PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) atau PELNI mengumumkan bahwa mereka telah memulai proses desain untuk tiga kapal penumpang baru yang akan dikerjakan oleh perusahaan asal Italia. Keputusan ini diambil setelah perusahaan tersebut berhasil memenangkan tender terbuka yang diselenggarakan oleh PELNI.
Corporate Secretary PT PELNI, Ditto Pappilanda, menyampaikan bahwa pembuatan desain kapal oleh perusahaan Italia tersebut diperkirakan akan memakan waktu sekitar 17 bulan. Proses ini akan mencakup perancangan yang detail, termasuk interior kapal.
Rancangan Desain dan Kapasitas Kapal
Ditto menjelaskan bahwa satu rancangan desain dari Italia akan diterapkan secara seragam untuk ketiga kapal baru yang akan dibangun dengan menggunakan skema Penyertaan Modal Negara (PMN). Kapal-kapal tersebut merupakan tipe ROPAX (roll-on/roll-off passenger) yang mampu menampung hingga 1.000 penumpang.
Armada baru ini direncanakan akan mulai dikirim secara bertahap antara pertengahan tahun 2028 hingga 2030, dengan target untuk mulai beroperasi secara penuh pada tahun 2029.
Proses Manufaktur dan Keterlibatan Industri Lokal
Saat ini, PELNI belum menentukan galangan kapal yang akan melakukan pengerjaan fisik. Ditto menegaskan bahwa pihaknya masih menunggu arahan dari pemerintah untuk mendorong keterlibatan industri galangan lokal. "Siapa yang buat, itu belum bisa disampaikan karena kita memperhatikan dorongan dari pemerintah agar bisa melibatkan galangan dalam negeri," ujarnya.
Sebelumnya, Direktur Utama PT PELNI, Budy Setyawan Wijaya, mengungkapkan bahwa investasi untuk pengadaan tiga kapal baru ini mencapai Rp4,5 triliun, yang terdiri dari Penyertaan Modal Negara sebesar Rp4 triliun dan Rp500 miliar dari dana internal perusahaan. Budy menekankan pentingnya pengadaan kapal baru untuk menggantikan armada yang sudah berusia lebih dari 40 tahun.
“Kita akan lakukan adalah pengadaan 3 kapal penumpang baru-baru itu PSO, Pak. Karena memang kapal-kapal kami kan banyak yang sudah ada di atas 40 tahun,” jelas Budy dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi VI DPR.
Proses pengadaan kapal ini diharapkan dapat selesai pada tahun 2030. Budy menjelaskan bahwa pembangunan fisik kapal pertama direncanakan dimulai pada Juni 2027 dan selesai pada Oktober 2028, dengan target peluncuran pada Oktober 2028. Kapal pertama diharapkan sudah diserahkan kepada PELNI pada Juli 2029.
Untuk kapal kedua, pembangunan akan dimulai pada November 2027 dan diharapkan selesai pada Maret 2029, sedangkan kapal ketiga dijadwalkan mulai dibangun pada April 2028 hingga Agustus 2029. "Ini adalah timeline dari program pengadaan 3 kapal kami, Pak. Memang pengadaan kapal ini ketika kita membuat kapal, ya istilahnya dari membuat kapal baru, ini butuh waktu yang cukup lama, Pak, hampir 3 tahun," tutup Budy.