Update
News

Jazuli Juwaini: Kegiatan Bakti Sosial Kesehatan PB MA-IDI Banten Ciptakan Generasi Sehat dan Kuat

Ketua Umum Pengurus Besar Mathla’ul Anwar, Dr. K.H. Jazuli Juwaini, menekankan pentingnya pelayanan kesehatan dalam menciptakan generasi yang sehat dan hebat, saat acara bakti sosial di Pandeglang, Ba...

Kalula Putri 12 October 2026 56 pembaca jpnn.com jpnn.com
Jazuli Juwaini: Baksos Kesehatan PB MA-IDI Banten Hadirkan Generasi Sehat, Kuat & Hebat
Jazuli Juwaini: Baksos Kesehatan PB MA-IDI Banten Hadirkan Generasi Sehat, Kuat & Hebat

PADA HARI Minggu, 11 Oktober, Ketua Umum Pengurus Besar Mathla’ul Anwar, Dr. K.H. Jazuli Juwaini, M.A., M.M., mengungkapkan bahwa organisasi ini terus berupaya memperluas pelayanan kepada umat dan masyarakat. Upaya tersebut tidak hanya dilakukan melalui pendidikan dan dakwah, tetapi juga melalui kegiatan kesehatan dan sosial.

Pentingnya Kolaborasi dalam Kesehatan

Menurut Jazuli, kegiatan ini merupakan bagian dari usaha untuk menciptakan generasi yang sehat, kuat, dan hebat. Dalam sambutannya di acara Bakti Sosial Kesehatan yang berlangsung di Perguruan Mathla’ul Anwar Pusat, Menes, Kabupaten Pandeglang, ia memberikan apresiasi kepada organisasi profesi kesehatan yang memilih lokasi tersebut untuk kegiatan mereka. Ia menilai bahwa bakti sosial ini merupakan contoh nyata kolaborasi antara organisasi profesi dan lembaga pendidikan keagamaan, yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

Jazuli juga mengapresiasi pemindahan fasilitas laboratorium yang bertujuan untuk mendukung pemeriksaan kesehatan di lingkungan perguruan. Ia menyatakan bahwa dukungan ini merupakan langkah signifikan dalam memperkuat akses pelayanan kesehatan serta meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pemeriksaan dan deteksi dini penyakit.

Visi untuk Membangun Generasi Sehat

“Mathla’ul Anwar tidak boleh hanya berkhidmat dalam bidang pendidikan dan dakwah. Harus hadir memberikan kontribusi nyata dalam bidang kesehatan dan sosial kemasyarakatan," ungkap Jazuli. Ia menambahkan, "Kami ingin melahirkan generasi yang sehat, generasi yang kuat, dan generasi yang hebat.”

Lebih lanjut, Jazuli menjelaskan bahwa PB MA memiliki cita-cita untuk membangun rumah sakit sebagai bagian dari upaya memperluas pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Selain itu, pengembangan klinik Mathla’ul Anwar di Pandeglang juga menjadi salah satu langkah untuk mendekatkan layanan kesehatan kepada warga.

Ia menekankan pentingnya memperkuat kolaborasi dengan organisasi profesi kesehatan melalui pendidikan, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan sumber daya manusia. Jazuli berharap sinergi ini tidak hanya berhenti pada kegiatan bakti sosial, tetapi juga berkembang menjadi program berkelanjutan yang dapat menjangkau masyarakat lebih luas.

Jazuli juga menyoroti perlunya pembangunan sumber daya manusia yang didukung oleh pendidikan vokasi dan pengembangan keterampilan generasi muda. Oleh karena itu, Mathla’ul Anwar berkomitmen untuk mendorong penguatan pendidikan keterampilan melalui kerjasama dengan Kementerian Ketenagakerjaan, agar generasi muda memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.

Dalam acara ini, masyarakat mendapatkan akses terhadap berbagai layanan kesehatan sesuai dengan ketersediaan tenaga medis dan fasilitas, seperti konsultasi kesehatan umum, pemeriksaan penyakit dalam, konsultasi jantung, pemeriksaan mata dan anak, serta layanan lainnya. Selain itu, terdapat juga pemeriksaan penunjang seperti tekanan darah, gula darah, kolesterol, konsultasi gizi, dan edukasi kesehatan mengenai pencegahan penyakit dan pentingnya deteksi dini.

Sebagai bagian dari penguatan kolaborasi kelembagaan, kegiatan ini juga ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) antara Mathla’ul Anwar dan IDI. Kerjasama ini mencakup pendidikan dan literasi kesehatan, pengabdian kepada masyarakat melalui pelayanan kesehatan, pengembangan SDM di bidang kesehatan, serta kolaborasi tenaga kesehatan dengan lembaga pendidikan Mathla’ul Anwar.

Artikel Terkait