Update
News

Misbakhun Ajak Santri Tingkatkan Literasi Keuangan di Pesantren

Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, mengajak santri untuk memahami literasi keuangan demi kesejahteraan jangka panjang. Kegiatan ini berlangsung di dua pondok pesantren di Probolinggo, Jawa Ti...

Karim Abinaya 15 October 2026 61 pembaca jpnn.com jpnn.com
Manfaatkan Masa Reses, Misbakhun Gandeng LPS Gelar Literasi Keuangan di Pesantren
Manfaatkan Masa Reses, Misbakhun Gandeng LPS Gelar Literasi Keuangan di Pesantren

Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, menekankan pentingnya pemahaman literasi keuangan bagi para santri. Ia percaya bahwa santri yang memiliki pengetahuan dan keterampilan finansial yang baik akan lebih bijak dalam mengelola keuangan, yang pada gilirannya akan membantu mereka mencapai kesejahteraan di masa depan.

“Manfaatnya bukan hanya saat santri di pesantren, melainkan juga ketika nanti sudah berkarya di tengah masyarakat,” ungkap Misbakhun saat menjadi pembicara dalam acara Sosialisasi dan Literasi Keuangan yang diadakan di Pondok Pesantren Miftahul Ulum dan Ponpes Darul Ulum, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, pada Rabu (14/10/2026) dalam rangka masa reses DPR.

Kerja Sama dengan LPS

Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Komisi XI DPR dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Dalam acara tersebut, Misbakhun juga menyerahkan berbagai peralatan belajar mengajar yang merupakan bantuan dari LPS, seperti proyektor, laptop, lemari, mainan edukasi anak, serta meja dan kursi sekolah.

Misbakhun menjelaskan bahwa kehadirannya bersama LPS di pesantren merupakan langkah nyata untuk memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya di Daerah Pemilihan II Jawa Timur, yang mencakup Kabupaten Probolinggo, Kota Probolinggo, Kabupaten Pasuruan, dan Kota Pasuruan. Ia mengapresiasi LPS yang telah menunjukkan kepedulian terhadap kebutuhan lembaga pendidikan pesantren yang berperan penting dalam mencerdaskan bangsa.

Pentingnya Dukungan untuk Pendidikan

“Peran negara harus dirasakan oleh masyarakat. Saya dipilih oleh masyarakat, dan setelah dipilih jangan sampai kemudian lupa kepada yang memilih. Saya ingin menghadirkan mitra kerja Komisi XI untuk bersama-sama memberikan kepedulian kepada masyarakat,” tambah Misbakhun.

Ia juga mengapresiasi kehadiran Wakil Ketua Dewan Komisioner LPS, Farid Azhar Nasution, dan Kepala Perwakilan LPS Surabaya, Bambang Samsul Hidayat, beserta jajaran yang hadir di tengah masyarakat Probolinggo. Menurut Misbakhun, pertemuan semacam ini tidak hanya untuk penyaluran bantuan, tetapi juga menunjukkan bahwa lembaga negara peduli terhadap kebutuhan masyarakat di daerah.

“Program seperti ini merupakan bukti nyata bahwa LPS peduli dengan masyarakat. Saya mengucapkan terima kasih atas kepedulian dan dukungan LPS kepada Pondok Pesantren Miftahul Ulum dan Darul Ulum,” imbuhnya.

Di hadapan ratusan santri dan pengajar, Misbakhun menegaskan bahwa Komisi XI DPR RI memiliki mitra strategis seperti Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan LPS. Ia berharap sinergi ini dapat membuka ruang dukungan bagi masyarakat, termasuk dalam penguatan sarana pendidikan di daerah.

Misbakhun juga memuji para kiai, pengasuh pesantren, dan tenaga pendidik yang terus berjuang mencerdaskan generasi meskipun menghadapi berbagai keterbatasan fasilitas. Ia menilai pengabdian mereka perlu mendapatkan dukungan dari berbagai pihak agar pendidikan dapat berjalan lebih baik.

“Kalau kita melihat para kiai, guru, dan pengelola pesantren yang berjuang mencerdaskan anak-anak bangsa, mereka ini menjalankan amanah yang besar. Kalau tidak dibantu oleh lembaga-lembaga yang mempunyai peran strategis di negara, mereka akan memanggul beban itu sendirian, padahal manfaat pendidikan yang mereka berikan dirasakan masyarakat luas,” ujarnya.

Dengan demikian, Misbakhun menekankan bahwa program yang dihadirkan LPS untuk pesantren menunjukkan kepedulian nyata lembaga independen penjamin simpanan nasabah di bank terhadap kebutuhan masyarakat. Ia berharap kolaborasi antara Komisi XI DPR RI dan LPS dapat berlanjut melalui program-program yang bermanfaat langsung bagi masyarakat di Probolinggo.

“Saya mengucapkan terima kasih atas kepedulian dan dukungan LPS kepada Pondok Pesantren Miftahul Ulum dan Darul Ulum. Mudah-mudahan ini menjadi awal dari kebaikan-kebaikan berikutnya,” harapnya.

Artikel Terkait