Update
Prabowo Tekankan Pentingnya Armada Kapal Nasional untuk Pengiriman Barang Jokowi Siap Kunjungi Kupang, PSI: Masyarakat Menantikan Kehadirannya Dukungan Bank Mandiri untuk Ekosistem Mangrove di Hari Mangrove Sedunia Informasi Lengkap dan Jadwal Pendaftaran KIP Kuliah 2026 untuk Jalur Mandiri PTN dan PTS BGN Larang Penggunaan Barang Subsidi dalam Program Makan Bergizi Gratis Kaesang Pangarep Diprediksi Menjadi Ancaman Politik bagi PDIP Pakar Hukum Menilai Kasasi Jaksa atas Putusan Bebas Tidak Sesuai dengan KUHAP Gubernur Baru BI Minta Pelaku Pasar Tetap Tenang Setelah Perry Warjiyo Mundur Kementerian Kehutanan Tindak Tegas Pertambangan Emas Ilegal di Bolaang Mongondow Akademisi Menyatakan Penanganan Kasus Korupsi Mantan Jampidsus Harus Profesional Prabowo Tekankan Pentingnya Armada Kapal Nasional untuk Pengiriman Barang Jokowi Siap Kunjungi Kupang, PSI: Masyarakat Menantikan Kehadirannya Dukungan Bank Mandiri untuk Ekosistem Mangrove di Hari Mangrove Sedunia Informasi Lengkap dan Jadwal Pendaftaran KIP Kuliah 2026 untuk Jalur Mandiri PTN dan PTS BGN Larang Penggunaan Barang Subsidi dalam Program Makan Bergizi Gratis Kaesang Pangarep Diprediksi Menjadi Ancaman Politik bagi PDIP Pakar Hukum Menilai Kasasi Jaksa atas Putusan Bebas Tidak Sesuai dengan KUHAP Gubernur Baru BI Minta Pelaku Pasar Tetap Tenang Setelah Perry Warjiyo Mundur Kementerian Kehutanan Tindak Tegas Pertambangan Emas Ilegal di Bolaang Mongondow Akademisi Menyatakan Penanganan Kasus Korupsi Mantan Jampidsus Harus Profesional
News

Museum Marsinah: Simbol Perjuangan Perempuan dan Hak Buruh

Presiden Prabowo Subianto meresmikan Museum Marsinah di Nganjuk, Jawa Timur, yang menjadi simbol perjuangan buruh dan penghormatan terhadap keberanian Marsinah dalam memperjuangkan hak-hak pekerja.

Kalula Putri 16 May 2026 33 pembaca liputan6.com liputan6.com
Presiden Prabowo Subianto meresmikan Museum Ibu Marsinah dan Rumah Singgah di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. (Biro Pers Istana)
Presiden Prabowo Subianto meresmikan Museum Ibu Marsinah dan Rumah Singgah di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. (Biro Pers Istana)

Presiden Prabowo Subianto menyatakan kebahagiaannya atas peresmian Museum Marsinah yang terletak di Nganjuk, Jawa Timur. Museum ini tidak hanya menjadi simbol perjuangan kaum buruh, tetapi juga sebagai penghormatan terhadap keberanian Marsinah dalam memperjuangkan hak-hak pekerja.

Dalam sambutannya saat peresmian Museum Ibu Marsinah dan Rumah Singgah pada Sabtu, 16 Mei 2026, Prabowo menekankan bahwa keberadaan museum ini memiliki makna yang sangat penting dalam sejarah perjuangan rakyat kecil di Indonesia. "Museum ini didirikan sebagai lambang, sebagai simbol, dan sebagai tonggak peringatan, untuk memperingati keberanian seorang pejuang, pemuda, seorang pejuang perempuan yang berjuang untuk hak-hak kaum buruh," ungkapnya.

Perjuangan Marsinah dan Makna Keadilan Sosial

Prabowo menegaskan bahwa perjuangan Marsinah bukan hanya untuk kaum buruh, melainkan juga sebagai simbol perlawanan terhadap ketidakadilan dan dukungan kepada masyarakat kecil. Ia mengingatkan bahwa tragedi yang menimpa Marsinah seharusnya tidak terjadi di negara yang berlandaskan Pancasila dan cita-cita keadilan sosial. "Sesungguhnya peristiwa Marsinah yang dibunuh secara keji karena memperjuangkan kaum buruh pabrik suatu perusahaan, sesungguhnya sama sekali tidak perlu terjadi, karena negara kita, kita dirikan dengan falsafah dasar Pancasila," jelasnya.

Pentingnya Dukungan Negara untuk Rakyat Kecil

Prabowo juga menyoroti pentingnya kehadiran negara dalam membela rakyat kecil, termasuk buruh, petani, dan nelayan. Ia menekankan bahwa Indonesia adalah negara yang dibangun atas asas kekeluargaan. "Kalau ini dipahami bahwa kita ini negara kekeluargaan dalam pasal 33 (UUD 1945) juga disebut bahwa perekonomian kita disusun atas dasar kekeluargaan yang kaya harus narik yang miskin, yang kuat bantu yang lemah," tuturnya.

Seluruh organisasi buruh juga telah sepakat untuk mengusulkan Marsinah sebagai pahlawan nasional, dan pemerintah memberikan penghormatan atas perjuangannya bagi kaum pekerja Indonesia. "Mereka satu suara. Semua organisasi buruh sepakat ibu Marsinah sebagai pahlawan nasional dan saya mendapat kehormatan untuk jadikan beliau sebagai pahlawan nasional," tambah Prabowo.

Di akhir sambutannya, Prabowo mengajak seluruh aparat negara untuk berpihak kepada rakyat dan tidak membiarkan praktik penindasan terhadap masyarakat kecil. "Semua aparat dari yang tertinggi sampai yang terendah harus mati untuk rakyat bukan malah menindas rakyat," tegasnya.

Kompleks Museum Pahlawan Nasional Marsinah berdiri di lahan seluas 938,6 meter persegi, terdiri dari dua bangunan utama: gedung museum dan rumah singgah di bagian belakang. Di dalam museum, terdapat berbagai koleksi pribadi Marsinah, seperti sepeda onthel yang digunakannya semasa sekolah, seragam kerja pabrik, tas, dompet, ijazah, dan piagam penghargaan dari berbagai organisasi buruh. Koleksi ini menggambarkan perjalanan hidup Marsinah, dari masa kecilnya di Nganjuk hingga perjuangannya sebagai buruh pabrik di Sidoarjo.

Artikel Terkait