Tim SAR gabungan terus melaksanakan pencarian terhadap penumpang KMP Kirana II yang dilaporkan melompat ke laut saat kapal berlayar dari Pelabuhan Merak menuju Bakaheuni. Korban yang dicari adalah Andreas Lingsing, seorang pria berusia 26 tahun yang berasal dari Kecamatan Panjang, Kota Bandar Lampung.
Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu, 28 Februari, di perairan sekitar Pulau Tempurung, yang merupakan lintasan penyebrangan antara Merak dan Bakauheni. Kepala Subseksi Operasi dan Siaga Basarnas Banten, Rizky Dwianto, mengungkapkan bahwa pencarian sudah memasuki hari kelima.
Pencarian yang Luas
Rizky Dwianto menyatakan, “Pencarian hari kelima tim SAR gabungan melakukan penyisiran di area pencarian seluas 263 mil laut persegi dengan total lintasan mencapai 130 mil laut.” Pada hari Senin, 3 Agustus, ia menambahkan bahwa selain melakukan penyisiran di laut, pihaknya juga melakukan pengecekan hasil pemantauan dengan berkoordinasi bersama Kantor SAR Lampung, stasiun VTS Merak, Polair Banten, Lanal Banten, dan ASDP.
Informasi Terkini Mengenai Korban
“Guna memperoleh informasi terbaru terkait kemungkinan keberadaan korban,” jelas Rizky. Meskipun upaya pencarian telah dilakukan secara intensif, hingga sore kemarin, belum ada tanda-tanda yang menunjukkan keberadaan Andreas Lingsing.