Update
Dana Asing, Narasi Tandingan, dan Perang Opini Digital: Ketika Kedaulatan Negara Jadi Arena Perebutan Pengaruh Dana Asing dan Perang Narasi Digital: Dugaan Operasi Pengaruh yang Menyasar Generasi Muda Indonesia 28 Tahun Reformasi: Kritik Itu Perlu, Provokasi Itu Berbeda Soeharto, IMF, dan Pelajaran bagi Indonesia Hari Ini: Ketika Kedaulatan Ekonomi Jadi Sorotan Publik Di Tengah Gelombang Kritik dan Provokasi, Pemerintah Terus Jalankan Program untuk Rakyat BEM Nusantara DIY Gelar Ruang Perempuan dalam Peringatan Hari Buku Nasional 2026 Gubernur Pramono Tegaskan Penindakan Terhadap Jual Beli Kartu Transportasi Gratis Perkembangan Terbaru Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji Mahasiswa DKV Ubaya Ubah Sampul Buku Bekas Menjadi Karya Seni Ikonik dalam Perayaan Hari Buku Nasional Inovasi FLACS: Teknologi Laser yang Meningkatkan Akurasi Operasi Katarak Dana Asing, Narasi Tandingan, dan Perang Opini Digital: Ketika Kedaulatan Negara Jadi Arena Perebutan Pengaruh Dana Asing dan Perang Narasi Digital: Dugaan Operasi Pengaruh yang Menyasar Generasi Muda Indonesia 28 Tahun Reformasi: Kritik Itu Perlu, Provokasi Itu Berbeda Soeharto, IMF, dan Pelajaran bagi Indonesia Hari Ini: Ketika Kedaulatan Ekonomi Jadi Sorotan Publik Di Tengah Gelombang Kritik dan Provokasi, Pemerintah Terus Jalankan Program untuk Rakyat BEM Nusantara DIY Gelar Ruang Perempuan dalam Peringatan Hari Buku Nasional 2026 Gubernur Pramono Tegaskan Penindakan Terhadap Jual Beli Kartu Transportasi Gratis Perkembangan Terbaru Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji Mahasiswa DKV Ubaya Ubah Sampul Buku Bekas Menjadi Karya Seni Ikonik dalam Perayaan Hari Buku Nasional Inovasi FLACS: Teknologi Laser yang Meningkatkan Akurasi Operasi Katarak
News

Prabowo Mengungkapkan Banyak Menteri yang Dirawat di Rumah Sakit

Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan bahwa sejumlah menteri mengalami sakit dan harus dirawat di rumah sakit akibat beban kerja yang padat.

Yoga Samadhi 17 May 2026 12 pembaca liputan6.com liputan6.com
Prabowo Mengungkapkan Banyak Menteri yang Dirawat di Rumah Sakit
Presiden Prabowo saat Panen Raya Jagung Serentak dan Groundbreaking 10 Gudang Ketahanan Pangan Polri. (Foto: tangkapan layar Sekretariat Presiden)

Presiden Prabowo Subianto menyatakan bahwa banyak menterinya yang harus dirawat di rumah sakit karena tekanan pekerjaan yang tinggi. Pernyataan ini disampaikan Prabowo saat meresmikan Museum Ibu Marsinah dan Rumah Singgah di Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, pada hari Sabtu, 16 Mei 2026.

Pada awal acara, Prabowo memanggil para anggota Kabinet yang hadir, termasuk COO Danantara, Dony Oskaria. "Kepala Badan Pengaturan (BP) BUMN sekaligus COO Danantara Saudara Dony Oskaria. Ada? Oh enggak hadir. Coba, catat," ujar Prabowo saat memberikan sambutan. Dia kemudian bercanda agar Dony segera menghadapnya. Prabowo menjelaskan bahwa para menteri yang diminta menghadap memiliki dua alasan, yaitu untuk melaporkan capaian atau prestasi dan untuk membahas masalah.

Kerja Keras Para Menteri

Prabowo menegaskan bahwa para menterinya telah bekerja keras untuk kepentingan rakyat dan negara. Bahkan, beberapa di antara mereka sampai harus dirawat di rumah sakit. "Tapi enggak, pasti dia sibuk, mengatur-mengatur, orang kerja keras. Saking kerja kerasnya, masuk rumah sakit dia, ya. Berapa minggu di rumah sakit," ungkapnya. "Ini menteri-menteri saya banyak masuk rumah sakit, karena kerjanya keras," tambah Prabowo.

Kesibukan yang Menguras Energi

Dengan pernyataan tersebut, Prabowo menunjukkan apresiasinya terhadap dedikasi para menteri dalam menjalankan tugas mereka. Dia menyadari bahwa beban kerja yang tinggi dapat berdampak pada kesehatan, sehingga beberapa menteri harus mendapatkan perawatan medis. Hal ini mencerminkan tantangan yang dihadapi oleh pemerintah dalam menjalankan program-program untuk masyarakat.

Artikel Terkait