Update
Ekonomi

Optimisme Airlangga Terhadap Investasi AS di Indonesia

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyatakan keyakinannya bahwa investasi dari perusahaan Amerika Serikat akan terus mengalir ke Indonesia, didukung oleh prospek ekonomi yan...

Aruna Sasmita 06 October 2026 56 pembaca cnnindonesia.com cnnindonesia.com
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto optimistis investasi perusahaan AS akan terus mengalir di tengah prospek perekonomian yang tetap kuat. (Tangkapan Layar Youtube Setpres).
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto optimistis investasi perusahaan AS akan terus mengalir di tengah prospek perekonomian yang tetap kuat. (Tangkapan Layar Youtube Setpres).

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyampaikan keyakinannya bahwa investasi dari perusahaan Amerika Serikat (AS) akan terus mengalir, seiring dengan prospek perekonomian Indonesia yang semakin kuat. Dalam acara 14th US-Indonesia Investment Summit yang diselenggarakan oleh AmCham Indonesia pada Selasa (6/10), Airlangga mengungkapkan bahwa sentimen investor terhadap perekonomian Indonesia saat ini cukup positif.

Ia mengungkapkan bahwa AS termasuk dalam lima besar negara yang memberikan investasi langsung asing (foreign direct investment/FDI) ke Indonesia. "Jadi, saya pikir sentimen investor juga cukup yakin dengan ekonomi Indonesia," ungkapnya.

Peningkatan Pertumbuhan Ekonomi

Airlangga menambahkan bahwa perekonomian Indonesia akan diarahkan untuk mendorong pertumbuhan yang lebih tinggi pada tahun 2027. Hal ini akan dilakukan dengan memperkuat sektor-sektor yang memiliki daya tahan serta meningkatkan kapasitas ekspor dan investasi. "Kita akan memperkuat sektor-sektor yang tinggi dan mempengaruhi industri yang resiliens, dan mengembangkan kapasitas ekspor dan investasi," jelasnya.

Pengembangan tersebut akan didukung oleh kemajuan dalam digitalisasi, semikonduktor, dan kecerdasan buatan (AI). Selain itu, Indonesia juga sedang membangun ekosistem ekonomi digital dan pusat data untuk memanfaatkan peluang investasi di sektor tersebut.

Peluang dan Tantangan Investasi

Di kesempatan yang sama, Managing Director AmCham Indonesia, Donna Priadi, menambahkan bahwa banyak perusahaan AS telah berinvestasi di Indonesia selama lebih dari satu abad. "Bahkan, banyak perusahaan Amerika yang sudah berinvestasi di Indonesia dan beroperasi lebih dari 100 tahun lamanya," kata Donna.

Indonesia Country Executive Bank of America, Mira Arifin, juga menekankan bahwa negara ini memiliki berbagai modal dasar yang menarik bagi investor, mulai dari pertumbuhan ekonomi hingga pasar domestik yang besar. Namun, ia mengingatkan bahwa tantangan dalam investasi tetap ada, termasuk kebijakan yang dapat berubah.

Meski demikian, Donna menegaskan bahwa Indonesia menawarkan banyak peluang, terutama dengan pertumbuhan populasi dan jumlah penduduk usia muda yang menjadi daya tarik bagi perusahaan-perusahaan AS. "Pada akhirnya, investor akan tetap berinvestasi di Indonesia. Karena banyak sekali opportunity, apalagi growth dari population and young population," tutupnya.

Artikel Terkait