Keanggotaan resmi Joko Widodo, Presiden ke-7 Republik Indonesia, di Partai Solidaritas Indonesia (PSI) disambut dengan antusias oleh para kader. Dedy Nur Palakka, salah satu kader PSI, menyatakan bahwa kehadiran Jokowi menjadi momen yang sangat penting bagi partai.
Dedy mengungkapkan bahwa Jokowi telah resmi menjadi bagian dari keluarga besar PSI setelah memperlihatkan Kartu Tanda Anggota (KTA) secara terbuka. "Jadi begini, Presiden Republik Indonesia ke 7 bapak Jokowi sudah resmi menjadi bagian dari keluarga PSI," ujarnya.
Jokowi dan PSI: Hubungan yang Tak Terpisahkan
Menurut Dedy, dengan bergabungnya Jokowi, hubungan antara mantan presiden tersebut dan PSI kini semakin erat. Ia menekankan bahwa ini merupakan sebuah realitas baru dalam perjalanan politik partai. "Ini artinya, PSI adalah Jokowi dan Jokowi adalah PSI sudah menjadi realitas obyektif yang tidak bisa dipisahkan lagi," tegasnya.
Dedy juga menambahkan bahwa para kader PSI di seluruh Indonesia akan semakin termotivasi untuk menjalankan aktivitas politik dengan menerapkan metode yang ia sebut sebagai politik Jokowisme. "Kader-kader PSI di seluruh wilayah Indonesia bisa semakin bersemangat berfokus menerjemahkan metode politik Jokowisme lewat blusukan," imbuhnya.
Tantangan dan Optimisme di Dunia Politik
Ia mengingatkan bahwa berbagai tantangan politik akan dihadapi bersama dengan semangat dan optimisme. "Apapun yang menjadi rintangan dalam politik akan kita hadapi bersama dengan semangat dan optimisme tinggi ala Jokowi," tandasnya. Dedy juga menegaskan bahwa PSI akan tetap menempuh jalur konstitusional dalam perjuangan politiknya. "PSI siap-siap masuk Parlemen dan berjuang lewat jalur konstitusional," kuncinya.
Sebelumnya, dalam pertemuan dengan kader PSI di Kota Bandung, Jokowi menyampaikan bahwa partai yang berlambang gajah itu mulai membuat pihak lain merasa ketakutan. Pernyataan tersebut disampaikan saat Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) DPD PSI Kota Bandung. "Karena meskipun PSI ini partai baru, tetapi sekarang ini sudah banyak yang ketakutan," kata Jokowi.
Jokowi juga mengingatkan para kader untuk tidak merasa rendah diri meskipun PSI merupakan partai yang relatif baru. Ia menekankan pentingnya percaya diri untuk tumbuh menjadi partai besar. "Wong sama partai baru saja kok takut. Ini partai baru, tapi juga hati-hati, meskipun partai baru, hati-hati, ini akan menjadi partai besar," ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Jokowi juga menunjukkan Kartu Tanda Anggota (KTA) miliknya. "Nama: Joko Widodo. Nomor Keanggotaan: S337220257777777. Saya enggak tahu kenapa nomor tujuhnya kok banyak sekali," ungkap Jokowi. Ia menegaskan bahwa dirinya sudah menjadi bagian dari keluarga PSI dan meminta agar tidak ada lagi spekulasi mengenai keanggotaannya. "Jadi sudah jelas semuanya, ya? Jangan sampai ada yang meragukan bahwa saya ini sudah menjadi keluarga besar PSI," tegasnya.