Update
Ekonomi

Mixue Indonesia Tingkatkan Bisnis Sambil Dukung Kemanusiaan PMI

Mixue Indonesia mengimplementasikan berbagai strategi untuk memperkuat bisnisnya di Indonesia, termasuk penguatan rantai pasok dan peningkatan kualitas produk. Selain itu, perusahaan juga berkontribus...

Gyan Kusuma 29 September 2026 36 pembaca cnnindonesia.com cnnindonesia.com
Foto: Arsip Mixue X PMI
Foto: Arsip Mixue X PMI

Mixue Indonesia sedang mempersiapkan sejumlah langkah strategis untuk memperkuat posisi bisnisnya di pasar domestik. Fokus utama perusahaan meliputi penguatan rantai pasok, efisiensi operasional mitra, serta peningkatan kualitas produk dan pengalaman konsumen, terutama di tengah peluang pertumbuhan yang ada di Indonesia.

Saat ini, Mixue Indonesia mengelola sekitar 2.000 gerai yang didukung oleh lebih dari 1.400 mitra usaha lokal, yang secara keseluruhan menyerap sekitar 12 ribu tenaga kerja. Indonesia menjadi pasar terbesar bagi Mixue di luar negara asalnya, dengan jaringan global perusahaan mencapai 64 ribu gerai di berbagai negara.

Pentingnya Pengelolaan Rantai Pasok

Dengan jaringan yang luas, pengelolaan bahan baku menjadi salah satu aspek krusial dalam menjaga kelancaran operasional. Perusahaan mencatat adanya pertumbuhan kinerja yang signifikan pada paruh pertama tahun 2026 dan masih melihat potensi pengembangan lebih lanjut di pasar Indonesia.

Untuk mendukung operasional, Mixue telah memiliki fasilitas produksi sendiri sejak tahun 2012 dan membangun sistem logistik sejak tahun 2014. Sistem ini didukung oleh jaringan gudang dan distribusi nasional yang kuat. Selain itu, perusahaan juga menerapkan sistem rantai dingin untuk memastikan kualitas dan kesegaran bahan baku selama proses penyimpanan dan pengiriman ke gerai.

Direktur Hubungan Masyarakat Asia Tenggara dan Wakil General Manager Mixue Indonesia, Bing Shikhuan, menekankan bahwa penguatan rantai pasok merupakan fokus utama perusahaan. "Rantai pasok menjadi kekuatan utama kami, dan efisiensinya terus kami perbaiki," ujarnya. Fasilitas produksi yang besar dan jaringan gerai yang luas membantu perusahaan menjaga konsistensi produk, serta memastikan pasokan tetap terjaga di berbagai lokasi, baik di pusat perbelanjaan besar maupun kawasan permukiman.

Strategi Peningkatan Kualitas dan Efisiensi

Dalam hal distribusi, efisiensi menjadi perhatian utama agar biaya logistik tidak mempengaruhi harga produk. Mixue juga mengutamakan aspek halal untuk memberikan kenyamanan dan kepercayaan kepada konsumen. Bing menambahkan bahwa perhatian perusahaan tidak hanya terfokus pada pembukaan gerai baru, tetapi juga pada kesehatan operasional gerai yang sudah ada. Berbagai dukungan diberikan kepada mitra, mulai dari pengelolaan stok hingga pendampingan operasional, untuk membantu mereka mengelola gerai secara lebih efisien.

Mixue tetap menargetkan penambahan gerai setiap tahun, namun ekspansi ini akan dilakukan dengan memperhatikan kesiapan pasokan dan operasional agar tidak mengorbankan kinerja gerai yang sudah ada. Dari sisi produk, perusahaan berusaha meningkatkan kualitas sambil mempertahankan harga yang terjangkau. Kepala Hubungan Masyarakat dan Hubungan Pemerintah Mixue Indonesia, Valeria Linggoraharjo, menyatakan bahwa daya beli masyarakat menjadi salah satu pertimbangan dalam penyesuaian bahan dan proses produksi. "Harga yang terjangkau tidak berarti kualitas produk harus dikurangi," ucapnya.

Mixue menyasar berbagai kalangan konsumen melalui produk es krim dan minuman berbasis teh, termasuk pelajar, pekerja, dan keluarga. Dengan jaringan gerai yang luas, konsistensi rasa dan kualitas produk menjadi bagian penting dari standar operasional perusahaan. Hal ini didukung oleh koordinasi yang terintegrasi dari gudang, armada pengiriman, hingga mitra pengelola gerai.

Pengalaman konsumen di gerai juga menjadi fokus evaluasi perusahaan. Mixue melakukan peninjauan berkala terhadap kualitas layanan, kecepatan penyajian, dan kenyamanan ruang, serta menyesuaikan standar operasional bersama mitra. "Evaluasi dan optimalisasi kami jalankan berkelanjutan agar konsumen merasakan perbaikan yang nyata," kata Valeria.

Mixue Group masih melihat adanya peluang untuk pertumbuhan bisnis di Indonesia. Perusahaan berkomitmen untuk terus memperkuat fondasi operasional, meningkatkan efisiensi, serta mengoptimalkan kualitas produk dan pengalaman konsumen.

Selain aktivitas bisnis, Mixue Indonesia juga berkontribusi dalam kegiatan kemanusiaan. Salah satu contohnya adalah dengan menyediakan minuman bagi peserta peresmian gedung baru Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi DKI Jakarta yang berlangsung pada Kamis (17/9). Peresmian ini merupakan bagian dari perayaan HUT ke-81 PMI dan gedung baru tersebut akan menjadi markas PMI DKI Jakarta serta mendukung operasional Unit Donor Darah yang setiap harinya menyediakan sekitar 1.000 hingga 1.200 kantong darah untuk rumah sakit di wilayah Jabodetabek.

Acara tersebut dihadiri oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo, Ketua Umum PMI Pusat Jusuf Kalla, dan Ketua PMI DKI Jakarta Beky Mardani. "Dukungan ini kami berikan bersama mitra sebagai apresiasi kepada PMI yang selama ini aktif membantu masyarakat," tambah Valeria. Kegiatan ini mengusung tema "Peduli, Bergerak, Bersama" dan menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 PMI.

Melalui penguatan operasional dan kemitraan, Mixue Indonesia berupaya menjaga pertumbuhan jaringan sejalan dengan upaya mempertahankan kinerja gerai yang telah ada. Perusahaan berkomitmen untuk terus memperkuat keberadaannya di Indonesia dengan membangun pertumbuhan jangka panjang bersama mitra, konsumen, dan masyarakat.

Artikel Terkait