Update
Demo BEM UI dan Stabilitas Ekonomi: Kritik, Dampak, dan Pertanyaan soal Arah Gerakan Mahasiswa Siswa di Bogor Diduga Keracunan Setelah Mengonsumsi Sate dari Makan Bergizi Gratis Gubernur Herman Deru Minta Pengawasan Ketat untuk Bantuan Penanganan Karhutla 5G: Pondasi untuk Masa Depan yang Siap Digital, Mendukung AI dan Produktivitas Langkah Pemerintah Menjaga Ketersediaan dan Stabilitas Harga Pangan Menjelang Nataru Pembangunan PLTN Dinilai Penting untuk Ketahanan Energi Indonesia IHSG Turun Hampir 2 Persen ke Level 5.266, 611 Saham Mengalami Penurunan Ribuan Akademisi Desak Gibran Mundur, Menurut Connie Bakrie Telkom University Mendorong Partisipasi Publik dalam Pencarian Maisha Aurelia Rafif Peningkatan Penggunaan AI di Kalangan UMKM Indonesia Mencapai 36,8 Persen Demo BEM UI dan Stabilitas Ekonomi: Kritik, Dampak, dan Pertanyaan soal Arah Gerakan Mahasiswa Siswa di Bogor Diduga Keracunan Setelah Mengonsumsi Sate dari Makan Bergizi Gratis Gubernur Herman Deru Minta Pengawasan Ketat untuk Bantuan Penanganan Karhutla 5G: Pondasi untuk Masa Depan yang Siap Digital, Mendukung AI dan Produktivitas Langkah Pemerintah Menjaga Ketersediaan dan Stabilitas Harga Pangan Menjelang Nataru Pembangunan PLTN Dinilai Penting untuk Ketahanan Energi Indonesia IHSG Turun Hampir 2 Persen ke Level 5.266, 611 Saham Mengalami Penurunan Ribuan Akademisi Desak Gibran Mundur, Menurut Connie Bakrie Telkom University Mendorong Partisipasi Publik dalam Pencarian Maisha Aurelia Rafif Peningkatan Penggunaan AI di Kalangan UMKM Indonesia Mencapai 36,8 Persen
News

Kota Palembang Undur Jam Masuk Sekolah Akibat Kabut Asap

Pemerintah Kota Palembang mengambil langkah untuk mengatasi kabut asap dengan mengubah jam masuk sekolah menjadi lebih siang. Kebijakan ini diharapkan dapat melindungi kesehatan siswa selama kondisi u...

Bima Candrakumara 27 August 2026 62 pembaca jpnn.com jpnn.com
Kabut Asap Melanda Palembang, Jam Masuk Sekolah Diundur
Kabut Asap Melanda Palembang, Jam Masuk Sekolah Diundur

Pemerintah Kota Palembang telah mengambil langkah-langkah antisipatif menyusul penurunan kualitas udara yang disebabkan oleh kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Salah satu tindakan yang diambil adalah mengubah jam masuk sekolah bagi para siswa.

Pemkot Palembang memutuskan bahwa kegiatan belajar mengajar akan tetap dilakukan secara tatap muka, namun jam masuk untuk siswa dari tingkat TK, PAUD, SD, hingga SMP diundur menjadi pukul 08.00 WIB. Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, menjelaskan bahwa keputusan ini diambil setelah berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait untuk merespons situasi kualitas udara dan potensi dampaknya terhadap kesehatan anak-anak.

Penerapan Protokol Kesehatan di Sekolah

Ratu Dewa menyatakan, "Untuk anak-anak sekolah, jam masuknya diundur jam 08.00 WIB, tetapi tetap offline." Selain pengaturan jam masuk, Pemkot Palembang juga mewajibkan siswa untuk mengenakan masker, terutama saat beraktivitas di luar ruangan. Kebijakan ini berlaku bagi seluruh siswa dari TK hingga SMP.

Perhatian Terhadap Kesehatan Siswa

Sementara itu, jam pulang siswa tidak mengalami perubahan, dan mereka tetap mengikuti kegiatan belajar hingga pukul 15.30 WIB sesuai dengan jadwal yang ada. Ratu Dewa juga meminta Dinas Kesehatan untuk memperhatikan kebutuhan gizi anak-anak selama kondisi udara memburuk. Ia menekankan pentingnya menjaga daya tahan tubuh anak dalam situasi ini.

Artikel Terkait