Update
Virus ALTNV: Penemuan Baru yang Mengguncang Dunia Ilmu Pengetahuan Penurunan Drastis Saham Bayan Setelah Isu Akuisisi Haji Isam Ketegangan Seputar Ijazah Jokowi dan Gibran, Bambang Tri Mulyono: Ada Ancaman bagi Gibran di Pilpres 2029 Dukungan Gus Lilur untuk Reformasi PBNU oleh Gus Kikin Inovasi Mahasiswa UNEJ: Terapi Koktail Bakteriofag untuk Mengatasi Keracunan Makanan Penelitian Dampak Kesehatan Anak-Anak Korban Tragedi 9/11 Dimulai, Fokus pada Racun Debu IHSG Melemah di Level 6.495, 535 Saham Mengalami Penurunan Budi Arie Setiadi Soroti Gaya Kepemimpinan Dedi Mulyadi dalam Diskusi Politik Basarnas Tingkatkan Upaya Pencarian Lima Jurnalis yang Hilang Saat Meliput Erupsi UNDIP Bekerja Sama dengan Universite Paris-Saclay untuk Meningkatkan Peringkat Global Melalui Riset dan Beasiswa Doktor Virus ALTNV: Penemuan Baru yang Mengguncang Dunia Ilmu Pengetahuan Penurunan Drastis Saham Bayan Setelah Isu Akuisisi Haji Isam Ketegangan Seputar Ijazah Jokowi dan Gibran, Bambang Tri Mulyono: Ada Ancaman bagi Gibran di Pilpres 2029 Dukungan Gus Lilur untuk Reformasi PBNU oleh Gus Kikin Inovasi Mahasiswa UNEJ: Terapi Koktail Bakteriofag untuk Mengatasi Keracunan Makanan Penelitian Dampak Kesehatan Anak-Anak Korban Tragedi 9/11 Dimulai, Fokus pada Racun Debu IHSG Melemah di Level 6.495, 535 Saham Mengalami Penurunan Budi Arie Setiadi Soroti Gaya Kepemimpinan Dedi Mulyadi dalam Diskusi Politik Basarnas Tingkatkan Upaya Pencarian Lima Jurnalis yang Hilang Saat Meliput Erupsi UNDIP Bekerja Sama dengan Universite Paris-Saclay untuk Meningkatkan Peringkat Global Melalui Riset dan Beasiswa Doktor
News

Inovasi Duta Kebersihan di Kepulauan Seribu untuk Edukasi Lingkungan

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Seribu meluncurkan dua ikon lingkungan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pengelolaan sampah dan kebersihan.

Gyan Kusuma 12 June 2026 44 pembaca liputan6.com liputan6.com
Pemkab Kepulauan Seribu menghadirkan dua ikon lingkungan sebagai inovasi baru dalam mengedukasi masyarakat terkait pengelolaan sampah. (Antara)
Pemkab Kepulauan Seribu menghadirkan dua ikon lingkungan sebagai inovasi baru dalam mengedukasi masyarakat terkait pengelolaan sampah. (Antara)

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Seribu memperkenalkan dua ikon lingkungan sebagai langkah inovatif dalam mendidik masyarakat mengenai pengelolaan sampah dan kebersihan lingkungan. Melalui inisiatif 'Pulauku Nol Sampah', dua karakter bernama Bang Libra dan Mpo Lisa diciptakan untuk menjadi media kampanye yang lebih dekat dan mudah dipahami oleh warga serta wisatawan.

Strategi Edukasi Kreatif

Kepala Suku Dinas Lingkungan Hidup Kepulauan Seribu, Achmad Hariadi, menjelaskan bahwa kehadiran kedua ikon tersebut merupakan bagian dari strategi edukasi yang lebih kreatif untuk mendukung gerakan 'Pulauku Nol Sampah'. Menurutnya, gagasan ini muncul dari musyawarah dengan warga Kelurahan Pulau Panggang yang menginginkan adanya figur yang dapat mengingatkan pentingnya memilah sampah dan menjaga kebersihan lingkungan.

"Pada saat musyawarah di Kelurahan Pulau Panggang, warga sepakat jika perlu ada ikon yang mengingatkan masyarakat untuk memilah sampah dan menjaga kebersihan pulau. Karena itu kami menggagas Bang Libra dan Mpo Lisa sebagai duta kebersihan lingkungan," ucap Achmad.

Pesan Edukatif untuk Masyarakat

Achmad juga menjelaskan bahwa Bang Libra dan Mpo Lisa akan menjadi simbol khas Kepulauan Seribu yang menyampaikan berbagai pesan edukatif terkait pengelolaan sampah. Keduanya akan dilengkapi dengan atribut kampanye yang berisi ajakan untuk menjaga kebersihan lingkungan dan membiasakan pemilahan sampah sejak dari rumah.

"Kehadiran mereka diharapkan dapat mengingatkan warga maupun wisatawan untuk bersama-sama menjaga kebersihan," papar Achmad. Selain itu, kedua ikon tersebut juga akan dilibatkan dalam kegiatan penyambutan wisatawan yang datang ke Kepulauan Seribu. Dengan pendekatan yang lebih komunikatif dan ramah, diharapkan pesan-pesan lingkungan dapat tersampaikan secara efektif kepada para pengunjung.

Bupati Kepulauan Seribu, Muhammad Fadjar Churniawan, menyambut positif inisiatif ini. Ia menilai bahwa pendekatan edukasi melalui ikon lingkungan dapat menjadi cara yang menarik untuk menumbuhkan budaya sadar lingkungan di masyarakat. "Mpo Lisa dan Bang Libra ini nantinya bertugas menyapa masyarakat dan wisatawan sekaligus mengajak mereka untuk memilah sampah. Ini menjadi salah satu cara edukasi yang menarik agar pesan menjaga kebersihan lingkungan dapat diterima dengan baik," kata Fadjar.

Dengan inovasi ini, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Seribu berharap kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah semakin meningkat, sehingga tercipta lingkungan pulau yang bersih, nyaman, dan bebas dari sampah.

Artikel Terkait