Update
Prabowo Tekankan Pentingnya Armada Kapal Nasional untuk Pengiriman Barang Jokowi Siap Kunjungi Kupang, PSI: Masyarakat Menantikan Kehadirannya Dukungan Bank Mandiri untuk Ekosistem Mangrove di Hari Mangrove Sedunia Informasi Lengkap dan Jadwal Pendaftaran KIP Kuliah 2026 untuk Jalur Mandiri PTN dan PTS BGN Larang Penggunaan Barang Subsidi dalam Program Makan Bergizi Gratis Kaesang Pangarep Diprediksi Menjadi Ancaman Politik bagi PDIP Pakar Hukum Menilai Kasasi Jaksa atas Putusan Bebas Tidak Sesuai dengan KUHAP Gubernur Baru BI Minta Pelaku Pasar Tetap Tenang Setelah Perry Warjiyo Mundur Kementerian Kehutanan Tindak Tegas Pertambangan Emas Ilegal di Bolaang Mongondow Akademisi Menyatakan Penanganan Kasus Korupsi Mantan Jampidsus Harus Profesional Prabowo Tekankan Pentingnya Armada Kapal Nasional untuk Pengiriman Barang Jokowi Siap Kunjungi Kupang, PSI: Masyarakat Menantikan Kehadirannya Dukungan Bank Mandiri untuk Ekosistem Mangrove di Hari Mangrove Sedunia Informasi Lengkap dan Jadwal Pendaftaran KIP Kuliah 2026 untuk Jalur Mandiri PTN dan PTS BGN Larang Penggunaan Barang Subsidi dalam Program Makan Bergizi Gratis Kaesang Pangarep Diprediksi Menjadi Ancaman Politik bagi PDIP Pakar Hukum Menilai Kasasi Jaksa atas Putusan Bebas Tidak Sesuai dengan KUHAP Gubernur Baru BI Minta Pelaku Pasar Tetap Tenang Setelah Perry Warjiyo Mundur Kementerian Kehutanan Tindak Tegas Pertambangan Emas Ilegal di Bolaang Mongondow Akademisi Menyatakan Penanganan Kasus Korupsi Mantan Jampidsus Harus Profesional
Ekonomi

Menteri Keuangan Tegaskan Utang Indonesia Masih Dalam Batas Aman

Menteri Keuangan Republik Indonesia menyatakan bahwa posisi utang negara saat ini masih dalam kondisi aman dan rasio utang berada di bawah batas maksimal yang ditetapkan.

Rimba Amarta 11 May 2026 774 pembaca ekobiz.indozone.id ekobiz.indozone.id
Menteri Keuangan Tegaskan Utang Indonesia Masih Dalam Batas Aman
ekobiz.indozone.id

Menteri Keuangan Indonesia menegaskan bahwa utang negara saat ini tetap dalam posisi yang aman, dengan rasio utang terhadap produk domestik bruto (PDB) berada di bawah batas maksimal yang telah ditentukan. Pernyataan ini disampaikan dalam konteks pengelolaan utang yang berkelanjutan dan bertanggung jawab.

Rasio Utang yang Terkendali

Dalam penjelasannya, Menteri Keuangan menjelaskan bahwa rasio utang Indonesia saat ini berada di angka 39,57 persen dari PDB. Angka ini masih jauh di bawah batas maksimal yang ditetapkan oleh undang-undang, yaitu 60 persen. Hal ini menunjukkan bahwa pemerintah tetap berkomitmen untuk menjaga stabilitas fiskal dan mengelola utang dengan hati-hati.

Pentingnya Pengelolaan Utang yang Berkelanjutan

Menteri Keuangan juga menekankan pentingnya pengelolaan utang yang berkelanjutan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi. Ia menyatakan, "Kami terus melakukan evaluasi dan pengawasan terhadap utang yang ada, agar dapat digunakan untuk investasi yang produktif dan mendukung pembangunan infrastruktur." Dengan langkah-langkah tersebut, diharapkan utang negara dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian nasional.

Secara keseluruhan, pemerintah berupaya untuk memastikan bahwa utang yang dimiliki tidak hanya aman, tetapi juga memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat dan perekonomian Indonesia.

Artikel Terkait