PT Pertamina Patra Niaga telah berkolaborasi dengan Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil) dari Kementerian Dalam Negeri untuk meningkatkan ketepatan dalam penyaluran subsidi LPG 3 kilogram. Kerja sama ini memungkinkan Pertamina untuk menggunakan data Nomor Induk Kependudukan (NIK) dalam proses verifikasi dan validasi penerima subsidi.
Perjanjian Kerja Sama (PKS) mengenai Pemberian Hak Akses dan Pemanfaatan Data Kependudukan ditandatangani oleh Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo Putra, dan Direktur Jenderal Dukcapil, Teguh Setyabudi. Penandatanganan ini disaksikan oleh Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, Laode Sulaeman, serta Direktur Logistik dan Infrastruktur PT Pertamina (Persero), Jeffe Arizon Suardin, di Grha Pertamina, Jakarta, pada hari Senin, 10 Agustus lalu.
Implementasi Data Kependudukan dalam Subsidi
Pemanfaatan data kependudukan ini merupakan bagian dari pelaksanaan keputusan Menteri ESDM Nomor 37 Tahun 2023 yang berkaitan dengan Petunjuk Teknis Transformasi Subsidi Tepat LPG. Sebelumnya, Pertamina telah mempersiapkan sistem untuk memverifikasi NIK dalam penyaluran subsidi elpiji dengan tabung ukuran 3 kg.
Komitmen Pertamina dalam Penyaluran Energi
Mars Ega menyatakan bahwa kerja sama ini adalah langkah penting dalam memperbaiki tata kelola penyaluran subsidi energi agar lebih tepat sasaran. "Pertamina Patra Niaga berkomitmen untuk mewujudkan cita-cita pemerintah dalam memastikan ketahanan energi melalui pengelolaan subsidi yang baik dan memastikan layanan energi menjangkau seluruh masyarakat dari Sabang hingga Merauke," jelasnya dalam keterangan resmi.
Sementara itu, Teguh Setyabudi menambahkan bahwa data kependudukan dapat menjadi dasar bagi berbagai layanan publik. Hingga semester pertama tahun 2026, jumlah penduduk Indonesia tercatat sekitar 290,1 juta jiwa, dengan hampir 99 persen penduduk wajib KTP telah terekam dalam sistem biometrik.
Lebih lanjut, Teguh berharap bahwa pemanfaatan data kependudukan bersama Pertamina Patra Niaga tidak hanya akan mendukung penyaluran subsidi LPG 3 kg agar lebih tepat sasaran, tetapi juga dapat memberikan manfaat untuk berbagai kebutuhan lain dalam mendukung tugas dan layanan perusahaan.