Update
News

Kebakaran Hebat di Permukiman Padat Senen Jakpus Hanguskan 83 Rumah

Nasywa Fattari 09 October 2026 53 pembaca
Kebakaran permukiman padat penduduk di Senen, Jakpus, pada Kamis (8/10/2026) malam. (Foto: X/@polresjakpus)
Kebakaran permukiman padat penduduk di Senen, Jakpus, pada Kamis (8/10/2026) malam. (Foto: X/@polresjakpus)

Dampak Kebakaran dan Rentang Waktu Pemadaman

Kebakaran hebat melanda kawasan permukiman padat penduduk di Jalan Kramat Pulo Dalam Gang 2, Senen, Jakarta Pusat, pada Kamis (8/10/2026) malam. Musibah tersebut mengakibatkan sedikitnya 83 unit rumah warga hangus terbakar dan membawa dampak langsung terhadap 388 jiwa.

Command Centre Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta mengonfirmasi bahwa informasi kebakaran pertama kali diterima petugas pada pukul 18.45 WIB. Petugas di lapangan baru berhasil melokalisasi amukan api pada pukul 21.05 WIB sebelum akhirnya kobaran dinyatakan padam sepenuhnya pada Jumat (9/10/2026) dini hari sekitar pukul 00.30 WIB.

“Jumlah terdampak 388 jiwa dan 83 rumah terbakar,” kata Command Centre Gulkarmat DKI Jakarta, Jumat (9/10/2026).


Pengerahan 156 Personel dan Kendala Akses Padat Penduduk

Guna mengendalikan api yang berkobar di tengah pemukiman warga, Gulkarmat DKI Jakarta menerjunkan kekuatan penuh berupa 33 unit mobil pemadam kebakaran yang diperkuat oleh 156 personel operasional.

“Penyebab masih dalam proses penyelidikan. Pengerahan 33 unit dan 156 personel,” jelas pihak Gulkarmat.

Proses pemadaman tidak berjalan mudah karena petugas menghadapi kendala akses jalan yang cukup sempit dan sulit untuk mendekati titik pusat api. Kendati demikian, armada pemadam tetap berjibaku melakukan pemadaman dari berbagai sudut gang permukiman.


Gotong Royong Warga dan Penanganan Terpadu

Insiden ini memicu kepedulian warga sekitar yang berinisiatif bergotong royong membantu petugas menyuplai air serta mengamankan lingkungan sekitar dari rambatan api. Penanganan di lokasi juga diperkuat oleh keterlibatan lintas unsur, termasuk petugas PLN untuk memutus jaringan listrik, aparat kepolisian guna mengamankan lokasi, serta tim medis kesehatan yang bersiaga memberi pertolongan.

Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan aparat berwenang, sementara petugas terus melakukan pendataan lanjutan guna menaksir total kerugian materiil yang ditimbulkan.

Artikel Terkait