Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat kembali mencatatkan prestasi yang membanggakan di tingkat nasional. Berkat upaya luar biasa dalam mempercepat aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD), Jakarta Barat berhasil menempati posisi empat besar di Indonesia dan meraih penghargaan bergengsi Dukcapil Prima Awards 2026. Piala dan piagam penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia kepada Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah, dalam acara puncak yang berlangsung di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, pada Senin (3/8).
Apresiasi dari Tokoh Pemuda
Penghargaan yang diraih oleh Wali Kota Jakarta Barat ini menarik perhatian dan mendapatkan apresiasi luas dari berbagai kalangan. Salah satunya datang dari tokoh pemuda Jakarta Barat, Umar Abdul Aziz. Ia menilai bahwa penghargaan tersebut bukan sekadar simbol, melainkan merupakan hasil dari kinerja nyata yang ditunjukkan setiap hari untuk kepentingan masyarakat. Umar menganggap Wali Kota Jakarta Barat sebagai sosok pemimpin yang sangat mendengarkan suara dan keluhan masyarakat. Setiap aspirasi yang disampaikan oleh warga selalu ditanggapi dengan serius dan tindakan yang cepat.
Umar juga menyatakan bahwa Wali Kota tidak ragu untuk memberikan sanksi kepada bawahannya yang dianggap tidak menjalankan tugas dengan baik. Sikap tegas ini menunjukkan komitmen untuk memastikan tidak ada kendala dalam pelayanan publik kepada warga Jakarta Barat. “Menurut saya, hal itu wajar beliau mendapatkan penghargaan, termasuk dari Kementerian Dalam Negeri, karena kinerjanya yang selalu bergerak cepat dalam menangani berbagai persoalan di wilayah. Beliau juga senantiasa membangun koordinasi yang erat bersama unsur Forkopimko guna menjaga ketertiban dan menyelesaikan persoalan secara menyeluruh,” ungkap Umar pada Selasa (4/8).
Komitmen dalam Pelayanan Publik
Umar berharap semangat kerja dan ketegasan yang ditunjukkan oleh Wali Kota dapat menginspirasi seluruh jajaran pemerintahan di Jakarta Barat. Dengan demikian, pelayanan kepada masyarakat dapat ditingkatkan, dan setiap masalah yang muncul dapat segera diatasi demi mewujudkan Jakarta Barat yang tertib, aman, dan sejahtera bagi seluruh warganya. Sementara itu, Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah, menjelaskan bahwa pencapaian ini merupakan bukti nyata dari keseriusan dan komitmen pemerintah daerah dalam mendorong transformasi layanan administrasi kependudukan ke sistem berbasis digital yang modern. Hingga awal Agustus 2026, tercatat 728.842 warga Jakarta Barat telah berhasil mengaktifkan IKD, yang setara dengan 38,81 persen dari total 1.877.975 penduduk wajib KTP di wilayah tersebut. Angka ini menempatkan Jakarta Barat di peringkat keempat secara nasional dan menjadikannya salah satu dari sepuluh daerah dengan capaian aktivasi IKD terbaik di Indonesia.
“Alhamdulillah, Jakarta Barat berhasil meraih peringkat keempat nasional dalam capaian aktivasi Identitas Kependudukan Digital. Ini merupakan hasil kerja keras seluruh jajaran yang terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” kata Iin dengan penuh rasa syukur. Iin juga menegaskan bahwa pengembangan IKD bukan hanya sekadar mengubah kartu identitas ke bentuk digital, tetapi juga menjadi fondasi utama dalam membangun sistem pemerintahan yang berbasis data, lebih akurat, responsif, dan saling terintegrasi. “Data kependudukan memiliki nilai yang sangat strategis karena menjadi dasar dalam penyusunan berbagai kebijakan pemerintah sekaligus memudahkan masyarakat dalam mengakses berbagai layanan publik,” tambahnya.