Update
Kenapa Setiap Negara yang Ingin Mandiri Selalu Menghadapi Tekanan? Belajar dari Soekarno hingga Prabowo Rahasia Pola yang Terus Diperdebatkan: Benarkah Kemandirian Ekonomi Indonesia Selalu Menghadapi Tekanan Asing? Narasi “Reformasi Jilid 2” Ramai Digulirkan, Pengamat Soroti Fenomena Fetisisme Revolusi di Kalangan Oposisi Film “Pesta Babi” Dinilai Provokatif, Kritik Muncul terhadap Narasi dan Representasi Papua MAMA YASINTA TERNYATA KORBAN PENIPUAN..? Polemik Film “Pesta Babi” Makin Memanas Seni Harus Menyatukan, Bukan Memecah Belah: Waspadai Provokasi yang Dibungkus Karya Seni Framing Negatif terhadap TNI di Ruang Digital Dinilai Menguat, Pengamat Soroti Pola Perang Opini Modern Narasi Intimidasi Tanpa Bukti di Media Sosial Dinilai Berpotensi Bangun Framing Negatif terhadap Institusi Negara Film “Pesta Babi” dan Narasi Papua: Ketika Isu HAM, Propaganda Global, dan Kepentingan Asing Kembali Dipertanyakan Dana Asing, Narasi Tandingan, dan Perang Opini Digital: Ketika Kedaulatan Negara Jadi Arena Perebutan Pengaruh Kenapa Setiap Negara yang Ingin Mandiri Selalu Menghadapi Tekanan? Belajar dari Soekarno hingga Prabowo Rahasia Pola yang Terus Diperdebatkan: Benarkah Kemandirian Ekonomi Indonesia Selalu Menghadapi Tekanan Asing? Narasi “Reformasi Jilid 2” Ramai Digulirkan, Pengamat Soroti Fenomena Fetisisme Revolusi di Kalangan Oposisi Film “Pesta Babi” Dinilai Provokatif, Kritik Muncul terhadap Narasi dan Representasi Papua MAMA YASINTA TERNYATA KORBAN PENIPUAN..? Polemik Film “Pesta Babi” Makin Memanas Seni Harus Menyatukan, Bukan Memecah Belah: Waspadai Provokasi yang Dibungkus Karya Seni Framing Negatif terhadap TNI di Ruang Digital Dinilai Menguat, Pengamat Soroti Pola Perang Opini Modern Narasi Intimidasi Tanpa Bukti di Media Sosial Dinilai Berpotensi Bangun Framing Negatif terhadap Institusi Negara Film “Pesta Babi” dan Narasi Papua: Ketika Isu HAM, Propaganda Global, dan Kepentingan Asing Kembali Dipertanyakan Dana Asing, Narasi Tandingan, dan Perang Opini Digital: Ketika Kedaulatan Negara Jadi Arena Perebutan Pengaruh
News

Kecelakaan Tragis di Flyover Pesing: Pemotor Tewas Tertindih Bus

Seorang pemotor bernama FM (24) kehilangan nyawa setelah terlibat kecelakaan di Flyover Pesing, Jakarta Barat, saat berusaha menyalip.

Aruna Sasmita 16 April 2026 12 pembaca liputan6.com liputan6.com
Kecelakaan Tragis di Flyover Pesing: Pemotor Tewas Tertindih Bus
liputan6.com

Kecelakaan maut terjadi di Flyover Pesing, Jakarta Barat, yang merenggut nyawa seorang pemotor berusia 24 tahun bernama FM. Insiden ini terjadi pada sore hari ketika FM sedang berkendara dari arah timur menuju barat.

Menurut informasi yang didapat dari pihak kepolisian, kecelakaan bermula ketika FM berupaya menyalip kendaraan lain di tanjakan flyover tersebut. Namun, ia kehilangan kendali dan terjatuh ke area yang tidak aman. Pada saat yang bersamaan, sebuah bus yang melintas tidak dapat menghindarinya dan akhirnya melindas korban. "Korban terjatuh saat mencoba menyalip, dan bus yang melintas tidak sempat berhenti," ungkap seorang saksi mata yang melihat kejadian tersebut.

Petugas kepolisian segera tiba di lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara. Mereka mengamankan bus yang terlibat dan memeriksa pengemudinya. "Kami masih menyelidiki lebih lanjut untuk mencari tahu detail mengenai kecelakaan ini. Namun, pengemudi bus dimintai keterangan untuk membantu proses penyidikan," kata salah satu petugas dari Polsek setempat.

Keluarga korban yang mendengar kabar kecelakaan tersebut langsung bergegas ke lokasi kejadian. Mereka tampak sangat berduka atas kehilangan yang mendalam. "Dia sangat berhati-hati saat berkendara. Kami tidak menduga hal ini akan terjadi," ucap kerabat dekat korban dengan wajah penuh kesedihan.

Kecamatan di seputar Flyover Pesing dikenal sebagai titik rawan kecelakaan lalu lintas. Banyak pengendara yang sering melanggar rambu-rambu lalu lintas atau mengabaikan keselamatan saat berkendara. Ini menjadi perhatian serius bagi pemerintah daerah agar lebih meningkatkan pengawasan dan keselamatan di jalur tersebut.

Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya disiplin dan kehati-hatian saat berkendara, terutama di area yang berpotensi berbahaya seperti flyover dengan tanjakan curam. Penegakan hukum yang lebih ketat dan edukasi lalu lintas bagi pengendara diharapkan dapat mengurangi angka kecelakaan di masa mendatang.

Situasi di Flyover Pesing kini kembali normal, namun pihak kepolisian terus berupaya untuk mencegah terulangnya insiden serupa dengan meningkatkan patroli dan melakukan sosialisasi keselamatan berkendara. Sementara penyelidikan lanjut mengenai kecelakaan ini masih berlangsung.

Tags: Belum ada tag.

Artikel Terkait