Beragam instrumen investasi kini semakin mudah diakses oleh masyarakat, memungkinkan mereka untuk memilih sesuai dengan tujuan finansial, jangka waktu, profil risiko, dan kemampuan dana yang dimiliki. Salah satu pilihan yang menarik adalah Surat Berharga Negara (SBN) Ritel, khususnya bagi mereka yang ingin berinvestasi sesuai dengan prinsip syariah, pemerintah kembali menawarkan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) melalui Sukuk Ritel (SR) seri SR025.
Masa penawaran untuk SR025 berlangsung dari 21 Agustus hingga 16 September 2026. Instrumen ini menjadi alternatif bagi masyarakat yang ingin mengalokasikan dana ke investasi berbasis syariah.
Program Cashback Menarik dari bank bjb
Dalam rangka memberikan nilai tambah kepada nasabah, bank bjb meluncurkan program cashback hingga Rp10,5 juta bagi nasabah yang melakukan pemesanan SR025 melalui bank tersebut. Program ini akan berlangsung dari 21 Agustus hingga 4 September 2026, dengan ketentuan yang berlaku. Langkah ini merupakan bagian dari upaya bank bjb untuk menghargai nasabah dan mendorong lebih banyak orang untuk mengenal serta memanfaatkan instrumen investasi yang ada.
Pilihan Tenor dan Imbal Hasil yang Fleksibel
SR025 menawarkan dua pilihan tenor yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan investor. Tenor pertama adalah SR025-T3 dengan jangka waktu tiga tahun dan tingkat imbal hasil sebesar 6,80 persen per tahun. Sementara itu, tenor kedua adalah SR025-T5 dengan jangka waktu lima tahun dan tingkat imbal hasil sebesar 6,90 persen per tahun. Pilihan tenor ini memberikan fleksibilitas bagi investor untuk menyesuaikan investasi dengan kebutuhan dan rencana keuangan mereka.
Instrumen SR025 juga memiliki karakteristik imbal hasil tetap, yang berarti besaran imbal hasil yang diterima investor akan mengikuti ketentuan penerbitan hingga jatuh tempo. Karakteristik ini memungkinkan investor untuk memiliki gambaran yang lebih jelas mengenai potensi penerimaan imbal hasil selama periode investasi.
Selain itu, SR025 dapat diakses dengan nominal investasi yang relatif terjangkau, dimulai dari Rp1 juta dan berlaku kelipatannya. Dengan nilai awal ini, masyarakat dapat mulai mengenal investasi SBN Ritel tanpa harus mengeluarkan dana dalam jumlah besar sekaligus.
Pemerintah menetapkan batas maksimum pemesanan untuk SR025-T3 sebesar Rp5 miliar per nasabah, sedangkan untuk SR025-T5 mencapai Rp10 miliar per nasabah. Ketentuan ini memberikan ruang bagi investor dengan berbagai kebutuhan dan kapasitas investasi. Dengan beragam pilihan nominal dan tenor, masyarakat dapat merencanakan strategi investasi sesuai dengan kondisi keuangan mereka.
Tanggal settlement untuk SR025 dijadwalkan pada 23 September 2026, dengan pembayaran imbal hasil pertama direncanakan pada 10 Oktober 2026 dalam bentuk short coupon. SR025-T3 akan jatuh tempo pada 10 September 2029, sedangkan SR025-T5 akan jatuh tempo pada 10 September 2031.
Melalui penawaran SR025, bank bjb berharap semakin banyak masyarakat yang menyadari pentingnya diversifikasi dan perencanaan investasi. Informasi dan pemesanan SR025 dapat dilakukan melalui portal resmi bank bjb di infobjb.id/sbn, sedangkan informasi lebih lanjut mengenai produk obligasi ritel dapat diakses di infobjb.id/obligasiRitel.
Penawaran SR025 dari bank bjb menjadi salah satu pilihan bagi nasabah yang ingin memperoleh instrumen dengan tingkat imbal hasil tetap untuk kebutuhan investasi jangka menengah hingga panjang di tengah dinamika perekonomian. Untuk informasi lebih lanjut mengenai bank bjb, dapat diakses melalui website resmi mereka di www.bankbjb.co.id, kanal media sosial resmi, serta layanan bjb Call 14049. bank bjb berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), serta merupakan peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).
Segera manfaatkan masa penawaran SR025 melalui bank bjb sesuai dengan kebutuhan dan profil investasi Anda.