Update
Virus ALTNV: Penemuan Baru yang Mengguncang Dunia Ilmu Pengetahuan Penurunan Drastis Saham Bayan Setelah Isu Akuisisi Haji Isam Ketegangan Seputar Ijazah Jokowi dan Gibran, Bambang Tri Mulyono: Ada Ancaman bagi Gibran di Pilpres 2029 Dukungan Gus Lilur untuk Reformasi PBNU oleh Gus Kikin Inovasi Mahasiswa UNEJ: Terapi Koktail Bakteriofag untuk Mengatasi Keracunan Makanan Penelitian Dampak Kesehatan Anak-Anak Korban Tragedi 9/11 Dimulai, Fokus pada Racun Debu IHSG Melemah di Level 6.495, 535 Saham Mengalami Penurunan Budi Arie Setiadi Soroti Gaya Kepemimpinan Dedi Mulyadi dalam Diskusi Politik Basarnas Tingkatkan Upaya Pencarian Lima Jurnalis yang Hilang Saat Meliput Erupsi UNDIP Bekerja Sama dengan Universite Paris-Saclay untuk Meningkatkan Peringkat Global Melalui Riset dan Beasiswa Doktor Virus ALTNV: Penemuan Baru yang Mengguncang Dunia Ilmu Pengetahuan Penurunan Drastis Saham Bayan Setelah Isu Akuisisi Haji Isam Ketegangan Seputar Ijazah Jokowi dan Gibran, Bambang Tri Mulyono: Ada Ancaman bagi Gibran di Pilpres 2029 Dukungan Gus Lilur untuk Reformasi PBNU oleh Gus Kikin Inovasi Mahasiswa UNEJ: Terapi Koktail Bakteriofag untuk Mengatasi Keracunan Makanan Penelitian Dampak Kesehatan Anak-Anak Korban Tragedi 9/11 Dimulai, Fokus pada Racun Debu IHSG Melemah di Level 6.495, 535 Saham Mengalami Penurunan Budi Arie Setiadi Soroti Gaya Kepemimpinan Dedi Mulyadi dalam Diskusi Politik Basarnas Tingkatkan Upaya Pencarian Lima Jurnalis yang Hilang Saat Meliput Erupsi UNDIP Bekerja Sama dengan Universite Paris-Saclay untuk Meningkatkan Peringkat Global Melalui Riset dan Beasiswa Doktor
Ekonomi

PELNI Kerja Sama dengan Perusahaan Italia untuk Desain Tiga Kapal Baru

PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) telah resmi menunjuk perusahaan asal Italia untuk merancang tiga kapal penumpang baru dengan total investasi mencapai Rp4,5 triliun. Proses desain kapal ini dip...

Aruna Sasmita 30 July 2026 50 pembaca cnnindonesia.com cnnindonesia.com
PT PELNI resmi menunjuk perusahaan Italia untuk desain tiga kapal penumpang baru. Targetnya, proyek selesai antara 2028-2030 dengan investasi Rp4,5 triliun. (FOTO:ANTARA/Aprillio Akbar).
PT PELNI resmi menunjuk perusahaan Italia untuk desain tiga kapal penumpang baru. Targetnya, proyek selesai antara 2028-2030 dengan investasi Rp4,5 triliun. (FOTO:ANTARA/Aprillio Akbar).

PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) atau PELNI mengumumkan bahwa mereka telah memulai proses desain untuk tiga kapal penumpang baru yang akan dikerjakan oleh perusahaan asal Italia. Keputusan ini diambil setelah perusahaan tersebut berhasil memenangkan tender terbuka yang diselenggarakan oleh PELNI.

Corporate Secretary PT PELNI, Ditto Pappilanda, menyampaikan bahwa pembuatan desain kapal oleh perusahaan Italia tersebut diperkirakan akan memakan waktu sekitar 17 bulan. Proses ini akan mencakup perancangan yang detail, termasuk interior kapal.

Rancangan Desain dan Kapasitas Kapal

Ditto menjelaskan bahwa satu rancangan desain dari Italia akan diterapkan secara seragam untuk ketiga kapal baru yang akan dibangun dengan menggunakan skema Penyertaan Modal Negara (PMN). Kapal-kapal tersebut merupakan tipe ROPAX (roll-on/roll-off passenger) yang mampu menampung hingga 1.000 penumpang.

Armada baru ini direncanakan akan mulai dikirim secara bertahap antara pertengahan tahun 2028 hingga 2030, dengan target untuk mulai beroperasi secara penuh pada tahun 2029.

Proses Manufaktur dan Keterlibatan Industri Lokal

Saat ini, PELNI belum menentukan galangan kapal yang akan melakukan pengerjaan fisik. Ditto menegaskan bahwa pihaknya masih menunggu arahan dari pemerintah untuk mendorong keterlibatan industri galangan lokal. "Siapa yang buat, itu belum bisa disampaikan karena kita memperhatikan dorongan dari pemerintah agar bisa melibatkan galangan dalam negeri," ujarnya.

Sebelumnya, Direktur Utama PT PELNI, Budy Setyawan Wijaya, mengungkapkan bahwa investasi untuk pengadaan tiga kapal baru ini mencapai Rp4,5 triliun, yang terdiri dari Penyertaan Modal Negara sebesar Rp4 triliun dan Rp500 miliar dari dana internal perusahaan. Budy menekankan pentingnya pengadaan kapal baru untuk menggantikan armada yang sudah berusia lebih dari 40 tahun.

“Kita akan lakukan adalah pengadaan 3 kapal penumpang baru-baru itu PSO, Pak. Karena memang kapal-kapal kami kan banyak yang sudah ada di atas 40 tahun,” jelas Budy dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi VI DPR.

Proses pengadaan kapal ini diharapkan dapat selesai pada tahun 2030. Budy menjelaskan bahwa pembangunan fisik kapal pertama direncanakan dimulai pada Juni 2027 dan selesai pada Oktober 2028, dengan target peluncuran pada Oktober 2028. Kapal pertama diharapkan sudah diserahkan kepada PELNI pada Juli 2029.

Untuk kapal kedua, pembangunan akan dimulai pada November 2027 dan diharapkan selesai pada Maret 2029, sedangkan kapal ketiga dijadwalkan mulai dibangun pada April 2028 hingga Agustus 2029. "Ini adalah timeline dari program pengadaan 3 kapal kami, Pak. Memang pengadaan kapal ini ketika kita membuat kapal, ya istilahnya dari membuat kapal baru, ini butuh waktu yang cukup lama, Pak, hampir 3 tahun," tutup Budy.

Artikel Terkait