Update
Prabowo Tekankan Pentingnya Armada Kapal Nasional untuk Pengiriman Barang Jokowi Siap Kunjungi Kupang, PSI: Masyarakat Menantikan Kehadirannya Dukungan Bank Mandiri untuk Ekosistem Mangrove di Hari Mangrove Sedunia Informasi Lengkap dan Jadwal Pendaftaran KIP Kuliah 2026 untuk Jalur Mandiri PTN dan PTS BGN Larang Penggunaan Barang Subsidi dalam Program Makan Bergizi Gratis Kaesang Pangarep Diprediksi Menjadi Ancaman Politik bagi PDIP Pakar Hukum Menilai Kasasi Jaksa atas Putusan Bebas Tidak Sesuai dengan KUHAP Gubernur Baru BI Minta Pelaku Pasar Tetap Tenang Setelah Perry Warjiyo Mundur Kementerian Kehutanan Tindak Tegas Pertambangan Emas Ilegal di Bolaang Mongondow Akademisi Menyatakan Penanganan Kasus Korupsi Mantan Jampidsus Harus Profesional Prabowo Tekankan Pentingnya Armada Kapal Nasional untuk Pengiriman Barang Jokowi Siap Kunjungi Kupang, PSI: Masyarakat Menantikan Kehadirannya Dukungan Bank Mandiri untuk Ekosistem Mangrove di Hari Mangrove Sedunia Informasi Lengkap dan Jadwal Pendaftaran KIP Kuliah 2026 untuk Jalur Mandiri PTN dan PTS BGN Larang Penggunaan Barang Subsidi dalam Program Makan Bergizi Gratis Kaesang Pangarep Diprediksi Menjadi Ancaman Politik bagi PDIP Pakar Hukum Menilai Kasasi Jaksa atas Putusan Bebas Tidak Sesuai dengan KUHAP Gubernur Baru BI Minta Pelaku Pasar Tetap Tenang Setelah Perry Warjiyo Mundur Kementerian Kehutanan Tindak Tegas Pertambangan Emas Ilegal di Bolaang Mongondow Akademisi Menyatakan Penanganan Kasus Korupsi Mantan Jampidsus Harus Profesional
News

Normalisasi Situ Bulakan di Tangerang untuk Cegah Banjir, Masyarakat Diminta Jaga Kebersihan

Pemerintah Provinsi Banten melakukan normalisasi Situ Bulakan di Kota Tangerang selama 20 hari untuk mencegah banjir dengan fokus pada pengerukan lumpur. Masyarakat diharapkan berperan aktif dalam men...

Gyan Kusuma 15 May 2026 32 pembaca liputan6.com liputan6.com
Kegiatan pengerukan sedimentasi di Situ Bulakan Periuk Kota Tangerang oleh Pemprov Banten dalam mencegah luapan. (Antara/Dinas PUPR Kota Tangerang)
Kegiatan pengerukan sedimentasi di Situ Bulakan Periuk Kota Tangerang oleh Pemprov Banten dalam mencegah luapan. (Antara/Dinas PUPR Kota Tangerang)

Normalisasi Situ Bulakan yang terletak di Kota Tangerang dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi Banten selama 20 hari, dengan penekanan pada pengerukan lumpur untuk mengantisipasi sedimentasi alami serta meningkatkan kapasitas tampung air. Kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk mencegah terjadinya banjir di wilayah tersebut.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tangerang, Taufik Syahzaeni, menjelaskan bahwa normalisasi ini bertujuan untuk menjaga agar saluran air tetap bersih dan terjaga distribusinya, terutama saat curah hujan meningkat. "Kami berharap upaya normalisasi ini berjalan lancar sesuai dengan target yang ditentukan, yakni selama 20 hari ke depan terus dilakukan secara maksimal," ungkap Taufik dalam keterangan yang diterima di Tangerang.

Partisipasi Masyarakat dalam Mitigasi Banjir

Lebih lanjut, Taufik menekankan pentingnya peran serta masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan dan merawat infrastruktur pengendali banjir. "Kami sudah siagakan pompa dan juga petugas. Selanjutnya, peran aktif warga menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan," jelasnya.

Sebelumnya, Wali Kota Tangerang, Sachrudin, juga mengungkapkan bahwa pendangkalan di Situ Bulakan telah menyebabkan luapan air yang menggenangi jalan dan pemukiman di sekitarnya. Dalam rapat koordinasi yang diadakan beberapa waktu lalu, Gubernur Banten, Andra Soni, menyatakan bahwa langkah-langkah strategis telah disusun untuk mengatasi masalah banjir di Tangerang Raya.

Kerja Sama untuk Mengatasi Banjir

Pemerintah Provinsi Banten, bersama dengan Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWS Ciliwung Cisadane) serta pemerintah kabupaten dan kota, sepakat untuk melaksanakan program-program yang dapat memberikan dampak langsung bagi masyarakat, termasuk melalui normalisasi sungai. Langkah ini diharapkan dapat mengurangi risiko banjir dan meningkatkan kualitas hidup warga sekitar.

Artikel Terkait