Update
Virus ALTNV: Penemuan Baru yang Mengguncang Dunia Ilmu Pengetahuan Penurunan Drastis Saham Bayan Setelah Isu Akuisisi Haji Isam Ketegangan Seputar Ijazah Jokowi dan Gibran, Bambang Tri Mulyono: Ada Ancaman bagi Gibran di Pilpres 2029 Dukungan Gus Lilur untuk Reformasi PBNU oleh Gus Kikin Inovasi Mahasiswa UNEJ: Terapi Koktail Bakteriofag untuk Mengatasi Keracunan Makanan Penelitian Dampak Kesehatan Anak-Anak Korban Tragedi 9/11 Dimulai, Fokus pada Racun Debu IHSG Melemah di Level 6.495, 535 Saham Mengalami Penurunan Budi Arie Setiadi Soroti Gaya Kepemimpinan Dedi Mulyadi dalam Diskusi Politik Basarnas Tingkatkan Upaya Pencarian Lima Jurnalis yang Hilang Saat Meliput Erupsi UNDIP Bekerja Sama dengan Universite Paris-Saclay untuk Meningkatkan Peringkat Global Melalui Riset dan Beasiswa Doktor Virus ALTNV: Penemuan Baru yang Mengguncang Dunia Ilmu Pengetahuan Penurunan Drastis Saham Bayan Setelah Isu Akuisisi Haji Isam Ketegangan Seputar Ijazah Jokowi dan Gibran, Bambang Tri Mulyono: Ada Ancaman bagi Gibran di Pilpres 2029 Dukungan Gus Lilur untuk Reformasi PBNU oleh Gus Kikin Inovasi Mahasiswa UNEJ: Terapi Koktail Bakteriofag untuk Mengatasi Keracunan Makanan Penelitian Dampak Kesehatan Anak-Anak Korban Tragedi 9/11 Dimulai, Fokus pada Racun Debu IHSG Melemah di Level 6.495, 535 Saham Mengalami Penurunan Budi Arie Setiadi Soroti Gaya Kepemimpinan Dedi Mulyadi dalam Diskusi Politik Basarnas Tingkatkan Upaya Pencarian Lima Jurnalis yang Hilang Saat Meliput Erupsi UNDIP Bekerja Sama dengan Universite Paris-Saclay untuk Meningkatkan Peringkat Global Melalui Riset dan Beasiswa Doktor
Ekonomi

Kunjungan Wisatawan Asing Terbanyak dari Malaysia dan Australia pada Juni 2026

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa wisatawan dari Malaysia dan Australia menjadi penyumbang terbesar kunjungan turis asing ke Indonesia di bulan Juni 2026.

Karim Abinaya 04 August 2026 61 pembaca cnnindonesia.com cnnindonesia.com
BPS mencatat 1,17 juta persen kunjungan wisman ke Indonesia per Juni 2026, naik 21,2 persen. Terbanyak berasal dari Malaysia dan Australia. (FOTO:ANTARA/NYOMAN HENDRA WIBOWO).
BPS mencatat 1,17 juta persen kunjungan wisman ke Indonesia per Juni 2026, naik 21,2 persen. Terbanyak berasal dari Malaysia dan Australia. (FOTO:ANTARA/NYOMAN HENDRA WIBOWO).

Jakarta, CNN Indonesia -- Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkapkan bahwa wisatawan mancanegara (wisman) asal Malaysia dan Australia mendominasi jumlah kunjungan turis asing ke Indonesia pada bulan Juni 2026. Total kunjungan wisman ke Indonesia pada bulan tersebut mencapai 1,17 juta, yang menunjukkan peningkatan sebesar 2,05 persen dibandingkan bulan sebelumnya dan 9,99 persen jika dibandingkan dengan tahun lalu.

Dominasi Kunjungan Wisman Malaysia

Ateng Hartono, Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, menyatakan bahwa dari total kunjungan tersebut, wisatawan asal Malaysia menyumbang porsi terbesar dengan 190,8 ribu kunjungan atau setara dengan 16,30 persen. “Kunjungan wisatawan mancanegara pada Juni 2026 paling banyak berasal dari kewarganegaraan Malaysia, yaitu sebesar 190,8 ribu kunjungan atau 16,30 persen,” jelas Ateng dalam konferensi pers yang diadakan pada Senin (3/8).

Kontribusi dari Australia dan Singapura

Wisatawan asal Australia menyusul dengan kontribusi sebesar 13,42 persen, yang setara dengan 157,1 ribu kunjungan. Sementara itu, wisatawan dari Singapura mencatatkan 123,7 ribu kunjungan atau 10,57 persen. “Selanjutnya posisi ketiga berasal dari Singapura sebesar 123,7 ribu kunjungan atau 10,57 persen, diikuti Tiongkok sebesar 8,36 persen,” tambah Ateng.

Ateng menjelaskan bahwa peningkatan jumlah kunjungan dari Malaysia dan Singapura sebagian besar didorong oleh kemudahan akses melalui pintu masuk perbatasan dan transportasi laut regional, terutama di daerah Kepulauan Riau dan Bali. Sementara itu, kunjungan dari Australia masih didominasi oleh jalur udara menuju destinasi populer, yaitu Bali, melalui Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai.

Secara keseluruhan, BPS mencatat bahwa total kunjungan wisatawan mancanegara sepanjang semester pertama tahun 2026 mencapai 6,43 juta kunjungan. Angka ini menunjukkan peningkatan signifikan sebesar 21,20 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya. “Dari Januari sampai dengan Juni 2026, total kunjungan wisman mencapai 6,43 juta kunjungan. Angka ini meningkat sebesar 21,20 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2025,” tutup Ateng.

Artikel Terkait