Update
News

Kemiringan Kapal yang Terus Berubah jadi Kendala Evakuasi KM Virgo Transport 8

Nasywa Fattari 28 September 2026 63 pembaca
Basarnas mengungkap enam kendala evakuasi KM Virgo Transport 8, mulai dari kapal terus miring, jarak pandang terbatas, BBM hingga gas density. (Foto: Dok. TNI AL)
Basarnas mengungkap enam kendala evakuasi KM Virgo Transport 8, mulai dari kapal terus miring, jarak pandang terbatas, BBM hingga gas density. (Foto: Dok. TNI AL)

Enam Faktor Penghambat Penyelaman

Upaya evakuasi korban kecelakaan KM Virgo Transport 8 yang karam di dasar Laut Jawa terus menghadapi tantangan berat. Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) membeberkan sedikitnya terdapat enam kendala utama yang menghambat tim penyelam gabungan untuk menjangkau seluruh kompartemen kapal yang terbalik.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Banjarmasin, I Putu Sudayana, memaparkan bahwa ancaman keselamatan tim penyelam menjadi pertimbangan utama. Kendala terbesar yang dihadapi adalah pergeseran trim atau derajat kemiringan badan kapal yang masih terus terjadi.

"Kendala yang pertama yaitu masih terjadi perubahan trim atau derajat kemiringan pada kapal. Jadi, kapal ini terus berubah kemiringannya dan ini berpotensi risiko tinggi bagi penyelam apabila sewaktu-waktu stabilitasnya itu tiba-tiba berubah total, nah ini ya pasti keselamatan penyelam itu terancam," ujar Sudayana, Senin (28/9/2026).

Selain perubahan stabilitas saat penyelam mencoba menembus hingga kedalaman 15 meter, jarak pandang di dalam kapal juga sangat terbatas akibat pekatnya endapan lumpur dan sedimen. Kondisi minim visibilitas tersebut kian berisiko lantaran banyaknya benda-benda tajam yang berpotensi melukai petugas.

Risiko lainnya dipicu oleh munculnya paparan bahan kimia dari tumpahan BBM kendaraan di dalam kapal, serta persoalan gas density pada kedalaman sekitar 27 meter yang membatasi durasi penyelaman menjadi maksimal 20 menit.

"Sehingga tidak bisa semua kompartemen-kompartemen yang ada di kapal itu dimasuki, karena alasan-alasan ini ya," tuturnya.


Data Korban dan Perkembangan Pencarian

Sebagai informasi, KM Virgo Transport 8 dilaporkan hilang kontak di perairan Laut Jawa pada Minggu, 13 September 2026 sekitar pukul 02.00 WITA. Kapal tersebut mengangkut total 243 orang dalam rute pelayaran dari Surabaya menuju Banjarmasin sejak Sabtu, 12 September 2026.

Berdasarkan pemutakhiran data hingga Minggu (27/9/2026), tim SAR gabungan telah berhasil menemukan 174 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 108 penumpang ditemukan dalam kondisi selamat, sedangkan 66 orang lainnya dinyatakan meninggal dunia.

Hingga saat ini, tim SAR gabungan masih terus mengoptimalkan pencarian terhadap 69 korban lain yang masih dinyatakan hilang dari total manifes kapal.

Artikel Terkait