Update
Ekonomi

IHSG Diprediksi Stabil di Awal Pekan Ini

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan akan bergerak stagnan pada perdagangan hari Senin, 2 November. Analis mengidentifikasi dua kemungkinan arah pergerakan indeks dalam waktu dekat.

Arya Yudhistira 02 November 2026 4 pembaca cnnindonesia.com cnnindonesia.com
Analis memperkirakan IHSG berpeluang melanjutkan rebound, meskipun risiko koreksi perlu diwaspadai apabila indeks kembali turun di bawah support krusial 4.972. (FOTO:CNN Indonesia/Safir Makki).
Analis memperkirakan IHSG berpeluang melanjutkan rebound, meskipun risiko koreksi perlu diwaspadai apabila indeks kembali turun di bawah support krusial 4.972. (FOTO:CNN Indonesia/Safir Makki).

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi akan mengalami pergerakan yang cenderung datar atau terkonsolidasi pada perdagangan yang berlangsung pada hari Senin, 2 November. Analis Teknikal dari MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, menyampaikan bahwa IHSG masih menghadapi dua skenario pergerakan, yaitu potensi penguatan dan risiko terjadinya koreksi lebih dalam.

Herditya menjelaskan, "Dalam skenario terbaik, IHSG berada pada wave (iv) dari wave [v] dan berpeluang menguat menuju 5.456-5.564. Namun, pada skenario terburuk, indeks berpotensi melanjutkan koreksi menuju 4.763-4.845." Ia memperkirakan IHSG akan bergerak dalam rentang support di 5.012 dan 4.915, serta resistance di 5.328 dan 5.460 untuk hari ini. Selain itu, ia merekomendasikan beberapa saham, seperti EXCL, MEDC, SQMI, dan TAPG.

Rebound Menuju Level 5.300

Sementara itu, Analis dari Binaartha Sekuritas, Ivan Rosanova, juga memberikan pandangannya mengenai IHSG. Ia memperkirakan bahwa IHSG memiliki peluang untuk melanjutkan rebound menuju level 5.300 jika mampu menembus resistensi minor di 5.123. Namun, ia juga mengingatkan bahwa risiko koreksi masih perlu diwaspadai jika indeks kembali jatuh di bawah support penting di 4.972.

Ivan menjelaskan, "Penembusan level 5.123 akan membuka peluang penguatan IHSG menuju 5.300. Sebaliknya, jika kembali turun di bawah 4.972, skenario koreksi dapat berlanjut." Ia memprediksi IHSG akan bergerak di level support 4.972, 4.895, dan 4.767, serta resistance di 5.123, 5.418, 5.561, dan 5.716 pada hari ini. Ivan juga merekomendasikan beberapa saham, di antaranya GOTO, ISAT, PTBA, TLKM, dan UNTR.

Penutupan IHSG Sebelumnya

Pada perdagangan Jumat, 30 Oktober, IHSG ditutup di level 5.057, mengalami penurunan sebesar 41 poin atau 0,80 persen dari perdagangan sebelumnya. Berdasarkan data dari RTI Infokom, total transaksi yang dilakukan investor mencapai Rp11,26 triliun dengan volume saham yang diperdagangkan sebanyak 37,37 miliar saham. Selama penutupan pekan lalu, tercatat 187 saham mengalami penguatan, 523 saham terkoreksi, dan 81 saham stagnan.

Catatan Redaksi: Artikel ini tidak dimaksudkan untuk memberikan rekomendasi atau larangan terhadap saham tertentu. Keputusan investasi sepenuhnya merupakan tanggung jawab pembaca.

Artikel Terkait