JAKARTA - Pemasangan air conditioner (AC) tidak bisa dilakukan secara sembarangan. Pemilihan AC harus mempertimbangkan fungsi ruangan, beban pendinginan, efisiensi energi, serta dampaknya terhadap lingkungan dan kesehatan. Profesor Dr. Ir. Andriyanto Setyawan MT, seorang Guru Besar di bidang Ilmu Teknik Refrigerasi dan Tata Udara dari Politeknik Negeri Bandung, menekankan bahwa setiap ruangan memiliki kebutuhan pendinginan yang berbeda, sehingga jenis dan kapasitas AC yang dipilih tidak dapat disamakan.
Kebutuhan Pendinginan yang Beragam
Menurut Prof. Andriyanto, "Fungsi ruangnya, maksudnya adalah AC keperluannya berbeda, jadi jenisnya juga akan berbeda. Kapasitasnya berbeda. Untuk kantor, untuk hotel, untuk rumah sakit, kemudian untuk restoran, untuk usaha perbelanjaan. Ini berbeda-beda." Pernyataan ini disampaikan dalam acara FLiFE di Jakarta pada Senin, 15 Juni 2026.
Faktor yang Mempengaruhi Kapasitas AC
Ahli tersebut juga mengungkapkan bahwa salah satu faktor utama yang perlu diperhatikan sebelum memasang AC adalah beban pendinginan. Banyak orang beranggapan bahwa kebutuhan AC hanya bergantung pada luas bangunan, padahal kenyataannya jauh lebih kompleks. Dua bangunan dengan ukuran yang sama bisa memerlukan kapasitas AC yang berbeda, tergantung pada lokasi, kondisi lingkungan, jumlah penghuni, serta paparan panas dari luar.