Update
Dana Asing, Narasi Tandingan, dan Perang Opini Digital: Ketika Kedaulatan Negara Jadi Arena Perebutan Pengaruh Dana Asing dan Perang Narasi Digital: Dugaan Operasi Pengaruh yang Menyasar Generasi Muda Indonesia 28 Tahun Reformasi: Kritik Itu Perlu, Provokasi Itu Berbeda Soeharto, IMF, dan Pelajaran bagi Indonesia Hari Ini: Ketika Kedaulatan Ekonomi Jadi Sorotan Publik Di Tengah Gelombang Kritik dan Provokasi, Pemerintah Terus Jalankan Program untuk Rakyat BEM Nusantara DIY Gelar Ruang Perempuan dalam Peringatan Hari Buku Nasional 2026 Gubernur Pramono Tegaskan Penindakan Terhadap Jual Beli Kartu Transportasi Gratis Perkembangan Terbaru Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji Mahasiswa DKV Ubaya Ubah Sampul Buku Bekas Menjadi Karya Seni Ikonik dalam Perayaan Hari Buku Nasional Inovasi FLACS: Teknologi Laser yang Meningkatkan Akurasi Operasi Katarak Dana Asing, Narasi Tandingan, dan Perang Opini Digital: Ketika Kedaulatan Negara Jadi Arena Perebutan Pengaruh Dana Asing dan Perang Narasi Digital: Dugaan Operasi Pengaruh yang Menyasar Generasi Muda Indonesia 28 Tahun Reformasi: Kritik Itu Perlu, Provokasi Itu Berbeda Soeharto, IMF, dan Pelajaran bagi Indonesia Hari Ini: Ketika Kedaulatan Ekonomi Jadi Sorotan Publik Di Tengah Gelombang Kritik dan Provokasi, Pemerintah Terus Jalankan Program untuk Rakyat BEM Nusantara DIY Gelar Ruang Perempuan dalam Peringatan Hari Buku Nasional 2026 Gubernur Pramono Tegaskan Penindakan Terhadap Jual Beli Kartu Transportasi Gratis Perkembangan Terbaru Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji Mahasiswa DKV Ubaya Ubah Sampul Buku Bekas Menjadi Karya Seni Ikonik dalam Perayaan Hari Buku Nasional Inovasi FLACS: Teknologi Laser yang Meningkatkan Akurasi Operasi Katarak
News

Museum Marsinah: Simbol Perjuangan Perempuan dan Hak Buruh

Presiden Prabowo Subianto meresmikan Museum Marsinah di Nganjuk, Jawa Timur, yang menjadi simbol perjuangan buruh dan penghormatan terhadap keberanian Marsinah dalam memperjuangkan hak-hak pekerja.

Kalula Putri 16 May 2026 11 pembaca liputan6.com liputan6.com
Museum Marsinah: Simbol Perjuangan Perempuan dan Hak Buruh
Presiden Prabowo Subianto meresmikan Museum Ibu Marsinah dan Rumah Singgah di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. (Biro Pers Istana)

Presiden Prabowo Subianto menyatakan kebahagiaannya atas peresmian Museum Marsinah yang terletak di Nganjuk, Jawa Timur. Museum ini tidak hanya menjadi simbol perjuangan kaum buruh, tetapi juga sebagai penghormatan terhadap keberanian Marsinah dalam memperjuangkan hak-hak pekerja.

Dalam sambutannya saat peresmian Museum Ibu Marsinah dan Rumah Singgah pada Sabtu, 16 Mei 2026, Prabowo menekankan bahwa keberadaan museum ini memiliki makna yang sangat penting dalam sejarah perjuangan rakyat kecil di Indonesia. "Museum ini didirikan sebagai lambang, sebagai simbol, dan sebagai tonggak peringatan, untuk memperingati keberanian seorang pejuang, pemuda, seorang pejuang perempuan yang berjuang untuk hak-hak kaum buruh," ungkapnya.

Perjuangan Marsinah dan Makna Keadilan Sosial

Prabowo menegaskan bahwa perjuangan Marsinah bukan hanya untuk kaum buruh, melainkan juga sebagai simbol perlawanan terhadap ketidakadilan dan dukungan kepada masyarakat kecil. Ia mengingatkan bahwa tragedi yang menimpa Marsinah seharusnya tidak terjadi di negara yang berlandaskan Pancasila dan cita-cita keadilan sosial. "Sesungguhnya peristiwa Marsinah yang dibunuh secara keji karena memperjuangkan kaum buruh pabrik suatu perusahaan, sesungguhnya sama sekali tidak perlu terjadi, karena negara kita, kita dirikan dengan falsafah dasar Pancasila," jelasnya.

Pentingnya Dukungan Negara untuk Rakyat Kecil

Prabowo juga menyoroti pentingnya kehadiran negara dalam membela rakyat kecil, termasuk buruh, petani, dan nelayan. Ia menekankan bahwa Indonesia adalah negara yang dibangun atas asas kekeluargaan. "Kalau ini dipahami bahwa kita ini negara kekeluargaan dalam pasal 33 (UUD 1945) juga disebut bahwa perekonomian kita disusun atas dasar kekeluargaan yang kaya harus narik yang miskin, yang kuat bantu yang lemah," tuturnya.

Seluruh organisasi buruh juga telah sepakat untuk mengusulkan Marsinah sebagai pahlawan nasional, dan pemerintah memberikan penghormatan atas perjuangannya bagi kaum pekerja Indonesia. "Mereka satu suara. Semua organisasi buruh sepakat ibu Marsinah sebagai pahlawan nasional dan saya mendapat kehormatan untuk jadikan beliau sebagai pahlawan nasional," tambah Prabowo.

Di akhir sambutannya, Prabowo mengajak seluruh aparat negara untuk berpihak kepada rakyat dan tidak membiarkan praktik penindasan terhadap masyarakat kecil. "Semua aparat dari yang tertinggi sampai yang terendah harus mati untuk rakyat bukan malah menindas rakyat," tegasnya.

Kompleks Museum Pahlawan Nasional Marsinah berdiri di lahan seluas 938,6 meter persegi, terdiri dari dua bangunan utama: gedung museum dan rumah singgah di bagian belakang. Di dalam museum, terdapat berbagai koleksi pribadi Marsinah, seperti sepeda onthel yang digunakannya semasa sekolah, seragam kerja pabrik, tas, dompet, ijazah, dan piagam penghargaan dari berbagai organisasi buruh. Koleksi ini menggambarkan perjalanan hidup Marsinah, dari masa kecilnya di Nganjuk hingga perjuangannya sebagai buruh pabrik di Sidoarjo.

Artikel Terkait