Update
Demo BEM UI dan Stabilitas Ekonomi: Kritik, Dampak, dan Pertanyaan soal Arah Gerakan Mahasiswa Siswa di Bogor Diduga Keracunan Setelah Mengonsumsi Sate dari Makan Bergizi Gratis Gubernur Herman Deru Minta Pengawasan Ketat untuk Bantuan Penanganan Karhutla 5G: Pondasi untuk Masa Depan yang Siap Digital, Mendukung AI dan Produktivitas Langkah Pemerintah Menjaga Ketersediaan dan Stabilitas Harga Pangan Menjelang Nataru Pembangunan PLTN Dinilai Penting untuk Ketahanan Energi Indonesia IHSG Turun Hampir 2 Persen ke Level 5.266, 611 Saham Mengalami Penurunan Ribuan Akademisi Desak Gibran Mundur, Menurut Connie Bakrie Telkom University Mendorong Partisipasi Publik dalam Pencarian Maisha Aurelia Rafif Peningkatan Penggunaan AI di Kalangan UMKM Indonesia Mencapai 36,8 Persen Demo BEM UI dan Stabilitas Ekonomi: Kritik, Dampak, dan Pertanyaan soal Arah Gerakan Mahasiswa Siswa di Bogor Diduga Keracunan Setelah Mengonsumsi Sate dari Makan Bergizi Gratis Gubernur Herman Deru Minta Pengawasan Ketat untuk Bantuan Penanganan Karhutla 5G: Pondasi untuk Masa Depan yang Siap Digital, Mendukung AI dan Produktivitas Langkah Pemerintah Menjaga Ketersediaan dan Stabilitas Harga Pangan Menjelang Nataru Pembangunan PLTN Dinilai Penting untuk Ketahanan Energi Indonesia IHSG Turun Hampir 2 Persen ke Level 5.266, 611 Saham Mengalami Penurunan Ribuan Akademisi Desak Gibran Mundur, Menurut Connie Bakrie Telkom University Mendorong Partisipasi Publik dalam Pencarian Maisha Aurelia Rafif Peningkatan Penggunaan AI di Kalangan UMKM Indonesia Mencapai 36,8 Persen
News

Prediksi Ekonomi Indonesia Melampaui Inggris dan Italia pada 2045

Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan bahwa para ahli memperkirakan Indonesia akan menjadi ekonomi terbesar keempat di dunia pada tahun 2045, melampaui negara-negara maju seperti Inggris dan Italia.

Aruna Sasmita 20 May 2026 67 pembaca liputan6.com liputan6.com
Presiden Prabowo Subianto
Presiden Prabowo Subianto

Presiden Prabowo Subianto menyatakan bahwa sejumlah pakar dan lembaga internasional memprediksi ekonomi Indonesia akan menduduki peringkat keempat terbesar di dunia pada tahun 2045. Dalam pandangannya, Indonesia akan mampu mengungguli negara-negara maju seperti Inggris, Prancis, dan Italia.

"Pakar-pakar dunia, institusi-institusi dunia menaksir pada tahun 2045, yang hanya 19 tahun lagi. Indonesia akan menjadi ekonomi kelima, bahkan keempat terbesar di dunia. Ini bukan saya mengatakan," ungkap Prabowo saat Rapat Paripurna DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, pada Rabu (20/5/2026).

Harapan untuk Kesejahteraan Masyarakat

Prabowo mengakui bahwa ia tidak pernah membayangkan Indonesia akan menjadi salah satu negara dengan ekonomi terbesar. Ia menekankan keinginannya agar masyarakat dapat hidup dengan layak tanpa mengalami kesulitan.

"Saya sendiri tidak pernah bermimpi, berharap. Kita hanya ingin hidup layak. Tapi mereka mengatakan kita akan menjadi negara keempat, kelima. Bayangkan kita akan menyalip Inggris, Prancis, Italia," jelasnya.

Kerja Sama dengan Negara Lain

Prabowo juga menyampaikan rasa hormat yang ia terima saat berkunjung ke negara-negara tetangga. Ia mencatat bahwa beberapa negara kaya kini meminta bantuan dari Indonesia, termasuk dalam hal ekspor pupuk.

"Mereka sekarang, banyak negara minta bantuan ke kita. Mereka minta bantuan pupuk ke kita, karena produksi pupuk kita lebih. Kita diminta bantuan oleh Australia. Kita berikan," tuturnya.

Dia menambahkan, "India, Brazil, Filipina, bayangkan, Indonesia sekarang bisa membantu negara-negara lebih kaya dari kita. Ini jangan membuat kita sombong. Tapi ini membuat kita harus lebih percaya diri," sambung Prabowo.

Di sisi lain, Prabowo mengajak semua elemen, termasuk pengusaha, pemerintah, dan pelaku UMKM, untuk bersinergi dalam mencapai kemakmuran. Ia percaya bahwa Indonesia dapat mencapai tujuan tersebut jika semua pihak bersatu dan bekerja sama.

"Kita sudah buktikan di krisis yang bikin panik banyak negara Indonesia masih tenang. Kita tidak euforia, kita tidak sombong. Kita tidak mau, tapi kita tenang. Kita tenang. Kita punya kemampuan," pungkas Prabowo.

Artikel Terkait