Update
Ekonomi

Kemenperin: Sebanyak 22 Subsektor Industri Terus Berkembang

Kementerian Perindustrian melaporkan bahwa 22 dari 23 subsektor industri pengolahan masih menunjukkan pertumbuhan pada Agustus 2026. Kontribusi subsektor tersebut terhadap PDB Industri Pengolahan Nonm...

Bima Candrakumara 01 September 2026 66 pembaca cnnindonesia.com cnnindonesia.com
Ilustrasi. Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mencatat 22 dari 23 subsektor industri pengolahan masih berada dalam fase ekspansi. (Foto: ANTARA FOTO/Nila Fu'adi)
Ilustrasi. Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mencatat 22 dari 23 subsektor industri pengolahan masih berada dalam fase ekspansi. (Foto: ANTARA FOTO/Nila Fu'adi)

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menginformasikan bahwa pada bulan Agustus 2026, sebanyak 22 subsektor dari total 23 subsektor industri pengolahan masih berada dalam tahap ekspansi. Hal ini diungkapkan oleh Juru Bicara Kemenperin, Febri Hendri, yang menyatakan bahwa subsektor-sektor yang mengalami pertumbuhan ini memberikan kontribusi sebesar 98,6 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Industri Pengolahan Nonmigas pada kuartal kedua tahun 2026.

Subsektor Unggulan dan Kontraksi

Febri menyebutkan bahwa dua subsektor yang mencatat Indeks Kepercayaan Industri (IKI) tertinggi pada Agustus 2026 adalah Industri Minuman dan Industri Bahan Kimia serta Barang dari Bahan Kimia. Sementara itu, subsektor yang mengalami penurunan adalah Industri Kulit, Barang dari Kulit, dan Alas Kaki.

Indeks Kepercayaan Industri dan Pertumbuhan Ekonomi

Secara keseluruhan, IKI untuk bulan Agustus 2026 tercatat sebesar 52,30, yang masih menunjukkan fase ekspansi karena berada di atas angka 50. Namun, angka ini mengalami penurunan sebesar 0,80 poin dibandingkan dengan bulan Juli 2026 yang mencapai 53,10. Di sisi lain, kinerja industri pengolahan nonmigas pada kuartal kedua tahun 2026 tumbuh sebesar 5,32 persen secara tahunan, meningkat dibandingkan dengan pertumbuhan kuartal pertama yang hanya 5,14 persen, dan sedikit di atas pertumbuhan ekonomi nasional yang mencapai 5,29 persen.

Artikel Terkait