Update
Prabowo Tekankan Pentingnya Armada Kapal Nasional untuk Pengiriman Barang Jokowi Siap Kunjungi Kupang, PSI: Masyarakat Menantikan Kehadirannya Dukungan Bank Mandiri untuk Ekosistem Mangrove di Hari Mangrove Sedunia Informasi Lengkap dan Jadwal Pendaftaran KIP Kuliah 2026 untuk Jalur Mandiri PTN dan PTS BGN Larang Penggunaan Barang Subsidi dalam Program Makan Bergizi Gratis Kaesang Pangarep Diprediksi Menjadi Ancaman Politik bagi PDIP Pakar Hukum Menilai Kasasi Jaksa atas Putusan Bebas Tidak Sesuai dengan KUHAP Gubernur Baru BI Minta Pelaku Pasar Tetap Tenang Setelah Perry Warjiyo Mundur Kementerian Kehutanan Tindak Tegas Pertambangan Emas Ilegal di Bolaang Mongondow Akademisi Menyatakan Penanganan Kasus Korupsi Mantan Jampidsus Harus Profesional Prabowo Tekankan Pentingnya Armada Kapal Nasional untuk Pengiriman Barang Jokowi Siap Kunjungi Kupang, PSI: Masyarakat Menantikan Kehadirannya Dukungan Bank Mandiri untuk Ekosistem Mangrove di Hari Mangrove Sedunia Informasi Lengkap dan Jadwal Pendaftaran KIP Kuliah 2026 untuk Jalur Mandiri PTN dan PTS BGN Larang Penggunaan Barang Subsidi dalam Program Makan Bergizi Gratis Kaesang Pangarep Diprediksi Menjadi Ancaman Politik bagi PDIP Pakar Hukum Menilai Kasasi Jaksa atas Putusan Bebas Tidak Sesuai dengan KUHAP Gubernur Baru BI Minta Pelaku Pasar Tetap Tenang Setelah Perry Warjiyo Mundur Kementerian Kehutanan Tindak Tegas Pertambangan Emas Ilegal di Bolaang Mongondow Akademisi Menyatakan Penanganan Kasus Korupsi Mantan Jampidsus Harus Profesional
News

Prabowo Tegaskan Stabilitas Indonesia di Tengah Gejolak Ekonomi Global

Prabowo Subianto menegaskan bahwa Indonesia tidak akan mengalami keruntuhan meskipun nilai tukar Rupiah terhadap dolar AS menurun. Ia menyatakan bahwa kehidupan masyarakat desa tidak terpengaruh oleh...

Bima Candrakumara 16 May 2026 32 pembaca liputan6.com liputan6.com
Presiden Prabowo Subianto melakukan ziarah ke makam aktivis buruh perempuan, Marsinah di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. (Biro Pers Kepresidenan)
Presiden Prabowo Subianto melakukan ziarah ke makam aktivis buruh perempuan, Marsinah di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. (Biro Pers Kepresidenan)

Presiden Prabowo Subianto menyatakan keyakinannya bahwa kondisi Indonesia saat ini tetap baik, meskipun banyak negara mengalami kepanikan akibat situasi geopolitik global. Dalam sebuah acara di Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, pada Sabtu (16/5/2026), Prabowo membantah spekulasi yang menyatakan bahwa Indonesia akan mengalami keruntuhan atau kekacauan akibat penurunan nilai tukar Rupiah.

Prabowo menjelaskan bahwa penurunan nilai tukar Rupiah tidak berdampak signifikan pada kehidupan masyarakat di desa, yang tidak menggunakan dolar dalam transaksi sehari-hari. "Sekarang ada yang selalu sebentar-sebentar Indonesia akan collapse, akan chaos, akan apa. Rupiah begini, dolar begini, orang rakyat di desa enggak pake dolar kok," ujarnya.

Kondisi Pangan dan Energi yang Stabil

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa stok pangan dan energi di Indonesia saat ini dalam keadaan aman. Prabowo mengungkapkan bahwa meskipun banyak negara yang panik, Indonesia tetap dalam kondisi baik. "Pangan aman, energi aman ya. Banyak negara panik, Indonesia masih oke," katanya.

Komitmen Terhadap Kesejahteraan Masyarakat

Prabowo juga menegaskan komitmen pemerintah dalam menjaga kekayaan alam Indonesia demi kesejahteraan rakyat. Ia percaya bahwa Indonesia mampu bangkit di tengah ketidakpastian global. "Sekarang sudah terbukti banyak negara yang kesulitan yang panik karena perang di timur tengah Selat Hormuz ditutup. 20 persen BBM dunia lewat Selat Hormuz, berarti pupuk terpengaruh karena banyak pupuk berasal dari minyak dan gas," jelasnya.

Ia menambahkan bahwa banyak negara yang meminta pasokan pupuk dari Indonesia, termasuk Australia yang meminta 500.000 ton pupuk urea. "Filipina juga minta ke kita, kemudian India minta ke kita, Bangladesh, Brazil. Perintah saya bantu semua," ujarnya.

Selain pupuk, Prabowo juga menyebutkan bahwa sejumlah negara ingin membeli beras dari Indonesia. Ia bersyukur karena stok beras di dalam negeri melimpah berkat program swasembada pangan. "Terima kasih semua pihak, untung kita punya Mentan yang hebat karena dia memang anaknya petani," tutup Prabowo.

Artikel Terkait