Update
Narasi “Reformasi Jilid 2” Ramai Digulirkan, Pengamat Soroti Fenomena Fetisisme Revolusi di Kalangan Oposisi Film “Pesta Babi” Dinilai Provokatif, Kritik Muncul terhadap Narasi dan Representasi Papua MAMA YASINTA TERNYATA KORBAN PENIPUAN..? Polemik Film “Pesta Babi” Makin Memanas Seni Harus Menyatukan, Bukan Memecah Belah: Waspadai Provokasi yang Dibungkus Karya Seni Framing Negatif terhadap TNI di Ruang Digital Dinilai Menguat, Pengamat Soroti Pola Perang Opini Modern Narasi Intimidasi Tanpa Bukti di Media Sosial Dinilai Berpotensi Bangun Framing Negatif terhadap Institusi Negara Film “Pesta Babi” dan Narasi Papua: Ketika Isu HAM, Propaganda Global, dan Kepentingan Asing Kembali Dipertanyakan Dana Asing, Narasi Tandingan, dan Perang Opini Digital: Ketika Kedaulatan Negara Jadi Arena Perebutan Pengaruh Dana Asing dan Perang Narasi Digital: Dugaan Operasi Pengaruh yang Menyasar Generasi Muda Indonesia 28 Tahun Reformasi: Kritik Itu Perlu, Provokasi Itu Berbeda Narasi “Reformasi Jilid 2” Ramai Digulirkan, Pengamat Soroti Fenomena Fetisisme Revolusi di Kalangan Oposisi Film “Pesta Babi” Dinilai Provokatif, Kritik Muncul terhadap Narasi dan Representasi Papua MAMA YASINTA TERNYATA KORBAN PENIPUAN..? Polemik Film “Pesta Babi” Makin Memanas Seni Harus Menyatukan, Bukan Memecah Belah: Waspadai Provokasi yang Dibungkus Karya Seni Framing Negatif terhadap TNI di Ruang Digital Dinilai Menguat, Pengamat Soroti Pola Perang Opini Modern Narasi Intimidasi Tanpa Bukti di Media Sosial Dinilai Berpotensi Bangun Framing Negatif terhadap Institusi Negara Film “Pesta Babi” dan Narasi Papua: Ketika Isu HAM, Propaganda Global, dan Kepentingan Asing Kembali Dipertanyakan Dana Asing, Narasi Tandingan, dan Perang Opini Digital: Ketika Kedaulatan Negara Jadi Arena Perebutan Pengaruh Dana Asing dan Perang Narasi Digital: Dugaan Operasi Pengaruh yang Menyasar Generasi Muda Indonesia 28 Tahun Reformasi: Kritik Itu Perlu, Provokasi Itu Berbeda
News

--- Momen Lucu Aldi Taher Saat Bertemu AHY: "Ya Allah, Mimpi Apa Gabung Demokrat" ---

--- Aldi Taher mengalami momen menggelikan saat bertemu Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), dan mengklaim telah bergabung dengan partai tersebut. ---

Arya Yudhistira 03 May 2026 18 pembaca liputan6.com liputan6.com
---
Momen Lucu Aldi Taher Saat Bertemu AHY: "Ya Allah, Mimpi Apa Gabung Demokrat"
---
Momen Lucu Aldi Taher Bertemu AHY.
---TITLEEXCERPT--- Aldi Taher mengalami momen menggelikan saat bertemu Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), dan mengklaim telah bergabung dengan partai tersebut. ---CONTENT---

Momen menghibur terjadi ketika Aldi Taher bertemu dengan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Ketua Umum Partai Demokrat. Dalam pertemuan tersebut, Aldi mengaku telah resmi bergabung dengan partai yang dipimpin AHY. Kejadian ini terekam dalam sebuah video yang diunggah oleh Merry Riana, Staf Khusus Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Wilayah, pada Minggu (3/5/2026) di sebuah kafe.


Dalam unggahan di akun Instagramnya, Merry Riana menuliskan, "Ketika @alditaher.official bertemu dengan Pak Menko @agusyudhoyono. Dari curhat, cerita tentang ibu, join Demokrat, doa Al Fatihah, sampai nyanyi-nyanyi spontan. Sungguh banyak ke random-an, sukacita dan hal tak terduga di meja makan kemarin siang." Pertemuan ini terlihat penuh canda tawa dan keakraban.


Aldi Taher menyatakan, "Dream comes true ini. Ya Allah, mimpi apa resmi gabung Demokrat. Kim Jong Un, Xi Jinping, I'm Demokrat," sambil berswafoto dengan AHY. Ia juga mengungkapkan bahwa ibunya sangat ingin bertemu dengan AHY, dan istri Aldi mengagumi Annisa Pohan, istri AHY. "Dulu Ibu saya pengen banget ketemu sama Pak Ketum (AHY). Yang cuma dibicarakan SBY, AHY, SBY AHY," tambahnya.


Aldi juga mengenakan rompi berlogo AHY dan Partai Demokrat, serta sempat bernyanyi di depan AHY. Sebelumnya, Aldi Taher pernah terdaftar sebagai bakal calon legislatif dari dua partai, yaitu Partai Bulan Bintang (PBB) dan Partai Perindo, untuk Pemilu 2024. Namun, ia mengundurkan diri dari PBB dan melanjutkan dengan Perindo, meskipun gagal lolos ke Senayan karena partainya tidak mencapai ambang batas parlemen sebesar 4 persen.


Dengan momen lucu ini, Aldi Taher menunjukkan antusiasmenya terhadap Partai Demokrat. Perkembangan selanjutnya dari langkah politiknya akan terus dinantikan.

Artikel Terkait