Update
Kenapa Setiap Negara yang Ingin Mandiri Selalu Menghadapi Tekanan? Belajar dari Soekarno hingga Prabowo Rahasia Pola yang Terus Diperdebatkan: Benarkah Kemandirian Ekonomi Indonesia Selalu Menghadapi Tekanan Asing? Narasi “Reformasi Jilid 2” Ramai Digulirkan, Pengamat Soroti Fenomena Fetisisme Revolusi di Kalangan Oposisi Film “Pesta Babi” Dinilai Provokatif, Kritik Muncul terhadap Narasi dan Representasi Papua MAMA YASINTA TERNYATA KORBAN PENIPUAN..? Polemik Film “Pesta Babi” Makin Memanas Seni Harus Menyatukan, Bukan Memecah Belah: Waspadai Provokasi yang Dibungkus Karya Seni Framing Negatif terhadap TNI di Ruang Digital Dinilai Menguat, Pengamat Soroti Pola Perang Opini Modern Narasi Intimidasi Tanpa Bukti di Media Sosial Dinilai Berpotensi Bangun Framing Negatif terhadap Institusi Negara Film “Pesta Babi” dan Narasi Papua: Ketika Isu HAM, Propaganda Global, dan Kepentingan Asing Kembali Dipertanyakan Dana Asing, Narasi Tandingan, dan Perang Opini Digital: Ketika Kedaulatan Negara Jadi Arena Perebutan Pengaruh Kenapa Setiap Negara yang Ingin Mandiri Selalu Menghadapi Tekanan? Belajar dari Soekarno hingga Prabowo Rahasia Pola yang Terus Diperdebatkan: Benarkah Kemandirian Ekonomi Indonesia Selalu Menghadapi Tekanan Asing? Narasi “Reformasi Jilid 2” Ramai Digulirkan, Pengamat Soroti Fenomena Fetisisme Revolusi di Kalangan Oposisi Film “Pesta Babi” Dinilai Provokatif, Kritik Muncul terhadap Narasi dan Representasi Papua MAMA YASINTA TERNYATA KORBAN PENIPUAN..? Polemik Film “Pesta Babi” Makin Memanas Seni Harus Menyatukan, Bukan Memecah Belah: Waspadai Provokasi yang Dibungkus Karya Seni Framing Negatif terhadap TNI di Ruang Digital Dinilai Menguat, Pengamat Soroti Pola Perang Opini Modern Narasi Intimidasi Tanpa Bukti di Media Sosial Dinilai Berpotensi Bangun Framing Negatif terhadap Institusi Negara Film “Pesta Babi” dan Narasi Papua: Ketika Isu HAM, Propaganda Global, dan Kepentingan Asing Kembali Dipertanyakan Dana Asing, Narasi Tandingan, dan Perang Opini Digital: Ketika Kedaulatan Negara Jadi Arena Perebutan Pengaruh
News

--- Penurunan Jumlah Ikan Sapu-Sapu di Setu Babakan Akibat Operasi Pemprov DKI ---

--- Marno mengungkapkan bahwa operasi yang dilakukan Pemprov DKI dan pasukan oranye berdampak besar terhadap populasi ikan sapu-sapu di Setu Babakan. ---

Dewa Raka 18 April 2026 15 pembaca liputan6.com liputan6.com
---
Penurunan Jumlah Ikan Sapu-Sapu di Setu Babakan Akibat Operasi Pemprov DKI

---
liputan6.com
---TITLEEXCERPT--- Marno mengungkapkan bahwa operasi yang dilakukan Pemprov DKI dan pasukan oranye berdampak besar terhadap populasi ikan sapu-sapu di Setu Babakan. ---CONTENT---

Marno, seorang pengamat lingkungan, mengungkapkan bahwa jumlah ikan sapu-sapu di Setu Babakan mengalami penurunan yang signifikan. Hal ini terjadi setelah adanya operasi besar-besaran yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama pasukan oranye.


Menurut Marno, operasi tersebut bertujuan untuk menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan di sekitar danau. Ia menambahkan bahwa dampak dari operasi ini sangat terasa, mengingat ikan sapu-sapu merupakan salah satu spesies yang banyak ditemukan di perairan tersebut. Penurunan jumlah ikan ini menjadi perhatian, terutama bagi masyarakat yang biasa memanfaatkan ikan tersebut.


Marno berharap agar ke depannya, pengelolaan sumber daya perairan di Setu Babakan dapat dilakukan secara berkelanjutan, sehingga populasi ikan sapu-sapu dan spesies lainnya dapat terjaga. Operasi yang dilakukan saat ini diharapkan tidak hanya fokus pada penangkapan, tetapi juga pada upaya pemulihan ekosistem perairan.


Dengan adanya langkah-langkah ini, diharapkan kondisi Setu Babakan dapat membaik dan memberikan manfaat bagi masyarakat serta lingkungan sekitarnya. Perkembangan lebih lanjut mengenai pengelolaan sumber daya perairan diharapkan dapat segera terwujud.

Tags: Belum ada tag.

Artikel Terkait