Update
Hari Kelima Pencarian Jurnalis di Pulau Sertung Masih Tanpa Hasil Harga BBM Non-Subsidi Pertamina Tetap Sesuai Kebijakan Pemerintah Prediksi Dokter Tifa: AHY Akan Menjadi Presiden RI 2029-2034 --- Presiden Jokowi Hadiri Khitanan Anak di Yayasan Padepokan Anti-Galau --- Pesan Budaya dari Dekan FIB UNDIP Melalui Monolog “Eling lan Waspada” di Konferensi Nasional Anti Penipuan 2026 Putra Pertama Pendiri VinFast Resmi Menjadi CEO Global Anas Urbaningrum Soroti Persiapan Pilpres 2029 dan Pentingnya Perbaikan Aturan Pemilu Kemendagri Percepat Penegasan Batas Desa di Tiga Kabupaten Sulawesi Tenggara Manfaat Tersembunyi dari Abu Vulkanik untuk Tanah dan Ekosistem Laut --- Penemuan Jaket Pelampung di Anyer, Pemilik Kapal Jurnalis Berikan Klarifikasi --- Hari Kelima Pencarian Jurnalis di Pulau Sertung Masih Tanpa Hasil Harga BBM Non-Subsidi Pertamina Tetap Sesuai Kebijakan Pemerintah Prediksi Dokter Tifa: AHY Akan Menjadi Presiden RI 2029-2034 --- Presiden Jokowi Hadiri Khitanan Anak di Yayasan Padepokan Anti-Galau --- Pesan Budaya dari Dekan FIB UNDIP Melalui Monolog “Eling lan Waspada” di Konferensi Nasional Anti Penipuan 2026 Putra Pertama Pendiri VinFast Resmi Menjadi CEO Global Anas Urbaningrum Soroti Persiapan Pilpres 2029 dan Pentingnya Perbaikan Aturan Pemilu Kemendagri Percepat Penegasan Batas Desa di Tiga Kabupaten Sulawesi Tenggara Manfaat Tersembunyi dari Abu Vulkanik untuk Tanah dan Ekosistem Laut --- Penemuan Jaket Pelampung di Anyer, Pemilik Kapal Jurnalis Berikan Klarifikasi ---
News

JK Menegaskan Ceramah di UGM Tidak Menyentuh Isu Penistaan Agama

JK menjelaskan bahwa pernyataannya mengenai konflik di Poso dan Ambon tidak menyinggung agama tertentu dan hanya dibahas secara singkat.

Gyan Kusuma 18 April 2026 31 pembaca liputan6.com liputan6.com
JK Menegaskan Ceramah di UGM Tidak Menyentuh Isu Penistaan Agama
liputan6.com

Wakil Presiden Republik Indonesia, Jusuf Kalla (JK), menanggapi isu yang muncul terkait ceramahnya di Universitas Gadjah Mada (UGM) yang dituduh sebagai penistaan agama. Dalam penjelasannya, JK menegaskan bahwa pernyataannya tidak bermaksud menyinggung agama Islam maupun Kristen.

JK menyatakan bahwa dalam ceramah tersebut, ia hanya membahas konflik yang terjadi di Poso dan Ambon selama satu hingga dua menit. Ia menekankan bahwa fokus pembicaraannya adalah pada konflik yang terjadi, bukan pada dogma atau ajaran agama tertentu. Hal ini disampaikannya untuk meluruskan pemahaman yang mungkin salah terkait isi ceramahnya.

Dengan penjelasan tersebut, JK berharap agar masyarakat tidak salah paham mengenai maksud dan tujuan dari pernyataannya. Ia menegaskan pentingnya dialog dan pemahaman yang baik dalam membahas isu-isu sensitif seperti konflik antaragama.

Kedepannya, JK berjanji akan lebih berhati-hati dalam menyampaikan materi yang berhubungan dengan isu-isu keagamaan untuk menghindari kesalahpahaman di masyarakat.

Tags: Belum ada tag.

Artikel Terkait