Update
News

Kebakaran Permukiman di Kebayoran Lama Hanguskan Warteg dan Bengkel Ban

Nasywa Fattari 23 September 2026 59 pembaca
Kebakaran hebat melanda permukiman padat penduduk di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Selasa (22/9/2026) malam (Dok. Istimewa)
Kebakaran hebat melanda permukiman padat penduduk di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Selasa (22/9/2026) malam (Dok. Istimewa)

Penyebab Korsleting Listrik dan Dampak Warga

Musibah kebakaran hebat melanda kawasan permukiman padat penduduk di Kelurahan Kebayoran Lama Utara, Kecamatan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, pada Selasa (22/9/2026) malam. Insiden tersebut berdampak pada ratusan warga yang kehilangan tempat tinggal maupun tempat usahanya.

Kasi Ops Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Selatan, Sjukri, membeberkan bahwa insiden dipicu oleh masalah kelistrikan dari salah satu tempat usaha makanan.

“Jumlah jiwa yang terdampak 180 jiwa, 60 kepala keluarga (KK),” kata Sjukri, Rabu (23/9/2026).

“Api berawal dari warteg dan menjalar ke bengkel ban,” ujarnya menambahkan.


Kronologi Kejadian dan Upaya Pemadaman Awal

Peristiwa amuk si jago merah bermula sewaktu pemilik warteg, Nanang, tengah melayani pembeli. Ia mendadak menerima kabar dari warga sekitar mengenai munculnya api di bagian atas bangunan warungnya.

Mendapati laporan tersebut, Nanang bersama warga setempat sempat berupaya menjinakkan kobaran api menggunakan alat pemadam api ringan (APAR). Kendati demikian, upaya tersebut gagal dan api dengan cepat membesar hingga menjalar ke bangunan bengkel ban di sekitarnya.


Pengerahan Puluhan Armada Damkar

Lantaran kobaran api makin tak terkendali, warga segera menghubungi petugas pemadam kebakaran. Merespons laporan darurat tersebut, jajaran Gulkarmat Jakarta Selatan mengerahkan 24 unit armada pemadam beserta 128 personel ke lokasi kejadian.

Petugas akhirnya berhasil melokalisasi perambatan api pada pukul 21.20 WIB, dilanjutkan dengan proses pendinginan mulai pukul 21.33 WIB. Sjukri memastikan tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Artikel Terkait