Update
Virus ALTNV: Penemuan Baru yang Mengguncang Dunia Ilmu Pengetahuan Penurunan Drastis Saham Bayan Setelah Isu Akuisisi Haji Isam Ketegangan Seputar Ijazah Jokowi dan Gibran, Bambang Tri Mulyono: Ada Ancaman bagi Gibran di Pilpres 2029 Dukungan Gus Lilur untuk Reformasi PBNU oleh Gus Kikin Inovasi Mahasiswa UNEJ: Terapi Koktail Bakteriofag untuk Mengatasi Keracunan Makanan Penelitian Dampak Kesehatan Anak-Anak Korban Tragedi 9/11 Dimulai, Fokus pada Racun Debu IHSG Melemah di Level 6.495, 535 Saham Mengalami Penurunan Budi Arie Setiadi Soroti Gaya Kepemimpinan Dedi Mulyadi dalam Diskusi Politik Basarnas Tingkatkan Upaya Pencarian Lima Jurnalis yang Hilang Saat Meliput Erupsi UNDIP Bekerja Sama dengan Universite Paris-Saclay untuk Meningkatkan Peringkat Global Melalui Riset dan Beasiswa Doktor Virus ALTNV: Penemuan Baru yang Mengguncang Dunia Ilmu Pengetahuan Penurunan Drastis Saham Bayan Setelah Isu Akuisisi Haji Isam Ketegangan Seputar Ijazah Jokowi dan Gibran, Bambang Tri Mulyono: Ada Ancaman bagi Gibran di Pilpres 2029 Dukungan Gus Lilur untuk Reformasi PBNU oleh Gus Kikin Inovasi Mahasiswa UNEJ: Terapi Koktail Bakteriofag untuk Mengatasi Keracunan Makanan Penelitian Dampak Kesehatan Anak-Anak Korban Tragedi 9/11 Dimulai, Fokus pada Racun Debu IHSG Melemah di Level 6.495, 535 Saham Mengalami Penurunan Budi Arie Setiadi Soroti Gaya Kepemimpinan Dedi Mulyadi dalam Diskusi Politik Basarnas Tingkatkan Upaya Pencarian Lima Jurnalis yang Hilang Saat Meliput Erupsi UNDIP Bekerja Sama dengan Universite Paris-Saclay untuk Meningkatkan Peringkat Global Melalui Riset dan Beasiswa Doktor
News

Kota Palembang Undur Jam Masuk Sekolah Akibat Kabut Asap

Pemerintah Kota Palembang mengambil langkah untuk mengatasi kabut asap dengan mengubah jam masuk sekolah menjadi lebih siang. Kebijakan ini diharapkan dapat melindungi kesehatan siswa selama kondisi u...

Bima Candrakumara 27 August 2026 45 pembaca jpnn.com jpnn.com
Kabut Asap Melanda Palembang, Jam Masuk Sekolah Diundur
Kabut Asap Melanda Palembang, Jam Masuk Sekolah Diundur

Pemerintah Kota Palembang telah mengambil langkah-langkah antisipatif menyusul penurunan kualitas udara yang disebabkan oleh kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Salah satu tindakan yang diambil adalah mengubah jam masuk sekolah bagi para siswa.

Pemkot Palembang memutuskan bahwa kegiatan belajar mengajar akan tetap dilakukan secara tatap muka, namun jam masuk untuk siswa dari tingkat TK, PAUD, SD, hingga SMP diundur menjadi pukul 08.00 WIB. Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, menjelaskan bahwa keputusan ini diambil setelah berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait untuk merespons situasi kualitas udara dan potensi dampaknya terhadap kesehatan anak-anak.

Penerapan Protokol Kesehatan di Sekolah

Ratu Dewa menyatakan, "Untuk anak-anak sekolah, jam masuknya diundur jam 08.00 WIB, tetapi tetap offline." Selain pengaturan jam masuk, Pemkot Palembang juga mewajibkan siswa untuk mengenakan masker, terutama saat beraktivitas di luar ruangan. Kebijakan ini berlaku bagi seluruh siswa dari TK hingga SMP.

Perhatian Terhadap Kesehatan Siswa

Sementara itu, jam pulang siswa tidak mengalami perubahan, dan mereka tetap mengikuti kegiatan belajar hingga pukul 15.30 WIB sesuai dengan jadwal yang ada. Ratu Dewa juga meminta Dinas Kesehatan untuk memperhatikan kebutuhan gizi anak-anak selama kondisi udara memburuk. Ia menekankan pentingnya menjaga daya tahan tubuh anak dalam situasi ini.

Artikel Terkait