Update
Politik

Pamer Kekuatan Militer, Iran Klaim Stok Rudal Melonjak 1,5 Kali Lipat

Nasywa Fattari 02 November 2026 3 pembaca
Iran memamerkan peningkatan kemampuan militernya dengan mengeklaim persediaan rudal negara itu bertambah 1,5 kali lipat setelah perang 12 hari melawan Israel (Foto: Mehr)
Iran memamerkan peningkatan kemampuan militernya dengan mengeklaim persediaan rudal negara itu bertambah 1,5 kali lipat setelah perang 12 hari melawan Israel (Foto: Mehr)

Klaim Lonjakan Rudal dan Peningkatan Kualitas Tempur

Iran kembali memamerkan peningkatan kemampuan konvensional militernya dengan mengklaim bahwa persediaan rudal negara tersebut telah melonjak hingga 1,5 kali lipat. Lonjakan armada peluru kendali ini terjadi pascaperang 12 hari melawan Israel yang dibantu oleh Amerika Serikat (AS) pada Juni 2025 lalu.

Tak hanya menambah kuantitas, Teheran juga mengumumkan tengah mempersiapkan peluncuran amunisi baru yang dijuluki “Bapak dari Segala Bom” (Father of All Bombs), sebuah julukan yang ditegaskan akan menjadi ancaman baru bagi para musuhnya.

Juru bicara Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran, Hossein Mohebi, menyatakan bahwa lonjakan jumlah persediaan persenjataan tersebut diimbangi dengan peningkatan kualitas tempur yang signifikan.

“Kami sedang dalam tahap persiapan untuk meluncurkan 'Bapak dari Segala Bom'. Ini adalah sesuatu yang baru bagi musuh,” tegas Hossein Mohebi sebagaimana dikutip dari Anadolu.

“Kualitas rudal-rudal tersebut telah meningkat secara signifikan, begitu pula dengan jangkauan, daya hancur, dan akurasinya dalam mengenai sasaran,” lanjutnya.


Tandingan untuk Bom milik AS

Pengumuman mengejutkan dari Iran ini muncul di tengah meningkatnya spekulasi mengenai potensi serangan udara militer AS terhadap fasilitas nuklir bawah tanah Iran. Presiden AS Donald Trump sebelumnya sempat mengisyaratkan kemungkinan penggunaan bom raksasa GBU-43/B Massive Ordnance Air Blast (MOAB) untuk menargetkan kawasan Gunung Pickaxe—lokasi yang diduga kuat menjadi benteng fasilitas nuklir bawah tanah Iran.

Bom GBU-43/B MOAB milik AS selama ini dikenal luas dengan julukan “Ibu dari Segala Bom” (Mother of All Bombs). Penamaan senjata baru Iran sebagai “Bapak dari Segala Bom” dinilai sebagai sinyal psikologis yang sengaja disiapkan untuk menandingi amunisi konvensional non-nuklir terbesar dalam arsenal AS tersebut.

Sebagai informasi, bom MOAB memiliki bobot mencapai 9.800 kilogram dengan daya rusak ledakan yang mampu meratakan area luas. Militer AS tercatat pertama kali menyiagakan dan menjatuhkan GBU-43/B pada April 2017 untuk menghancurkan kompleks terowongan kelompok ISIS di Afghanistan.


Minimnya Rincian Kuantitatif dan Spesifikasi

Meski melontarkan klaim mengejutkan mengenai kesiapan senjata baru dan lonjakan stok rudal hingga 1,5 kali lipat, Mohebi tidak membeberkan perincian teknis mengenai bentuk, spesifikasi, maupun radius daya hancur dari “Bapak dari Segala Bom”.

Pihak IRGC juga belum melampirkan data kuantitatif resmi mengenai jumlah pasti persenjataan rudal yang dimiliki Iran saat ini, maupun rincian varian rudal apa saja yang mengalami pembaruan jangkauan dan akurasi.

Artikel Terkait