Update
Virus ALTNV: Penemuan Baru yang Mengguncang Dunia Ilmu Pengetahuan Penurunan Drastis Saham Bayan Setelah Isu Akuisisi Haji Isam Ketegangan Seputar Ijazah Jokowi dan Gibran, Bambang Tri Mulyono: Ada Ancaman bagi Gibran di Pilpres 2029 Dukungan Gus Lilur untuk Reformasi PBNU oleh Gus Kikin Inovasi Mahasiswa UNEJ: Terapi Koktail Bakteriofag untuk Mengatasi Keracunan Makanan Penelitian Dampak Kesehatan Anak-Anak Korban Tragedi 9/11 Dimulai, Fokus pada Racun Debu IHSG Melemah di Level 6.495, 535 Saham Mengalami Penurunan Budi Arie Setiadi Soroti Gaya Kepemimpinan Dedi Mulyadi dalam Diskusi Politik Basarnas Tingkatkan Upaya Pencarian Lima Jurnalis yang Hilang Saat Meliput Erupsi UNDIP Bekerja Sama dengan Universite Paris-Saclay untuk Meningkatkan Peringkat Global Melalui Riset dan Beasiswa Doktor Virus ALTNV: Penemuan Baru yang Mengguncang Dunia Ilmu Pengetahuan Penurunan Drastis Saham Bayan Setelah Isu Akuisisi Haji Isam Ketegangan Seputar Ijazah Jokowi dan Gibran, Bambang Tri Mulyono: Ada Ancaman bagi Gibran di Pilpres 2029 Dukungan Gus Lilur untuk Reformasi PBNU oleh Gus Kikin Inovasi Mahasiswa UNEJ: Terapi Koktail Bakteriofag untuk Mengatasi Keracunan Makanan Penelitian Dampak Kesehatan Anak-Anak Korban Tragedi 9/11 Dimulai, Fokus pada Racun Debu IHSG Melemah di Level 6.495, 535 Saham Mengalami Penurunan Budi Arie Setiadi Soroti Gaya Kepemimpinan Dedi Mulyadi dalam Diskusi Politik Basarnas Tingkatkan Upaya Pencarian Lima Jurnalis yang Hilang Saat Meliput Erupsi UNDIP Bekerja Sama dengan Universite Paris-Saclay untuk Meningkatkan Peringkat Global Melalui Riset dan Beasiswa Doktor
Ekonomi

Menteri Keuangan Tegaskan Utang Indonesia Masih Dalam Batas Aman

Menteri Keuangan Republik Indonesia menyatakan bahwa posisi utang negara saat ini masih dalam kondisi aman dan rasio utang berada di bawah batas maksimal yang ditetapkan.

Rimba Amarta 11 May 2026 786 pembaca ekobiz.indozone.id ekobiz.indozone.id
Menteri Keuangan Tegaskan Utang Indonesia Masih Dalam Batas Aman
ekobiz.indozone.id

Menteri Keuangan Indonesia menegaskan bahwa utang negara saat ini tetap dalam posisi yang aman, dengan rasio utang terhadap produk domestik bruto (PDB) berada di bawah batas maksimal yang telah ditentukan. Pernyataan ini disampaikan dalam konteks pengelolaan utang yang berkelanjutan dan bertanggung jawab.

Rasio Utang yang Terkendali

Dalam penjelasannya, Menteri Keuangan menjelaskan bahwa rasio utang Indonesia saat ini berada di angka 39,57 persen dari PDB. Angka ini masih jauh di bawah batas maksimal yang ditetapkan oleh undang-undang, yaitu 60 persen. Hal ini menunjukkan bahwa pemerintah tetap berkomitmen untuk menjaga stabilitas fiskal dan mengelola utang dengan hati-hati.

Pentingnya Pengelolaan Utang yang Berkelanjutan

Menteri Keuangan juga menekankan pentingnya pengelolaan utang yang berkelanjutan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi. Ia menyatakan, "Kami terus melakukan evaluasi dan pengawasan terhadap utang yang ada, agar dapat digunakan untuk investasi yang produktif dan mendukung pembangunan infrastruktur." Dengan langkah-langkah tersebut, diharapkan utang negara dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian nasional.

Secara keseluruhan, pemerintah berupaya untuk memastikan bahwa utang yang dimiliki tidak hanya aman, tetapi juga memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat dan perekonomian Indonesia.

Artikel Terkait