Update
Luhut Ungkap Kekhawatiran Investor Asing Terhadap Kepastian Hukum di Indonesia Tim Auditor BPK Tidak Temukan Aliran Dana ke Gus Yaqut dalam Kasus Kuota Haji Tambahan Perdebatan Ijazah Gibran: Faldo Maldini dan Guntur Romli Beradu Argumen KSPSI Serukan Aksi Damai untuk Demonstrasi Mahasiswa Demo BEM UI dan Stabilitas Ekonomi: Kritik, Dampak, dan Pertanyaan soal Arah Gerakan Mahasiswa Siswa di Bogor Diduga Keracunan Setelah Mengonsumsi Sate dari Makan Bergizi Gratis Gubernur Herman Deru Minta Pengawasan Ketat untuk Bantuan Penanganan Karhutla 5G: Pondasi untuk Masa Depan yang Siap Digital, Mendukung AI dan Produktivitas Langkah Pemerintah Menjaga Ketersediaan dan Stabilitas Harga Pangan Menjelang Nataru Pembangunan PLTN Dinilai Penting untuk Ketahanan Energi Indonesia Luhut Ungkap Kekhawatiran Investor Asing Terhadap Kepastian Hukum di Indonesia Tim Auditor BPK Tidak Temukan Aliran Dana ke Gus Yaqut dalam Kasus Kuota Haji Tambahan Perdebatan Ijazah Gibran: Faldo Maldini dan Guntur Romli Beradu Argumen KSPSI Serukan Aksi Damai untuk Demonstrasi Mahasiswa Demo BEM UI dan Stabilitas Ekonomi: Kritik, Dampak, dan Pertanyaan soal Arah Gerakan Mahasiswa Siswa di Bogor Diduga Keracunan Setelah Mengonsumsi Sate dari Makan Bergizi Gratis Gubernur Herman Deru Minta Pengawasan Ketat untuk Bantuan Penanganan Karhutla 5G: Pondasi untuk Masa Depan yang Siap Digital, Mendukung AI dan Produktivitas Langkah Pemerintah Menjaga Ketersediaan dan Stabilitas Harga Pangan Menjelang Nataru Pembangunan PLTN Dinilai Penting untuk Ketahanan Energi Indonesia
Teknologi

Kewajiban Operator Seluler untuk Memberikan Informasi Kuota Internet yang Jelas kepada Pelanggan

Operator seluler kini diharuskan untuk memberikan informasi yang lebih transparan mengenai paket internet kepada pelanggan. Kementerian Komunikasi dan Digital menetapkan aturan ini untuk melindungi ha...

Aruna Sasmita 29 August 2026 72 pembaca inews.id inews.id
Advertisement
Advertisement

JAKARTA, iNews.id - Para operator seluler kini memiliki kewajiban untuk lebih transparan dalam menyampaikan informasi kepada pelanggan terkait paket internet yang mereka tawarkan. Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menginstruksikan agar operator menyampaikan informasi dengan cara yang sederhana, jelas, dan mudah dipahami, termasuk mengenai sisa kuota yang dimiliki pelanggan.

Ketentuan ini diatur dalam Surat Edaran Nomor 4 Tahun 2026 tentang Kewajiban Pemenuhan Pilihan Layanan dan Perlindungan Sisa Kuota, yang diterbitkan oleh Komdigi pada 28 Agustus 2026. Surat edaran ini merupakan tindak lanjut dari Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 273/PUU-XXIII/2025 yang dikeluarkan pada 23 Juli 2026.

Perlunya Transparansi dalam Layanan

Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, menyatakan bahwa transparansi merupakan aspek penting dalam memberikan perlindungan kepada pelanggan. Menurutnya, operator tidak hanya bertanggung jawab untuk menyediakan layanan, tetapi juga harus memastikan bahwa pelanggan memahami semua ketentuan yang terkait dengan paket yang mereka beli.

Informasi yang Harus Disampaikan

Komdigi mewajibkan agar operator menyampaikan informasi yang mencakup harga, volume kuota, masa berlaku, segmentasi penggunaan, ketentuan pemakaian yang wajar, berakhirnya layanan, serta perlakuan terhadap sisa kuota. Dengan adanya regulasi ini, diharapkan pelanggan dapat lebih memahami layanan yang mereka gunakan dan merasa terlindungi dalam bertransaksi.

Artikel Terkait