. Peristiwa bermula ketika salah seorang pekerja sedang memasak dan hendak mengganti tabung gas elpiji," tulis Sudin Gulkarmat Jakarta Timur melalui akun Instagram resminya, Jumat (9/10/2026).

"Tiba-tiba terjadi penyalaan api di area dapur lantai tiga, karyawan setempat sempat berupaya memadamkan kobaran menggunakan alat pemadam api ringan (APAR), namun api membesar dengan cepat dan melukai pekerja," lanjutnya.


Pengerahan 11 Unit Armada dan 40 Personel Damkar

Laporan kebakaran pertama kali diterima oleh petugas dari warga sekitar pukul 07.35 WIB. Untuk menjinakkan api, Sudin Gulkarmat Jakarta Timur langsung mengerahkan 11 unit mobil pemadam kebakaran beserta armada pendukung dengan kekuatan 40 personel ke tempat kejadian perkara (TKP).

Operasi pemadaman berhasil dituntaskan secara penuh pada pukul 08.11 WIB. Atas musibah ini, pihak Gulkarmat mengimbau masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan saat menangani instalasi gas dan segera melaporkan kondisi darurat melalui pos pemadam terdekat atau kanal Jakarta Siaga 112.

Artikel Terkait