Update
Inovasi Mahasiswa UNEJ: Terapi Koktail Bakteriofag untuk Mengatasi Keracunan Makanan Penelitian Dampak Kesehatan Anak-Anak Korban Tragedi 9/11 Dimulai, Fokus pada Racun Debu IHSG Melemah di Level 6.495, 535 Saham Mengalami Penurunan Budi Arie Setiadi Soroti Gaya Kepemimpinan Dedi Mulyadi dalam Diskusi Politik Basarnas Tingkatkan Upaya Pencarian Lima Jurnalis yang Hilang Saat Meliput Erupsi UNDIP Bekerja Sama dengan Universite Paris-Saclay untuk Meningkatkan Peringkat Global Melalui Riset dan Beasiswa Doktor Aktivitas Erupsi Gunung Anak Krakatau: Apakah Akan Segera Berakhir? Pertamina Ambil Alih SPBU Melanggar Aturan untuk Jamin Pasokan BBM Tim Gabungan Lanjutkan Pencarian di Selat Sunda, Temukan Life Jacket Universitas Buka Peluang bagi 8 Tim Unggulan untuk KKI dan KRTI 2026 dengan Inovasi Kapal Otonom Varuna Inovasi Mahasiswa UNEJ: Terapi Koktail Bakteriofag untuk Mengatasi Keracunan Makanan Penelitian Dampak Kesehatan Anak-Anak Korban Tragedi 9/11 Dimulai, Fokus pada Racun Debu IHSG Melemah di Level 6.495, 535 Saham Mengalami Penurunan Budi Arie Setiadi Soroti Gaya Kepemimpinan Dedi Mulyadi dalam Diskusi Politik Basarnas Tingkatkan Upaya Pencarian Lima Jurnalis yang Hilang Saat Meliput Erupsi UNDIP Bekerja Sama dengan Universite Paris-Saclay untuk Meningkatkan Peringkat Global Melalui Riset dan Beasiswa Doktor Aktivitas Erupsi Gunung Anak Krakatau: Apakah Akan Segera Berakhir? Pertamina Ambil Alih SPBU Melanggar Aturan untuk Jamin Pasokan BBM Tim Gabungan Lanjutkan Pencarian di Selat Sunda, Temukan Life Jacket Universitas Buka Peluang bagi 8 Tim Unggulan untuk KKI dan KRTI 2026 dengan Inovasi Kapal Otonom Varuna
Ekonomi

Insentif Kendaraan Listrik Segera Diumumkan dalam Waktu Dekat

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengindikasikan bahwa pemerintah akan meluncurkan insentif baru untuk kendaraan listrik dalam dua hingga tiga pekan mendatang sebagai upaya mengurangi ketergantun...

Kalula Putri 04 August 2026 59 pembaca cnnindonesia.com cnnindonesia.com
Menkeu Purbaya mengumumkan insentif baru untuk 500 ribu kendaraan listrik untuk menekan ketergantungan impor minyak Indonesia. (FOTO:CNN Indonesia/Endrapta Ibrahim).
Menkeu Purbaya mengumumkan insentif baru untuk 500 ribu kendaraan listrik untuk menekan ketergantungan impor minyak Indonesia. (FOTO:CNN Indonesia/Endrapta Ibrahim).

Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa pemerintah akan segera merilis insentif untuk kendaraan listrik (electric vehicle/EV). Langkah ini merupakan bagian dari upaya untuk mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor minyak yang selama ini menjadi masalah.

Purbaya menyatakan, "Pemerintahan Presiden Prabowo ingin mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor minyak secara sangat signifikan. Karena itu, kami mendorong penggunaan kendaraan listrik. Kami akan terus melanjutkan upaya tersebut," saat menghadiri acara GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) di ICE BSD City, Tangerang, pada Selasa (4/8).

Pengumuman Kebijakan dalam Waktu Dekat

Menurut Purbaya, Presiden Prabowo Subianto diperkirakan akan mengumumkan kebijakan tersebut dalam waktu dua hingga tiga pekan ke depan. Insentif yang direncanakan ini akan mencakup 500 ribu unit sepeda motor listrik dan 500 ribu unit mobil listrik. "Saya rasa dalam dua atau tiga pekan ke depan Presiden akan meluncurkan stimulus baru untuk kendaraan listrik, termasuk untuk 500 ribu sepeda motor listrik dan juga mobil listrik," jelasnya.

Rincian Insentif yang Disiapkan

Purbaya juga menjelaskan bahwa pemerintah sedang mempersiapkan berbagai bentuk insentif, salah satunya adalah pajak pertambahan nilai ditanggung pemerintah (PPN DTP). Ketika ditanya lebih lanjut mengenai rincian insentif ini, Purbaya menyatakan bahwa skema yang akan diterapkan masih dalam tahap pembahasan. "Itu masih dihitung, masih didiskusikan, tapi dalam waktu dekat akan dikeluarkan. 500 ribu motor, mobil juga. Nanti Pak Presiden yang mengumumkan," tuturnya.

Ia juga mengisyaratkan adanya kemungkinan perbedaan perlakuan antara kendaraan yang menggunakan baterai berbasis nikel dan baterai berbasis lithium. "Baterai nickel-based sama baterai lithium-based juga berbeda sedikit," kata Purbaya.

Jumlah insentif untuk 500 ribu motor listrik dan 500 ribu mobil listrik ini meningkat dari rencana sebelumnya yang hanya mencakup 200 ribu kendaraan listrik, terdiri dari 100 ribu unit mobil dan 100 ribu unit sepeda motor. Pemerintah juga membuka kemungkinan untuk menambah kuota jika permintaan masyarakat melebihi target yang telah ditentukan.

Sehubungan dengan skema bantuan, pemerintah sebelumnya merancang diskon PPN DTP untuk mobil listrik antara 40 persen hingga 100 persen, yang akan ditentukan berdasarkan kandungan nikel dalam baterai kendaraan listrik yang dijual di Indonesia. Sementara itu, untuk sepeda motor listrik, pemerintah menyiapkan subsidi sebesar Rp5 juta untuk pembelian satu unit motor listrik baru.

Artikel Terkait