Konferensi dan Pameran Energi Baru dan Terbarukan Indonesia (IndoEBTKE ConEx) yang ke-12 akan diselenggarakan pada tanggal 2 hingga 4 September 2026 di JIEXPO Kemayoran, Jakarta. Acara ini bertujuan untuk mendorong kolaborasi antara pemerintah, sektor industri, investor, akademisi, serta pemangku kepentingan lainnya dalam mempercepat transisi energi menuju target Net Zero Emissions (NZE) pada tahun 2060.
Menurut penyelenggara, IndoEBTKE ConEx 2026 akan mengangkat berbagai isu strategis, termasuk kebijakan, pembiayaan, serta pengembangan teknologi energi baru dan terbarukan. Pada hari pertama acara, Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan untuk membuka agenda, diikuti oleh pidato dari Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia. Selain itu, akan ada penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) yang bertujuan untuk mendukung program 100 GW dan Program Listrik Desa.
Sesi Pleno dan Pameran Energi
Konferensi ini juga akan menyelenggarakan sesi pleno yang membahas pengembangan 100 GW energi surya serta peran energi baru terbarukan dalam memperkuat ketahanan energi baik di tingkat nasional maupun regional. Pameran IndoEBTKE ConEx 2026 akan dibuka setiap hari mulai pukul 10.00 hingga 17.00 WIB.
Harapan untuk Investasi dan Implementasi Proyek Energi Bersih
Melalui konferensi dan pameran ini, diharapkan IndoEBTKE ConEx 2026 dapat memperkuat kemitraan antar sektor, membuka peluang investasi, serta mempercepat pelaksanaan proyek energi bersih yang mendukung pencapaian target NZE Indonesia pada tahun 2060.