JAKARTA, iNews.id - Detoks media sosial menjadi solusi bagi individu yang mulai merasakan kelelahan, kebosanan, atau kecemasan akibat ketergantungan pada platform digital. Namun, berapa lama waktu yang diperlukan untuk menjalani detoksifikasi ini agar manfaatnya dapat dirasakan?
Dokter dan influencer kesehatan, dr. Adam Prabata, menjelaskan bahwa durasi optimal untuk detoks media sosial dapat bervariasi menurut penelitian yang ada. Sebagian besar studi merekomendasikan jeda selama 1 hingga 2 minggu.
“Media sosial memang bisa memicu overstimulasi yang berujung pada kecemasan dan kelelahan mental. Durasi detoks yang optimal bervariasi antar penelitian, namun sebagian menyebutkan durasi satu sampai dua minggu,” ujar dr. Adam.
Metode Detoks yang Beragam
Melakukan detoks media sosial tidak selalu berarti harus menghapus semua aplikasi dari perangkat. Ada berbagai cara untuk melakukan jeda, seperti mengurangi frekuensi penggunaan media sosial, mematikan notifikasi, atau menetapkan waktu tertentu untuk tidak mengakses aplikasi tersebut.
Fakta Penting tentang Detoks Media Sosial
1. Durasi Tidak Selalu Sama: Tidak ada satu durasi yang bisa dianggap sebagai standar mutlak untuk semua orang. Berdasarkan penjelasan dr. Adam, durasi yang disebut dalam penelitian bervariasi, tetapi sebagian menyebut periode 1-2 minggu.