Presiden Prabowo Subianto mengadakan pertemuan dengan Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono serta Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani di kediamannya yang terletak di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada hari Selasa, 1 September. Pertemuan ini bertujuan untuk mendiskusikan kemajuan pembangunan 100 Kampung Nelayan serta distribusi bantuan kapal untuk para nelayan.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menjelaskan bahwa dalam pertemuan tersebut, kedua menteri melaporkan perkembangan proyek Kampung Nelayan dan bantuan kapal yang telah disalurkan kepada nelayan di berbagai wilayah. "Keduanya menghadap Presiden (Prabowo) untuk melaporkan perkembangan pembangunan 100 pertama Kampung Nelayan serta pendistribusian bantuan kapal bagi para nelayan," ungkap Teddy melalui unggahan di akun Instagram resmi Sekretariat Kabinet.
Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih
Dalam pertemuan itu, salah satu topik yang dibahas adalah perkembangan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) yang menjadi fokus pemerintah dalam pengembangan kawasan pesisir. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas tempat tinggal dan aktivitas masyarakat nelayan. Selain itu, Prabowo juga menerima laporan mengenai distribusi bantuan kapal yang ditujukan untuk mendukung aktivitas melaut para nelayan di sejumlah daerah.
Koordinasi Lintas Kementerian
Teddy menambahkan bahwa pemerintah terus melakukan koordinasi antar kementerian agar pembangunan Kampung Nelayan dan dukungan bagi nelayan dapat dilaksanakan secara terpadu. Sebelumnya, Prabowo juga menyampaikan rencana pemerintah untuk meresmikan 1.386 Kampung Nelayan Merah Putih yang dijadwalkan mulai Desember 2026. Pernyataan tersebut disampaikan saat kunjungan kerja ke Miangas, Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara pada bulan Mei lalu.
Kampung Nelayan Merah Putih direncanakan akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung untuk kegiatan nelayan, seperti pabrik es, cold storage, tempat pembenihan udang, serta SPBU khusus untuk nelayan. Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga menyerahkan bantuan satu kapal berukuran 15 gross ton (GT) kepada nelayan di Miangas.